Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Emiten Milik Suami Puan Maharani Bakal Rights Issue Tahun 2026

M Nurhadi

Kamis, 19 Februari 2026 | 08:26 WIB
Emiten Milik Suami Puan Maharani Bakal Rights Issue Tahun 2026
Salah satu properti milik PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA)
baca 10 detik
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mengklarifikasi rencana Penambahan Modal II via *rights issue* untuk memperkuat finansial tanpa beban bunga tinggi.
  • Dana PMHMETD II akan dialokasikan untuk akuisisi, belanja modal properti, dan pelunasan kewajiban perusahaan serta anak usaha.
  • Pemegang saham utama berkomitmen penuh dalam *rights issue* kedua dan siap menjadi pembeli siaga jika ada saham tidak terserap.

Suara.com - Manajemen PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) memberikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana besar perseroan untuk menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau rights issue.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkokoh fondasi finansial perusahaan tanpa harus terbebani bunga pinjaman yang tinggi.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (19/2/2026), manajemen BUVA menegaskan bahwa pemilihan skema rights issue dibandingkan pinjaman perbankan bertujuan untuk meminimalisir beban keuangan jangka panjang.

Selain itu, mekanisme ini memberikan ruang bagi pemegang saham eksis untuk berpartisipasi langsung dalam mendukung peta jalan pertumbuhan perusahaan.

Aksi korporasi ini dipastikan mendapat dukungan kuat dari jajaran pemegang saham utama. PT Nusantara Utama Investama bersama tokoh bisnis Happy Hapsoro—yang juga merupakan suami dari Ketua DPR RI Puan Maharani—telah menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi hak mereka.

Tidak hanya menjalankan haknya, para pemegang saham pengendali ini bahkan bersiap bertindak sebagai pembeli siaga jika terdapat porsi saham masyarakat yang tidak terserap.

Dukungan ini menjadi sinyal positif bagi pasar mengenai kepercayaan investor utama terhadap masa depan emiten pengelola properti mewah ini.

Alokasi Dana: Dari Akuisisi hingga Pengembangan di Bali

Manajemen memproyeksikan dana segar yang dihimpun dari pasar akan digunakan secara terukur untuk beberapa pos strategis, antara lain:

baca juga
  • Pertumbuhan Anorganik: Melakukan pengambilalihan atau akuisisi perusahaan lain yang dinilai memiliki nilai strategis guna memperluas portofolio bisnis.
  • Belanja Modal (Capex): Pembelian lahan baru serta pengembangan aset-aset properti yang sudah ada.
  • Penyehatan Neraca: Melunasi sejumlah kewajiban atau utang perseroan maupun anak usaha guna meningkatkan rasio solvabilitas.
  • Target Free Float: BUVA optimis melalui skema ini, porsi kepemilikan saham publik (free float) dapat meningkat hingga menyentuh level 15%, yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham di bursa.

"PMHMETD II muncul atas dinamika dan peluang yang berkembang," tulis manajemen BUVA dalam penjelasannya mengenai urgensi pendanaan tersebut.

Selain memaparkan rencana masa depan, BUVA juga melaporkan transparansi penggunaan dana hasil rights issue tahap pertama yang dilaksanakan pada November 2025 lalu.

Dari total dana yang terhimpun sekitar Rp603 miliar, perusahaan telah merealisasikan sejumlah agenda besar:

  • Akuisisi PT Bukit Permai Properti (BPP): BUVA sukses menguasai 99,99% saham BPP dengan total nilai transaksi mencapai Rp536,2 miliar. Pendanaan ini dikombinasikan antara hasil rights issue (Rp416,2 miliar) dan kas internal (Rp119,9 miliar).
  • Proyek Pecatu, Bali: Perseroan telah mengucurkan dana sebesar Rp76,6 miliar untuk pengembangan lahan di kawasan elite Pecatu, Bali.
  • Sisa Dana: Saat ini, masih terdapat sisa dana dari tahap pertama sebesar Rp107,4 miliar yang disimpan sebagai cadangan pengembangan aset di masa mendatang.

Hingga saat ini, pihak manajemen masih melakukan pengkajian internal terkait harga pelaksanaan dan rasio saham untuk rights issue tahap kedua ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani

Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:09 WIB

Di Tengah Pasar Ambyar, Emiten Happy Hapsoro Siap Guyur Rp 250 M Buat Buyback

Di Tengah Pasar Ambyar, Emiten Happy Hapsoro Siap Guyur Rp 250 M Buat Buyback

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:24 WIB

Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro

Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 14:28 WIB

Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA

Daftar Saham Potensi Indeks MSCI Februari 2026, Ada BUMI Sampai BUVA

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:45 WIB

Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026

Rekomendasi Saham-saham yang Patut Dicermati Senin 12 Januari 2026

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:32 WIB

Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue

Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:37 WIB

Terkini

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 21:13 WIB

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:43 WIB

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Ditantang Putusan MK, Bakom Ungkap Alasan 30 Wamen Tetap Jabat Komisaris BUMN

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:07 WIB

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

IHSG Berpeluang Sentuh 6.000 Pekan Depan, AVIA hingga JPFA Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:56 WIB

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

BEI Usul Ubah Batas Auto Rejection Saham, Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 19:46 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Jadwal Cum Date 6-7 Juli 2026 dan Daftar 19 Saham Bagi Dividen Minggu Ini

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41 WIB

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

×