Direksi BRI Life Langsung Dipanggil Imbas Kebocoran Data 2 Juta Nasabahnya

Iwan Supriyatna

Rabu, 28 Juli 2021 | 12:25 WIB
Direksi BRI Life Langsung Dipanggil Imbas Kebocoran Data 2 Juta Nasabahnya
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - Data pribadi milik 2 juta nasabah BRI Life, perusahaan asuransi kesehatan dan jiwa di bawah BRI, diduga telah dicuri dan dijual bebas di forum-forum online. Data-data yang bocor itu sangat berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah, karena di dalamnya termasuk foto KTP, nomor NPWP, dan bahkan hasil pemeriksaan kesehatan di laboratorium.

Peretasan ini diungkap oleh Hudson Rock, sebuah perusahaan keamanan siber yang bermarkas di Tel Aviv, Israel. Informasi peretasan ini juga diunggah ke Twitter oleh Alon Gal, salah satu petinggi Hudson Rock.

Gal, lewat akun Twitter Under the Breach, mengungkap jenis-jenis data nasabah BRI Life yang telah dirampas dan kini dijual di forum online tersebut.

Ia mengatakan, data yang bocor berisi 463.000 dokumen milik 2 juta nasabah. Data-data itu dijual seharga 7000 dolar AS atau sekitar Rp 101 juta.

"Dalam video berdurasi 30 menit mereka menunjukkan data-data (250 GB) yang berhasil mereka rampas," cuit Gal, mengacu pada video berisi rincian data nasabah BRI Life yang diunggah para peretas di forum online.

Dari cuplikan video yang diunggah Gal di Twitter diketahui bahwa data-data itu antara lain adalah foto KTP, nomor NPWP, kartu keluarga, foto buku tabungan, nomor rekening, akta kelahiran, akta kematian, nomor telepon, hingga hasil pemeriksaan laboratorium.

Bahkan di video itu juga terlihat sebuah hasil pemeriksaan laboratorium nasabah di klinik Prodia cabang Cibubur, Cileungsi, Jawa Barat. Dalam dokumen itu terlihat hasil rontgen toraks nasabah laki-laki berusia 55 tahun 8 bulan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun dalam hal ini telah menerima informasi terkait dugaan kebocoran data pribadi BRI Life. Kementerian Kominfo akan memanggil Direksi BRI Life untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

"Kementerian Kominfo juga melakukan pemanggilan terhadap Direksi BRI Life pada hari ini, 28 Juli 2021 sebagai bagian dari proses investigasi," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, Rabu (28/7/2021).

baca juga

Ia mengaku sejak Selasa (27/7/2021) sampai dengan saat ini, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika tengah melakukan investigasi internal untuk melakukan pendalaman terhadap sampling data pribadi yang diduga bocor.

"Sampai saat ini investigasi masih terus berjalan dan hasil belum dapat disimpulkan," tambah Dedy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Selidiki Kebocoran Data Nasabah BRI Life

Bareskrim Selidiki Kebocoran Data Nasabah BRI Life

Sumut | Rabu, 28 Juli 2021 | 12:13 WIB

Turun Tangan! Bareskrim Usut Kasus Peretasan Data 2 Juta Nasabah BRI Life

Turun Tangan! Bareskrim Usut Kasus Peretasan Data 2 Juta Nasabah BRI Life

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 12:01 WIB

BRI Life Diretas, DPR Minta Pembahasan RUU PDP Segera Dirampungkan

BRI Life Diretas, DPR Minta Pembahasan RUU PDP Segera Dirampungkan

Tekno | Rabu, 28 Juli 2021 | 10:56 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×