Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Pendapatan Anjlok, Emiten CASH Bakal Perbaiki Kinerja Keuangan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:18 WIB
Pendapatan Anjlok, Emiten CASH Bakal Perbaiki Kinerja Keuangan
Ilustrasi kinerja keuangan. [Freepik]
baca 10 detik
  • PT Cashlez mencatat rugi bersih 2025 sebesar Rp68,11 miliar, naik 102% dari tahun sebelumnya, menunjukkan kinerja tertekan.
  • Pendapatan perusahaan turun 20% menjadi Rp110,19 miliar di tahun 2025, didorong penurunan signifikan penjualan perangkat.
  • Total liabilitas CASH melonjak 86% menjadi Rp209,59 miliar pada akhir 2025 akibat pinjaman dan uang muka pelanggan.

Suara.com - PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) mencatat laporan keuangan konsolidasian auditan tahun buku 2025 dengan kinerja yang mengalami tekanan.

Seketaris Perusahaan CASH, Thriyani Rahmania, mengatakan perseroan membukukan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar sekitar Rp68,11 miliar pada 2025, meningkat lebih dari dua kali lipat (102 persen) dibandingkan rugi sekitar Rp33,7 miliar pada 2024.

"Sejalan dengan itu, rugi per saham juga memburuk menjadi sekitar minus Rp47,6 per saham dari minus Rp23,57 per saham pada tahun sebelumnya," katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Dari sisi pendapatan, perseroan mencatatkan penurunan menjadi sekitar Rp110,19 miliar atau turun sekitar 20 persen dibandingkan Rp138,34 miliar pada 2024.

Penurunan terutama terjadi pada penjualan perangkat yang turun sekitar 26 persen menjadi hanya Rp77 miliar dari Rp104,56 miliar.

Pada saat yang sama, perseroan melakukan pengetatan pengakuan pendapatan dan kualitas portofolio merchant yang berdampak langsung terhadap laba jangka pendek.

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Perseroan menyadari kinerja tahun berjalan berada di bawah ekspektasi dan saat ini memprioritaskan perbaikan kualitas transaksi, efisiensi biaya, serta stabilisasi struktur pendanaan sebelum kembali mengejar pertumbuhan agresif," katanya.

Dia pun melanjutkan Merchant Discount Rate (MDR) juga mengalami penurunan menjadi Rp13,39 miliar dari Rp17,13 miliar, turun sebesar 19 persen.

Meskipun laba kotor relatif stabil, tekanan kinerja muncul dari meningkatnya beban risiko dan biaya operasional.

baca juga

"Perseroan mencatat lonjakan kerugian penurunan nilai piutang menjadi sekitar Rp11,17 miliar dari Rp360,83 juta pada tahun sebelumnya," katanya.

Selain kinerja laba rugi, posisi neraca perseroan juga mengalami perubahan signifikan. Total liabilitas meningkat tajam menjadi Rp209,59 miliar naik sebesar 86 persen dari Rp112,5 miliar, disebabkan oleh pinjaman Perseroan dari PT Bara Alam Utama serta peningkatan uang muka atas penjualan barang dari pelanggan pada akhir tahun 2025.

Di sisi lain, ekuitas mengalami penurunan seiring akumulasi rugi berjalan.

Manajemen menilai kondisi tahun 2025 mencerminkan fase penyesuaian fundamental bisnis, di mana skala transaksi yang ada belum menghasilkan operating leverage yang memadai untuk menutup struktur biaya tetap industri payment infrastructure.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:41 WIB

BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh

BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:24 WIB

Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap

Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:35 WIB

BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya

BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:03 WIB

BEI Buka Kembali 5 Emiten Ini, Cek Pergerakan Sahamnya

BEI Buka Kembali 5 Emiten Ini, Cek Pergerakan Sahamnya

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:35 WIB

OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar

OCBC Raup Laba Rp5,1 Triliun di Tahun 2025, Ini Penyumbang Terbesar

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 08:20 WIB

Terkini

Di Bawah Danantara, PNM Buka Pekerjaan Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera

Di Bawah Danantara, PNM Buka Pekerjaan Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 16:37 WIB

Perombakan di Manajemen Danantara, Pahala Mansury Jadi Managing Director

Perombakan di Manajemen Danantara, Pahala Mansury Jadi Managing Director

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 16:34 WIB

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Rupiah Terkapar Lemah Hari Ini, Sempat ke Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 15:52 WIB

Omnichannel Jadi Solusi Menjawab Perubahan Perilaku Konsumen

Omnichannel Jadi Solusi Menjawab Perubahan Perilaku Konsumen

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 14:59 WIB

Emak-emak Kecantol 'Cinta Online', Berujung Duit Rp120 Miliar Lenyap

Emak-emak Kecantol 'Cinta Online', Berujung Duit Rp120 Miliar Lenyap

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 14:48 WIB

Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?

Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 14:41 WIB

Marketeers Tech for Business: Brand Hari ini Harus AI Friendly

Marketeers Tech for Business: Brand Hari ini Harus AI Friendly

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 14:34 WIB

Pengguna SeaBank Tembus 30 Juta, Perputaran Uang Capai Rp 6 T per Hari

Pengguna SeaBank Tembus 30 Juta, Perputaran Uang Capai Rp 6 T per Hari

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 13:27 WIB

Investor Asing Serok BBCA, Tapi Jual Besar-Besaran BUMI di Sesi I

Investor Asing Serok BBCA, Tapi Jual Besar-Besaran BUMI di Sesi I

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 13:15 WIB

Mantri BRI Tembus Pulau Terpencil, Eka Layani Nasabah Hingga Kabupaten Banggai Kepulauan

Mantri BRI Tembus Pulau Terpencil, Eka Layani Nasabah Hingga Kabupaten Banggai Kepulauan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 13:01 WIB

×