Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investor Takut Gagal Bayar Evergrande, Nilai Yuan China Makin Amblas

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 21 September 2021 | 10:27 WIB
Investor Takut Gagal Bayar Evergrande, Nilai Yuan China Makin Amblas

Suara.com - Kurs dolar AS menguat pada perdagangan Asia, Selasa (21/9/2021) pagi. Sementara, nilai yuan di luar negeri makin anjlok hingga mendekati level terendah hampir satu bulan terdampak ketakutan investor terkait potensi gagal bayar perusahaan properti China Evergrande.

Yuan kini berada di 6,4805 per dolar setelah melemah sejauh 6,4879 pada Senin (20/9/2021) untuk pertama kalinya sejak 23 Agustus. Pasar daratan tutup untuk liburan umum hingga Rabu (22/9/2021).

"Sepertinya pasar sedang menunggu sesuatu dari otoritas China selama akhir pekan untuk menenangkan pasar dan membatasi kekhawatiran penularan dari gagal bayar Evergrande yang menjulang, dan itu tidak datang," kata kepala penelitian di broker Pepperstone di Melbourne, Chris Weston.

"Pedagang merasakan peristiwa itu akan datang," kata dia.

Analis di Wells Fargo memperkirakan dolar mencapai 6,60 per yuan di bulan depan untuk pertama kalinya sejak November.

Mata uang AS telah naik di tengah ekspektasi Federal Reserve akan memberi sinyal dimulainya pengurangan stimulus pada pertemuan kebijakan dua hari yang berakhir Rabu (22/9/2021).

Greenback sebagian besar datar di 1,17245 dolar per euro setelah naik ke 1,1700 dolar semalam, juga yang pertama sejak 23 Agustus.

Yen melemah kembali sekitar 0,2 persen menjadi 128,50 terhadap mata uang tunggal, tetapi masih mendekati level tertinggi 128,155 dari Senin (20/9/2021), level yang tidak terlihat sejak 20 Agustus.

Dolar menguat 0,18 persen menjadi 109,58 yen, memangkas beberapa kerugian semalam, tetapi dengan pasangan ini masih berliku-liku di dekat tengah kisaran perdagangan selama 2,5 bulan terakhir.

Indeks dolar, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utama lainnya, sedikit berubah pada 93,2241 setelah naik semalam ke 93,455 untuk pertama kalinya sejak 23 Agustus.

Sentimen pasar telah diguncang oleh potensi penularan dari Evergrande, yang mencoba mengumpulkan dana untuk membayar sejumlah pemberi pinjaman, pemasok, dan investor.

Batas waktu pembayaran bunga 83,5 juta dolar AS pada salah satu obligasinya yang jatuh tempo pada Kamis (23/9/2021), dan perusahaan memiliki kewajiban 305 miliar dolar AS.

Pada Senin (20/9/2021) lalu, regulator China memperingatkan bahwa kebangkrutan perusahaan dapat memicu risiko yang lebih luas dalam sistem keuangan negara itu jika tidak menentu.

Mata uang kripto juga dirugikan oleh pergantian sentimen risiko, dengan Bitcoin turun lebih dari 3,0 persen menjadi sekitar 41.700 dolar AS pada Selasa setelah sebelumnya menyentuh 40.192,90 dolar AS untuk pertama kalinya sejak 6 Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Evergrande Terancam Bangkrut, Berimbas ke Anjloknya IHSG ke Level 6.049

Evergrande Terancam Bangkrut, Berimbas ke Anjloknya IHSG ke Level 6.049

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 09:09 WIB

Raksasa Properti China Terancam Bangkrut, Harga Emas Dunia Terdorong Menguat

Raksasa Properti China Terancam Bangkrut, Harga Emas Dunia Terdorong Menguat

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 07:59 WIB

Harga Emas Dunia Kembali Bersinar Setelah Anjlok 3 Persen

Harga Emas Dunia Kembali Bersinar Setelah Anjlok 3 Persen

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 07:56 WIB

Dolar AS Menguat, Emas Dunia Anjlok 3 Persen dan Perak 5 Persen

Dolar AS Menguat, Emas Dunia Anjlok 3 Persen dan Perak 5 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 September 2021 | 08:25 WIB

Negara di Dunia Mulai Legalkan Kripto Jadi Mata Uang, Ternyata Efeknya Luar Biasa

Negara di Dunia Mulai Legalkan Kripto Jadi Mata Uang, Ternyata Efeknya Luar Biasa

Bisnis | Kamis, 16 September 2021 | 16:22 WIB

Dolar AS dan Imbal Hasil Sama-sama Kuat, Harga Emas Ambrol

Dolar AS dan Imbal Hasil Sama-sama Kuat, Harga Emas Ambrol

Bisnis | Kamis, 09 September 2021 | 08:31 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB