Ini Alasan Mengapa Makanan di Restoran Harganya Mahal Tapi Porsinya Sedikit

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 09 Agustus 2021 | 12:15 WIB
Ini Alasan Mengapa Makanan di Restoran Harganya Mahal Tapi Porsinya Sedikit
Ilustrasi Makanan Restoran.

Suara.com - Sebagian orang pasti merasa keheranan ketika makan di restoran mewah dan mahal tetapi mendapati makanan yang disajikan porsinya sedikit.

Sangat berbeda sekali jika dibandingkan dengan makan makanan di warung makan Padang atau warteg, yang menu makanannya sangat menyenangkan dan harganya merakyat.

Ternyata ada beberapa alasan yang mendasari fenomena ini memang umum terjadi. Banyak orang pasti penasaran dengan rasa makanan yang ada di restoran mahal.

Umumnya orang penasaran tentang rasa makanan tersebut apakah sebanding dengan harganya yang menjulang tinggi.

Tetapi ketika berkunjung ke restoran mahal dan mendapati menu yang disajikan porsinya sedikit, tentu banyak yang shock akan hal ini.

Padahal menu makanannya sangat instagramable, apa alasan dibalik kondisi ini?

Proses Pengolahan Menu Makanan

Alasan yang pertama yaitu ada pada proses pengolahannya. Proses pengolahan makanan yang ada di restoran mahal biasanya lebih khusus.

Terutama untuk makanan yang dibuat dari bahan caviar. Makanan ini super mahal karena dibuat dari telur ikan sturgeon. Harga caviar perkaliannya saja bisa mencapai jutaan hingga milyaran.

Cara memanen caviar ini harus sangat hati-hati, akan dilakukan dengan cara manual. Caviar ini punya tekstur yang cukup mudah hancur makanya harus diambil langsung dengan tangan agar bentuk aslinya tidak rusak.

Selain caviar ada lagi yang namanya daging sapi betina omi hime asal Jepang. Daging Ini harga per kilo nya saja bisa mencapai Rp 5 juta.

Daging sapi ini proses pemilihannya harus melewati uji kualifikasi. Mulai dari uji kebersihan sapi hingga pakan dan kesehatannya.

Lebih Mewah dan Elegan dengan Porsi Sedikit

Menu makanan yang ada di restoran mahal ternyata memang dibuat dengan porsi yang lebih sedikit.

Alasannya tentu saja karena porsi makanan yang kecil ini terlihat lebih elegan dan mewah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Customer Beri Tip Pakai Tebak-tebakan, Bikin Driver Tak Henti Mengucap Syukur

Viral Customer Beri Tip Pakai Tebak-tebakan, Bikin Driver Tak Henti Mengucap Syukur

News | Senin, 09 Agustus 2021 | 09:25 WIB

Begini Tindakan Bagi Pelanggar Aturan Makan 20 Menit di Bandung

Begini Tindakan Bagi Pelanggar Aturan Makan 20 Menit di Bandung

Jabar | Minggu, 08 Agustus 2021 | 13:20 WIB

Jadikan Makan Malam Sehat, Yuk Coba Konsumsi 5 Asupan Berikut

Jadikan Makan Malam Sehat, Yuk Coba Konsumsi 5 Asupan Berikut

Health | Minggu, 08 Agustus 2021 | 12:50 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB