Belajar dari Ricuh Pembagian Bantuan, Mendagri Minta Stok Pangan Sumatera Diamankan untuk 3 Bulan

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Februari 2026 | 09:56 WIB
Belajar dari Ricuh Pembagian Bantuan, Mendagri Minta Stok Pangan Sumatera Diamankan untuk 3 Bulan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Mendagri Tito Karnavian meminta ketersediaan stok logistik dan pangan Sumatera aman selama tiga bulan ke depan, termasuk Ramadan 2026.
  • Permintaan ini disampaikan saat rapat bersama DPR di Jakarta Pusat pada Rabu (18/2/2026) untuk cegah kekurangan pasca-bencana.
  • Bencana di Sumatera menyebabkan 1.205 jiwa meninggal dunia dan berdampak pada lebih dari 52 kabupaten/kota terdampak.

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta ketersediaan stok logistik dan pangan di wilayah Sumatera dipastikan aman untuk tiga bulan ke depan.

Permintaan ini mencakup kebutuhan selama Ramadan 2026, terutama di daerah terdampak bencana yang masih rentan terhadap gangguan distribusi.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam rapat bersama DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Ia menyebut, pemerintah ingin memastikan peristiwa kekurangan logistik di awal bencana tidak kembali terulang.

Tito menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menjaga ketahanan stok pangan di wilayah tersebut.

Koordinasi dilakukan agar cadangan logistik bisa tersedia dalam jangka menengah, bukan hanya untuk kebutuhan harian.

"Kami sudah koordinasi dengan Bapak Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan Nasional, dan juga Bulog agar stok pangan logistik, belajar dari kasus ini, agar distok selama tiga bulan," ucapnya.

Ia secara khusus meminta Perum Bulog mengirimkan bahan pangan pokok secara bertahap, terutama beras dan minyak goreng, ke daerah terdampak bencana.

Ilustrasi beras di gudang Bulog [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
Ilustrasi beras di gudang Bulog [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]

Langkah ini diambil setelah pemerintah melihat dampak sosial saat distribusi bantuan sempat tersendat.

Tito mengingatkan, pada awal bencana masyarakat sempat berebut bantuan pangan hingga menimbulkan kericuhan. Bahkan, terjadi aksi penjarahan minimarket karena stok logistik dinilai tidak mencukupi.

baca juga

"Itu lah yang terjadi di Takengon saat itu sempat akan terjadi demo karena kekurangan logistik," tuturnya.

"Bulog terutama, beras, minyak goreng, itu dikirim secara bertahap untuk kekuatan tiga bulan," sambung Tito.

Di sisi lain, Tito juga memaparkan dampak besar bencana di Sumatra yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan luas. Berdasarkan data pemerintah, sebanyak 1.205 orang meninggal dunia dan 139 orang dinyatakan hilang.

"Itu yang meninggal dunia, dalam data kita, adalah 1.205 orang dan yang hilang 139 orang. Pengungsi juga tadinya 2 juta lebih, sekarang menjadi lebih kurang 12.994 yang ada di tenda," ucapnya.

Ia merinci korban meninggal terdiri dari 267 orang di Sumatera Barat, 376 orang di Sumatera Utara, dan 562 orang di Aceh. Sementara korban hilang tercatat 70 orang di Sumatera Barat, 40 orang di Sumatera Utara, dan 29 orang di Aceh.

Bencana tersebut juga berdampak luas pada wilayah administrasi. Tercatat 52 kabupaten/kota, 491 kecamatan, dan 4.511 desa terdampak, termasuk kerusakan rumah warga hingga fasilitas publik.

"Termasuk kerusakan rumah, baik ringan, sedang, berat, maupun yang hilang. Kemudian fasilitas pendidikan yang rusak, sesuai data," katanya.

"Fasilitas kesehatan, kemudian juga jembatan yang rusak ataupun roboh, fasilitas ibadah, baik masjid maupun gereja, jalan, kemudian fasilitas umum lain, serta tadi, pengungsi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Daftar dan Cek Penerima BSU Terbaru 2026

Cara Daftar dan Cek Penerima BSU Terbaru 2026

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:26 WIB

Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:39 WIB

BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera

BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:43 WIB

Dalih Tepat Sasaran, Pemerintah Akui Blokir 11,53 Juta Peserta PBI-JKN

Dalih Tepat Sasaran, Pemerintah Akui Blokir 11,53 Juta Peserta PBI-JKN

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 13:18 WIB

Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik

Mendagri Wanti-wanti Tingkat Inflasi, Harga yang Diatur Pemerintah Dilarang Naik

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:54 WIB

Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional

Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:52 WIB

Terkini

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:05 WIB

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:03 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×