Stok Jagung Berlimpah, Tapi Harga Pakan Ternak Makin Mahal, Apa Penyebabnya?

M Nurhadi

Selasa, 21 September 2021 | 07:47 WIB
Stok Jagung Berlimpah, Tapi Harga Pakan Ternak Makin Mahal, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi jagung. (Shutterstock)

Suara.com - Stok jagung lokal dipastikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi berlebih atau surplus mencapai 2,37 ton hingga pekan kedua September 2021. 

Meski dilaporkan adanya stok yang berlimpah, Harvick mengakui, stok jagung itu mengalami defisit di sejumlah provinsi.

“Stok beras diperkirakan mencapai 7,62 juta ton, jagung 2,37 juta ton, cabai besar 16.000 ton, cabai rawit 17.000 ton, bawang merah 35.000 ton dan komoditas lainnya dalam kondisi surplus dan aman,” kata Harvick dalam rapat kerja bersama dengan Komisi IV DPR, Jakarta, Senin (20/9/2021)kemarin.

Sementara, sejumlah komoditas strategis seperti jagung, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, telur ayam dan daging ayam mengalami defisit di sejumlah provinsi. 

Mengutip dari laporan Kementan, defisit komoditas jagung dialami di Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau dan DKI Jakarta.

“Dalam rangka menjamin ketersediaan pangan di seluruh provinsi Kementerian Pertanian membantu stimulus transportasi pengiriman produk pertanian dari wilayah surplus ke wilayah defisit,” kata dia, dilansir dari Solopos.com --jaringan Suara.com.

Data Kementerian Pertanian di Komisi IV DPR menunjukkan, stok jagung hingga pekan kedua September 2021 mencapai 2,61 juta ton. 

Dengan rincian, 744.250 ton berada di pengepul, 95.506 ton berada di grosir, 423.473 ton berada di agen, 29 ton berada di distributor, 288.305 ton ada di pedagang eceran.

Sementara industri pengolahan tercatat menampung 20.962 ton jagung, usaha lainnya menampung 276.300 ton, pemerintah dan lembaga nirlaba menyimpan 30.136 ton, rumah tangga memiliki persediaan 14.214 jagung dan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) menyimpan 722.252 ton.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah mengintruksikan Kepala Kepolisian Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelidiki potensi adanya mafia penimbun jagung yang menyebabkan harga pakan ayam di antara peternak daerah melambung tinggi.

Padahal Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam laporannya menyebut, surplus jagung mencapai 2 juta ton. Pertemuan Jokowi bersama perwakilan peternak itu berlangsung pada Rabu (15/9/2021) di Istana Negara, Jakarta.

Ketua Gopan Herry Dermawan yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, ada kejanggalan dalam ketersediaan jagung diklaim surplus 2 juta ton tetapi harga di peternak mencapai Rp6.200 atau naik signifikan dari harga acuan Kementerian Perdagangan sebesar Rp4.500.

“Ada sesuatu yang tidak benar tolong dibikinkan tim investigasi, barangkali ada yang menimbun,” kata Herry, Senin (20/9/2021).

Herry mengaku, presiden menyambut positif pembentukkan tim investigasi tersebut. Bahkan, Jokowi sendiri mengaku sudah lama mendapatkan kabar adanya isu mafia penimbun pakan ternak.

“Jawaban pak Jokowi kalau informasi itu saya sudah pernah dengar-dengar, saya akan tugaskan Pak Kapolri untuk menindaklanjuti ini,” tuturnya menirukan omongan Jokowi.

Mengutip data Gopan per September, harga DOC atau anak ayam berada di antara Rp6,500 hingga Rp7000 per ekor. Pakan berada di kisaran Rp7.950 sampai dengan Rp8.100. Sementara biaya pokok peternak di kisaran Rp19.000 sampai dengan Rp19.500. Harga jual dua pekan terakhir di posisi Rp16.500 sampai dengan Rp18.000.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Sapinya Menghilang Dari Kandang, Pemiliknya Cuma Temukan Tulang-Belulang dan Jeroan

Dua Sapinya Menghilang Dari Kandang, Pemiliknya Cuma Temukan Tulang-Belulang dan Jeroan

Jatim | Senin, 20 September 2021 | 22:40 WIB

Berkas Kasus Korupsi Benih yang Libatkan Asisten II Pemprov Lampung Dilimpahkan ke Kejari

Berkas Kasus Korupsi Benih yang Libatkan Asisten II Pemprov Lampung Dilimpahkan ke Kejari

Lampung | Sabtu, 18 September 2021 | 14:51 WIB

10 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik Bagi Penderita Diabetes

10 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik Bagi Penderita Diabetes

Jogja | Jum'at, 17 September 2021 | 21:29 WIB

Presiden Jokowi Minta Harga Jagung Turun, Peternak Kirim Surat Kementerian

Presiden Jokowi Minta Harga Jagung Turun, Peternak Kirim Surat Kementerian

Bisnis | Jum'at, 17 September 2021 | 13:33 WIB

Restoran Cepat Saji Diminta Tinggalkan Ayam Kandang Baterai, Ini Penyebabnya

Restoran Cepat Saji Diminta Tinggalkan Ayam Kandang Baterai, Ini Penyebabnya

Sumsel | Selasa, 14 September 2021 | 18:27 WIB

Bisa Sebabkan Penyakit Salmonellosis, Ribuan Orang Tolak Ayam Ternak Kandang Baterai

Bisa Sebabkan Penyakit Salmonellosis, Ribuan Orang Tolak Ayam Ternak Kandang Baterai

Bisnis | Selasa, 14 September 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:05 WIB

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×