Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

Tak Mau Kalah Dari Pandemi, Emak-emak Dari Kediri Pikat Konsumen Dengan Kain Batik Alami

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 20 September 2021 | 06:47 WIB
Tak Mau Kalah Dari Pandemi, Emak-emak Dari Kediri Pikat Konsumen Dengan Kain Batik Alami
Batik Ecoprint Top Cemerlang Batik (Ist)

Suara.com - Emak-emak di Kediri berhasil menarik perhatian calon pembeli melalui produk dengan memanfaatkan tumbuhan untuk membentuk motif menjadi kain yang bagus dan dipasarkan melalui Industri kecil menengah (IKM) batik "Top Cemerlang Batik".

Sri Ayani, pemilik IKM Top Cemerlang Batik mengaku, ia sengaja memanfaatkan tumbuhan untuk membuat batik. Beragam bagian tumbuhan baik kayu, daun, hingga bunga bisa menjadikan kain menarik.

"Tidak seperti batik tulis atau cap yang pewarnaannya menggunakan bahan kimia, ecoprint menggunakan unsur-unsur alami tanpa bahan sintetis atau kimia. Karena itulah batik ini sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran air, tanah atau udara," kata dia, beberapa saat lalu.

Ia menambahkan, keunggulan dari batik buatannya yakni penggunaan ecoprint yang memanfaatkan pewarna alami sepenuhnya seperti kayu, dedaunan dan bunga.

Tidak hanya itu, motif yang dituliskan di kain juga berasal dari berbagai bahan alami seperti daun, bunga dan ranting. Produk yang dihasilkan juga beragam, ada yang berupa tas, kain dan produk lainnya.

"Di sinilah letak seni dan keunikan ecoprint, karena baik warna maupun motif tidak bisa diulang sekalipun bahan dan proses pembuatan sama," kata dia.

Merintis sejak 2016 silam, ia mengaku awalnya ia tidak bermaksud menjadikan produk batik ecoprint. Namun, lantaran ia ingin ada inovasi dan terus berkembang, ia lantas mencoba berbagai cara agar usahanya tidak ketinggalan jaman.

"Awal merintis usaha, menekuni batik tulis dan jumput. Namun, saat ini usaha saya fokuskan ke ecoprint dan ini masih belum banyak di kenal di Kota Kediri, jadi peluang usahanya lebih besar. Kalau batik tulis dan jumputan sudah banyak IKM di Kota Kediri yang memproduksi dengan jumlah yang lebih besar," kata dia.

Ia mengatakan, pembuatan ecoprint terbilang lebih mudah dibandingkan batik tulis. Terlebih lagi, bahan baku pewarnanya juga ramah lingkungan.

Kini, ia menikmati kreativitasnya. Produk buatannya banjir pesanan yang datang dari berbagai daerah seperti Surabaya dan Kalimantan.

Harga yang dipatok juga bervariatif tergantung modelnya. Harganya mulai puluhan ribu hingga ratusan ribu. Setiap bulan, barang pesanan yang dikirim juga cukup banyak hingga puluhan unit.

"Alhamdulillah karena teman banyak, ada saja yang pesan ecoprint, tapi karena saat ini untuk pengerjaannya masih saya sendiri jadi belum bisa menerima pesanan dalam jumlah besar," kata dia.

Pemkot Kediri juga mendorong agar IKM di kota ini terus berkembang. Di tengah pandemi COVID-19, dukungan yang diberikan pemkot juga semakin luas.

Disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Tanto Wijohari, pihak Pemkot sendiri terus mengupayakan pendampingan mlai dari bantuan legalitas usaha hingga promosi produk secara daring dan offline untuk membantu agar para pelaku IKM dapat terus berkembang.

"Kami selalu berupaya membantu IKM di Kota Kediri agar terus berkembang dan mampu survive di masa pandemi yang berkepanjangan ini. Yang penting IKM juga harus ikut berusaha, terus berkreasi dan berinovasi," kata Tanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pekan Ke-3 Liga 1, Tiga Klub Jatim Keok, Satu Menang, Tinggal Menunggu Arema FC

Pekan Ke-3 Liga 1, Tiga Klub Jatim Keok, Satu Menang, Tinggal Menunggu Arema FC

Jatim | Minggu, 19 September 2021 | 09:43 WIB

Youssef Ezzejjari Cetak Dua Gol Belum Bikin Pelatih Persik Puas

Youssef Ezzejjari Cetak Dua Gol Belum Bikin Pelatih Persik Puas

Bola | Sabtu, 18 September 2021 | 06:49 WIB

Tira Persikabo Seri dengan Persik, Igor Kriushenko: Kesalahan Kecil Berdampak Besar

Tira Persikabo Seri dengan Persik, Igor Kriushenko: Kesalahan Kecil Berdampak Besar

Bola | Sabtu, 18 September 2021 | 00:53 WIB

Joko Susilo Kecewa Berat Persik Diimbangi Tira Persikabo

Joko Susilo Kecewa Berat Persik Diimbangi Tira Persikabo

Bola | Sabtu, 18 September 2021 | 00:33 WIB

Sengit di Wibawa Mukti, Tira Persikabo vs Persik Kediri Berakhir Seri 2-2

Sengit di Wibawa Mukti, Tira Persikabo vs Persik Kediri Berakhir Seri 2-2

Bola | Jum'at, 17 September 2021 | 20:13 WIB

Link Live Streaming Tira Persikabo vs Persik Kediri dan Susunan Pemain

Link Live Streaming Tira Persikabo vs Persik Kediri dan Susunan Pemain

Bola | Jum'at, 17 September 2021 | 18:08 WIB

Terkini

Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Saham BBCA Ambles, Grup Djarum Mau Bawa SUPR Keluar dari Bursa

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:49 WIB

Suhu Global Mendidih! Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113

Suhu Global Mendidih! Ultimatum Trump di Selat Hormuz Bakar Harga Minyak ke Level USD 113

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:34 WIB

Dongkrak Daya Beli, Indodana Finance dan Sharp Perkuat Ekosistem Cicilan Digital

Dongkrak Daya Beli, Indodana Finance dan Sharp Perkuat Ekosistem Cicilan Digital

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:30 WIB

Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI

Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 10:22 WIB

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Rupiah Masih Mimpi Buruk, Bertahan di Level Rp 17.078/USD

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:59 WIB

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Dana Asing Kabur Rp 23 Triliun, IHSG Anjlok 14% Sepanjang Maret

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:27 WIB

BPMA Gandeng BUMN, Industri Migas Aceh Prioritaskan Gunakan Produk Lokal

BPMA Gandeng BUMN, Industri Migas Aceh Prioritaskan Gunakan Produk Lokal

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

IHSG Mulai Gaspol, Dibuka Menguat ke Level 7.001

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:15 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun, UBS Ikutan Anjlok!

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun, UBS Ikutan Anjlok!

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 09:11 WIB

DPR Usul Pembelian Gas 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Ini Tujuannya

DPR Usul Pembelian Gas 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina, Ini Tujuannya

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 08:35 WIB