Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Februari 2026 | 08:58 WIB
Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi
Penampakan cabai rawit merah di Pasar Tomang Barat, Jakbar. (suara.com/faqih faturrahman)
baca 10 detik
  • Harga cabai secara umum mengalami tren penurunan pada awal Ramadan 2026, meskipun cabai rawit merah tetap tertinggi.
  • Penurunan harga signifikan terjadi pada cabai merah keriting dan cabai merah besar dibandingkan hari sebelumnya.
  • Mayoritas komoditas pangan nasional, termasuk bawang, protein hewani, ikan, dan seluruh jenis beras, juga menunjukkan pelemahan harga.

Suara.com - Harga pangan nasional nasional mulai menunjukkan tren penurunan pada komoditas cabai pada awal Ramadan 2026. Meski begitu, cabai rawit merah masih bertahan di level tinggi dan belum keluar dari zona mahal di pasar domestik.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional, harga cabai rawit merah kini berada di Rp74.994 per kilogram. Angka ini memang turun Rp1.242 atau 1,63 persen dibanding hari sebelumnya, tetapi tetap menjadi komoditas cabai termahal secara nasional.

Penurunan justru lebih terasa pada jenis cabai lain. Cabai merah keriting tercatat turun tajam Rp5.795 menjadi Rp40.802 per kilogram. Sementara cabai merah besar juga terkoreksi cukup dalam Rp5.861 ke level Rp37.359 per kilogram.

Jika dibandingkan pekan lalu, koreksi harga cabai merah besar terlihat sangat signifikan. Pada pertengahan Februari, komoditas ini sempat menyentuh Rp42.100 per kilogram. Artinya, harga kini turun jauh dan menunjukkan tekanan harga cabai mulai mereda.

Tren pelemahan harga cabai ini terjadi di tengah penurunan mayoritas komoditas pangan nasional. Harga bawang merah misalnya turun cukup dalam Rp2.398 menjadi Rp40.225 per kilogram. Bawang putih bonggol ikut melemah ke Rp38.317 per kilogram.

Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras kini Rp40.593 per kilogram setelah turun Rp994. Telur ayam ras juga melemah ke Rp30.967 per kilogram. Daging sapi murni tercatat Rp137.379 per kilogram atau turun Rp2.739.

Harga ikan juga bergerak turun. Ikan tongkol kini Rp37.382 per kilogram, ikan bandeng Rp37.215 per kilogram, dan ikan kembung Rp44.830 per kilogram. Harga ikan kembung bahkan jauh lebih rendah dibanding pekan lalu yang sempat mendekati Rp50 ribu.

Untuk bahan pokok, seluruh jenis beras kompak melemah. Beras SPHP kini Rp12.340 per kilogram, beras medium Rp13.255, medium non-SPHP Rp13.744, premium Rp15.367, dan beras khusus lokal Rp14.816 per kilogram.

Harga jagung peternak juga turun ke Rp6.477 per kilogram, sementara kedelai impor Rp10.725 per kilogram. Minyak goreng kemasan kini Rp20.718 per liter, minyak curah Rp17.460, dan Minyakita Rp16.895 per liter, semuanya turun dibanding hari sebelumnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Nasional Hari Ini Kompak Turun, Cabai Keriting hingga Beras Medium Ikut Terkoreksi

Harga Pangan Nasional Hari Ini Kompak Turun, Cabai Keriting hingga Beras Medium Ikut Terkoreksi

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:28 WIB

Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga

Ramai-ramai Pedagang Daging Mogok, Amran Ancam Cabut Izin Pengusaha yang Mainkan Harga

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 19:22 WIB

Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton

Pedagang Dilarang Naikkan Harga, Bos Bapanas Ungkap Stok Beras 3,3 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 18:47 WIB

Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik

Harga Pangan Nasional 22 Januari 2026 Turun Kompak, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Justru Naik

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 11:18 WIB

Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas

Bulog Lepas Status BUMN, Dilebur Jadi Satu dengan Bapanas

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:02 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen

Harga Pangan Nasional Kompak Turun 21 Januari 2026, Cabai Merah Besar Anjlok 10 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 11:43 WIB

Terkini

Chanathip Songkrasin Waspadai Pengalaman Pemain Keturunan Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Chanathip Songkrasin Waspadai Pengalaman Pemain Keturunan Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Kenapa Pelari Mulai Pilih Earbuds Open-Ear? Ini Alasannya

Kenapa Pelari Mulai Pilih Earbuds Open-Ear? Ini Alasannya

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Kenapa Kontak di WA Tiba-Tiba Hilang? Ini Penyebab dan Solusi untuk HP Android dan iOS

Kenapa Kontak di WA Tiba-Tiba Hilang? Ini Penyebab dan Solusi untuk HP Android dan iOS

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Chanathip Songkrasin Terpukau dengan Timnas Indonesia Era Sekarang, Kenapa?

Chanathip Songkrasin Terpukau dengan Timnas Indonesia Era Sekarang, Kenapa?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Apakah AC Inverter Boleh Menyala 24 Jam? Ini Penjelasannya

Apakah AC Inverter Boleh Menyala 24 Jam? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

5 Coffee Shop Tenang di Jogja untuk WFA dan Nugas

5 Coffee Shop Tenang di Jogja untuk WFA dan Nugas

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

6 Facial Wash untuk Pemulihan Kulit Terbakar Matahari, Sensasi Sejuk dan Redakan Belang

6 Facial Wash untuk Pemulihan Kulit Terbakar Matahari, Sensasi Sejuk dan Redakan Belang

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

Sudah Punya Luhut hingga Wiranto, Kenapa Presiden Masih Butuh 26 Anggota Wantimpres?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat!

Kualitas Udara Pekanbaru Kembali Memburuk, Kategori Tidak Sehat!

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:33 WIB

×