Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

DPR Apresiasi Pengembangan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan yang Digagas Kemnaker

Fabiola Febrinastri

Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:23 WIB
DPR Apresiasi Pengembangan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan yang Digagas Kemnaker
Menaker, Ida Fauziyah. (Dok: DPR)

Suara.com - Dalam mengembangkan program tenaga kerja mandiri yang efektif untuk memperluas kesempatan kerja secara berkelanjutan, Kemnaker mencanangkan pilot project pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan sebagai upaya mentransformasikan program perluasan kesempatan kerja. Hal ini diapresiasi anggota DPR, Yahya Zaini. 

Lima lokasi pilot project Kemnaker tahun 2021 dengan karakteristik beragam, yaitu Kawasan Perhutanan Sosial Teluk Jambe di Karawang (Jawa Barat); Kawasan Agroforestri Dataran Tinggi Dieng di Banjarnegara dan Batang (Jawa Tengah); Kawasan Agroindustri Sei Mericim di Deli Serdang (Sumatera Utara); Kawasan Agromaritim Teluk Weda di Halmahera Tengah (Maluku Utara); dan Kawasan Agrowisata Lido di Bogor dan Sukabumi (Jawa Barat).

"Saya salut dan apresiasi Bu Menteri, karena sudah berhasil mentransformasi perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan. Saya kebetulan dapat informasi dari Rektor IPB, " ujar Yahya, dalam rapat kerja dengan Menaker, Ida Fauziyah dan jajarannya di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2021).

Politikus Fraksi Partai Golkar itu memuji jalinan kerja sama perluasan kesempatan kerja antara Kemnaker dengan Kemenkes bersama IPB.

"Ini terobosan luar biasa, patut diduplikasi di 104 kawasan industri di Indonesia. Kalau bisa, tidak hanya kerja sama dengan IPB, tapi juga dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi lokal yang ada di kawasan industri yang bersangkutan, " katanya.

Sedangkan Menaker menyatakan, sejak 2020, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan IPB dalam program bidang pengembangan kompetensi tenaga kerja sektor pertanian, kelautan, dan perluasan kesempatan kerja. Ia yakin, model perluasan kesempatan kerja berbasis kawasan ini mampu membuka lapangan kerja baru yang lebih efektif.

"Pengembangan usaha terintegrasi ini juga akan dilakukan dari hulu hingga ke hilir, yang dapat memungkinkan terjadinya sustainability (keberlanjutan) usaha untuk membentuk sebuah ekosistem perluasan kerja yang efektif dan berkelanjutan.

Menurut Ida , terpenting dalam pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan adalah adanya dukungan lintas sektor dan partisipasi stakeholder di kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi lembaga keuangan dan pihak swasta.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dengan IPB University, yang telah membantu perencanaan dan akan mendampingi pelaksanaan program yang strategis ini," kata Ida.

baca juga

Dalam raker yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR, Anshory Siregar (F-PKS), didampingi Nihayatul Wafirah (F-KB), Ida Fauziyah menyebut, penanganan pemulangan 129 PMI-Awak Kapal LG dan PMI Bermasalah serta jenazah PMI dari Taiwan, pada Sabtu (21/8/2021) lalu. 

Ke-129 PMI tersebut terdiri dari 121 PMI, yaitu 105 awak kapal LG dengan kontrak kerja telah selesai perjanjian kerja dan mengalami stranded di perairan Taiwan (hampir 1 tahun), 15 PMIB/WNI overstayer (2 orang ringan), 1 PMIB sakit parah (paru-paru) dan delapan  jenazah terkendala pemulangan karena minimnya penerbangan.

"Penanganan kedatangan total 121 PMI dan delapan jenazah dilakukan sesuai protokol kesehatan. Perawatan PMI ke RS Polri sebagai rujukan dan penanganan PMI ke daerah asal, berkoordinasi dengan BP2MI, pemda setempat dan keluarga PMI, "  katanya.

Nihayatul memberikan apresiasi kepada Menaker, yang berhasil memulangkan 121 PMI dari Taiwan ke Indonesia. Nini, panggilan karib Nihayatul mengucapkan rasa syukur ke-121 PMI yang kembali ke Tanah Air tanpa satu pun terkena Covid-19.

"Yang perlu dipikirkan, kegiatan purna PMI seperti apa. Jangan sampai setelah di Indonesia, yang sudah terbebani dengan banyaknya korban PHK dan dirumahkan akibat pandemi. Purna PMI harus bisa survive dari sisi ekonomi. Kegiatan purna PMI harus disupport, " ujar politikus Fraksi PKB tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

131 Putra-Putri Indonesia Lolos Seleksi Parlemen Remaja 2021

131 Putra-Putri Indonesia Lolos Seleksi Parlemen Remaja 2021

DPR | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:40 WIB

Ketua DPR: Level PPKM Turun, Momentum Gerakkan Ekonomi Masyarakat dengan Hati-hati

Ketua DPR: Level PPKM Turun, Momentum Gerakkan Ekonomi Masyarakat dengan Hati-hati

DPR | Selasa, 24 Agustus 2021 | 10:59 WIB

Di Sidang Parlemen ASEAN, Puan Maharani Dorong Kerja Sama Teknologi Digital

Di Sidang Parlemen ASEAN, Puan Maharani Dorong Kerja Sama Teknologi Digital

DPR | Senin, 23 Agustus 2021 | 20:55 WIB

Sulit Diterima Kerja, Masyarakat Disabilitas Curhat ke Gus Muhaimin

Sulit Diterima Kerja, Masyarakat Disabilitas Curhat ke Gus Muhaimin

DPR | Senin, 23 Agustus 2021 | 20:49 WIB

Ketua DPR Puji Gotong Royong Mahasiswa Hadapi Pandemi Covid-19

Ketua DPR Puji Gotong Royong Mahasiswa Hadapi Pandemi Covid-19

DPR | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:25 WIB

Puan Maharani: Angka Kematian Covid-19 Harus Jadi Evaluasi PPKM

Puan Maharani: Angka Kematian Covid-19 Harus Jadi Evaluasi PPKM

DPR | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:21 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×