Apa Kabar Dana Puluhan Triliun Stimulus Pariwisata dan Ekonomi Kreatif?

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 September 2021 | 14:24 WIB
Apa Kabar Dana Puluhan Triliun Stimulus Pariwisata dan Ekonomi Kreatif?
Ilustrasi uang [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah terus putar otak untuk membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) dalam negeri dari hantaman gelombang pandemi Covid-19, puluhan triliun stimulus untuk sektor ini pun digelontorkan oleh pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah bekerja keras untuk mendorong sektor pariwisata dan ekraf agar bisa segera pulih lewat berbagai program yang dicetuskan.

"Dukungan (anggaran) PEN terhadap parekraf disalurkan melalui berbagai program antara lain Bangga Berwisata di Indonesia, BBI, sertifikat CHSE di sektor perhotelan dan pariwisata, dukungan kegiatan perfilman di Indonesia, dukungan akomodasi hotel untuk para tenaga kesehatan," kata Airlangga dalam acara Rakornas Parekraf Tahun 2021, secara daring, Senin (27/9/2021).

Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan berbagai program stimulus dalam rangka PEN yang sudah berjalan tahun lalu, seperti misalnya subsidi bunga, restrukturisasi kredit dan KUR Pariwisata.

"Bantuan pemerintah untuk usaha pariwisata, dan di tahun ini juga pemerintah mengalokasikan Rp 7,67 triliun untuk mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional, ecowisata, dan pelatihan SDM pariwisata," tambahnya.

Selain itu, sejumlah program yang telah disiapkan pemerintah salah satunya adalah program hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program PEN yang pada tahun lalu telah terserap 70 persen untuk hotel dan restoran. Pada 2020, dana hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program PEN tercatat sebesar Rp 3,3 triliun dan tahun ini dinaikkan menjadi Rp 3,7 triliun.

"Karena hibah tersebut untuk membantu Pemda, industri, hotel, dan restoran yang saat ini alami kontraksi atau penurunan PAD serta gangguan finansial akibat Covid-19," katanya.

Airlangga mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak paling besar karena pandemi Covid-19 dan pulih paling akhir. Sehingga diperlukan stimulus atau program khusus agar terdapat perbaikan dan bisa menunjang perekonomian nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pariwisata dan Budaya Gianyar Naik Kelas

Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pariwisata dan Budaya Gianyar Naik Kelas

Bali | Senin, 27 September 2021 | 11:42 WIB

Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Izinkan Pesta dan Konser Musik Berskala Besar

Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Izinkan Pesta dan Konser Musik Berskala Besar

Jabar | Senin, 27 September 2021 | 08:51 WIB

Festival Candi Muaro Jambi Dimeriahkan Susur Sungai Batanghari

Festival Candi Muaro Jambi Dimeriahkan Susur Sungai Batanghari

News | Minggu, 26 September 2021 | 03:20 WIB

Terkini

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Mengapa Krim Malam Tidak Boleh Digunakan pada Siang Hari Meski di Dalam Ruangan?

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 14:31 WIB

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Pasti Ada Jalan Keluar: Mengubah Cara Pandang dalam Menghadapi Masalah

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Mengenal BIOSRA Kasihan: Bioskop Rakyat yang Satukan Warga Lewat Film

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 14:30 WIB

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

×