Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Berdikari Serap Live Bird dari Peternak Rakyat

Iwan Supriyatna

Kamis, 05 Agustus 2021 | 09:07 WIB
Berdikari Serap Live Bird dari Peternak Rakyat
Gedung Berdikari.

Suara.com - PT Berdikari (Persero) sebagai BUMN Peternakan yang tergabung dalam BUMN Klaster Pangan, senantiasa berupaya untuk menjalankan peranannya membantu pemerintah dalam menjaga stabilisasi harga pangan dan ketersedian pasokan pangan sumber protein.

Dalam upaya pemerintah menjaga kestabilan harga unggas di pasaran baik bagi peternak rakyat maupun pembeli akhir, Berdikari membantu dengan menjalankan program penyerapan live bird.

Salah satunya adalah penyerapan live bird dari Koperasi Produsen Wirasakti Utama yang pelaksanaannya dilakukan di Depok.

Program penyerapan livebird telah dijalankan oleh Berdikari sejak Juli 2021, dengan dana internal dan holding BUMN Klaster Pangan untuk penyerapan ditahap awal hingga 5 juta ekor live bird dari peternak.

“Berdikari sebagai BUMN, menyadari pentingnya stabilitas perunggasan nasional dimana terjaganya kesejahteraan peternak menjadi salah satu kunci terwujudnya ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu kami melakukan berbagai upaya mulai dari menjalin kemitraan dengan peternak berbadan hukum maupun peternak rakyat yang tergabung dalam koperasi, hingga penyerapan live bird seperti yang dilakukan pagi ini,” ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/8/2021).

Pelaksanaan penyerapan live bird oleh Berdikari dari Koperasi Wirasakti Utama dihadiri oleh perwakilan Berdikari Prima Kurnianto dan perwakilan Koperasi Wirasakti Utama Budi Yasmin.

Adapun pada kesempatan tersebut, Berdikari melakukan penyerapan sebanyak kurang lebih 2000 ekor ayam dengan ukuran 2 hingga 2.2 kg yang pemotongannya dilaksanakan pada Rumah Potong Hewan Unggas (RPH-U) Amindo Prima Sejahtera sehingga karkas ayam yang dihasilkan sesuai dengan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Distribusi dan pemasaran dari live bird hasil penyerapan tersebut akan dilakukan Berdikari melalui pola bisnis ke bisnis, maupun bisnis ke ritel yang dijual melalui Gerai Daging Berdikari.

Dirut Berdikari, Harry Warganegara melanjutkan, bahwa saat ini pemerintah tengah membenahi sektor perunggasan nasional demi peningkatan kesejahteraan peternak rakyat. Oleh karena itu Berdikari sebagai BUMN mendukung penuh inisiatif pemerintah tersebut.

Sejak tahun 2020, Berdikari telah membuka kerjasama kemitraan diawali dengan pemeliharaan ayam Final Stock (FS) bersama peternak rakyat baik yang tergabung dalam koperasi maupun berbadan hukum Perusahaan Terbatas (PT). Kini, peternak rakyat telah dapat bermitra dengan Berdikari terkait budidaya Parent Stock (PS).

Selain menjalin kerjasama budidaya dalam penyediaan Day Old Chick (DOC), pakan, dan vitamin untuk peternak rakyat, Berdikari juga melakukan penyerapan hasil produksi dari peternak berupa karkas ayam. Sampai dengan saat ini Berdikari telah menyerap lebih dari 50.000 ekor livebird.

Pimpinan dari BUMN yang telah berdiri sejak 15 Agustus 1966 tersebut menginstruksikan seluruh jajaran Berdikari agar semakin memaksimalkan peran sebagai BUMN Peternakan yang tergabung dalam BUMN Klaster Pangan melalui sinergi bersama berbagai pihak terkait.

Hal tersebut disambut antusias oleh peternak rakyat sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Koperasi Wirasakti Utama yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Gabungan Asosiasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (GOPAN), Sugeng Wahyudi.

“Kita apresiasi upaya Berdikari untuk menyerap hasil budidaya ayam broiler dari sebagian peternak. Semoga aktivitas ini bisa ditindaklanjuti ke peternak2 lain. Sehingga peternak merasa terbantu karena budidaya ayamnya bukan saja bisa terserap, tetapi juga dengan harga yang wajar,” Jelas Sugeng Wahyudi dalam kesempatan terpisah.

Berdikari meyakini, dengan sinergi yang kuat, BUMN Klaster Pangan dapat bersama mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan pelaku industri pangan nasional. Untuk itu, sebagai langkah awal, peternak rakyat dapat mengajukan kerjasama kemitraan kepada Berdikari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdikari Gandeng Peternak Rakyat untuk Jaga Stabilitas Harga Ayam

Berdikari Gandeng Peternak Rakyat untuk Jaga Stabilitas Harga Ayam

Bisnis | Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:35 WIB

Berdikari Pasarkan Daging Sapi dan Produk Turunannya Lewat BeBest

Berdikari Pasarkan Daging Sapi dan Produk Turunannya Lewat BeBest

Bisnis | Sabtu, 10 Juli 2021 | 13:53 WIB

Berdikari Jaga Kepastian Stok Hewan Kurban Jelang Idul Adha di Masa PPKM Darurat

Berdikari Jaga Kepastian Stok Hewan Kurban Jelang Idul Adha di Masa PPKM Darurat

Bisnis | Rabu, 07 Juli 2021 | 14:19 WIB

Terkini

Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?

Digendong GoTo dan Grab, Sayurbox dan HappyFresh Mau Merger?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:26 WIB

Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas

Nilai Ekspor RI Naik 5,48% Jadi 92,15 Miliar USD hingga April 2026, Ditopang Sektor Non Migas

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Rupiah Ambruk, Plesiran Warga RI ke Luar Negeri Ikutan Anjlok

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:04 WIB

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Viral Tagihan Listrik Naik di Medsos, PLN Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 17:03 WIB

Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?

Teddy Klaim Prabowo Pakai Dana Pribadi untuk Kunjungan Luar Negeri, Celios: Buktinya Mana?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:54 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut

IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak: Pengrajin Tahu dan Tempe di Lebak Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:44 WIB

Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?

Pintu PHK 20 Persen Karyawan, Industri Kripto RI Mulai Goyang?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:27 WIB

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Perundingan AS-Iran Alot, Harga Minyak Mentah Global Tertahan di Level Tinggi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Danantara Mau Merger Asuransi BUMN, AAJI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:14 WIB