Harga Bitcoin Lagi Diskon, CEO Indodax Minta Investor Manfaatkan Kondisi Ini

Iwan Supriyatna

Kamis, 23 September 2021 | 08:57 WIB
Harga Bitcoin Lagi Diskon, CEO Indodax Minta Investor Manfaatkan Kondisi Ini
CEO Indodax Oscar Darmawan.

Suara.com - Beberapa hari terakhir, aset kripto Bitcoin sedang diterpa isu soal penurunan harga yang menyebabkan investor was was.

Banyaknya pemberitaan mengenai penurunan harga Bitcoin merupakan buntut dari aksi jual lantaran adanya kekhawatiran efek penularan China Evergrande Group dan juga investor yang sedang fokus pada arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve.

CEO Indodax, Oscar Darmawan menyatakan bahwa penurunan Bitcoin adalah hal yang wajar terjadi dan jangan sampai kita beranggapan negatif bahwa ini merupakan akhir dari trend aset kripto.

“Pada dasarnya kan, naik turunnya harga aset kripto didasari oleh hukum permintaan penawaran dan trend berita nya apakah lagi positif ataupun negatif. Namun saya rasa penurunan ini masih dalam batas wajar mengingat Bitcoin masih berpotensi meningkat lagi. Saya ambil contoh, beberapa bulan lalu Bitcoin sempat anjlok sampai menyentuh angka $30.000. Tapi nyatanya beberapa bulan kemudian bisa menyentuh angka $50.000 lagi. Gak cuma bitcoin sebenarnya, tapi aset kripto lain semacam Ethereum pun sama. Masih ada potensi bullish lagi”, ujar Oscar Darmawan ditulis Kamis (23/9/2021).

Menurut Oscar, hal ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh para investor untuk membeli Bitcoin dengan “harga diskon”.

“Investasi itu kan pada dasarnya adalah membeli sesuatu (dalam hal ini adalah kripto) di saat murah, dan menjualnya di saat mahal. Bukan sebaliknya. Sesederhana itu sebenarnya. Nah, mumpung Bitcoin sedang “murah”, sebenarnya para investor bisa memanfaatkan momentum ini. Setelah membeli, lalu disimpan, dan dijual saat harga naik atau kembali menembus level tertingginya seperti di beberapa bulan lalu, Bitcoin sempat menembus all time highnya di $60.000. Momen beberapa hari terakhir ini juga bisa Kita pergunakan untuk meningkatkan portofolio kita,” jelas Oscar Darmawan.

Dengan market merah beberapa hari terakhir, tidak menyurutkan niat beberapa pihak untuk membeli bitcoin. Salah satunya negara El Salvador yang dua minggu kemarin resmi menyatakan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah di negaranya.

Nayib Bukele, presiden El Salvador memberikan cuitan di twitter “We just bought the dip. 150 new coins! El Salvador now holds 700 coins. They can never beat you if you buy the dips.” yang menunjukkan bahwa El Salvador menambah persediaan bitcoin sebesar 150 btc dan total kepemilikan El Salvador sekarang ada 700 BTC.

Tidak hanya itu, perusahaan multinasional di industri teknologi finansial asal Amerika Serikat, Paypal telah menyediakan fitur perdagangan Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Bitcoin Cash untuk penggunanya di Inggris. Peluncuran ini menandakan wujud komitmen nyata Paypal untuk terus berubah dan berinovasi demi memenuhi kebutuhan pengguna.

baca juga

Pengguna PayPal di Inggris Raya yang sudah terverifikasi, dapat membeli, menyimpan, dan menjual kripto dengan minimal pembelian sebesar £1, setara Rp19.600. Melalui akun Paypal, para pengguna dapat melihat harga secara real time.

CEO Indodax Oscar Darmawan menanggapi bahwa ini adalah fenomena yang bagus untuk pertumbuhan aset kripto, mengingat sudah bertambah perusahaan finansial yang mengizinkan perdagangan aset kripto. Oscar menganggap bahwa inovasi inovasi dari perusahaan finansial ini tentu sedikit banyak akan ditiru oleh perusahaan finansial lainnya.

“Setelah bank kedua terbesar di Amerika Serikat yaitu JP Morgan, dan Bank of America mengizinkan perdagangan Bitcoin beberapa bulan lalu, kali ini giliran raksasa fintech asal Amerika yaitu Paypal yang telah mengizinkan perdagangan kripto dan melakukan ekspansi ke luar negeri tepatnya ke Inggris Raya. Pelanggan akan dapat memilih dari empat koin yang ditawarkan yaitu Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Bitcoin Cash. Menurut saya, dengan adanya kabar ini, tentu menandakan peningkatan pengaruh kripto di masyarakat khususnya di Inggris Raya.” kata Oscar Darmawan .

Sebagai tambahan informasi, momen smart contract bitcoin bernama Taproot yang akan dirilis sekitar bulan Oktober-November 2021 akan mengubah sejarah dimana bitcoin akan menjadi smart contract untuk pertama kalinya.

Smart contract ini dibuat untuk menambah efisiensi sehingga bisa mengurangi tekanan biaya transaksi Bitcoin dari sisi penawaran. Tentu ini akan memudahkan orang orang untuk lebih mengembangkan bitcoin.

Pada bulan September tahun 2020, harga Bitcoin menyentuh US$11.900,39 per koin atau setara Rp 173,75 juta dan sekarang harganya menyentuh di angka US$43,246.39 per koin atau setara Rp 615,757 juta. Ini membuktikan bahwa bitcoin bukanlah investasi jangka pendek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zipmex Umumkan Daftar Resmi Investornya Setelah Dapat Pendanaan 41 Juta Dolar AS

Zipmex Umumkan Daftar Resmi Investornya Setelah Dapat Pendanaan 41 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 14:35 WIB

Terjadi Lagi, Aplikasi Penyedia Bitcoin Dibobol, Aset Rp180 Milyar Digondol Hacker

Terjadi Lagi, Aplikasi Penyedia Bitcoin Dibobol, Aset Rp180 Milyar Digondol Hacker

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 13:01 WIB

10 Fakta Penurunan Signifikan Harga Bitcoin BTC Senin Kemarin

10 Fakta Penurunan Signifikan Harga Bitcoin BTC Senin Kemarin

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 11:33 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×