Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

PIP Semarang dan Forkom PT Maritim Terus Tingkatkan Kualitas Lulusan

Iwan Supriyatna

Kamis, 30 September 2021 | 06:42 WIB
PIP Semarang dan Forkom PT Maritim Terus Tingkatkan Kualitas Lulusan
PIP Semarang bersama Forkom PT Maritim terus meningkatkan kualitas lulusan serta sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan.

Suara.com - Dalam rangka menghadapi persaingan global yang sangat ketat saat ini, maka Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang bersama Forum Komunikasi Perguruan Tinggi (Forkom PT) Maritim akan terus meningkatkan kualitas lulusan serta sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur PIP Semarang, Capt Mashudi Rofik saat membuka Webinar Nasional dengan tema 'Strategi Peningkatan Kualitas Lulusan Pendidikan Tinggi Vokasi Maritim dalam Menghadapi Persaingan Global' yang dilaksanakan belum lama ini. Dan pada acara tersebut juga sekaligus diresmikan Forkom PT Maritim yang saat ini telah memiliki anggotakan 11 Perguruan Tinggi di Tanah Air.

"Masih dalam semangat Hari Perhubungan (Harhubnas) tahun 2021, dengan tema ‘Bergerak, Harmonikan Indonesia' dan ini sesuai pesan Menteri Perhubungan, bapak Budi Karya Sumadi maka mari kita jadikan Harhubnas ini sebagai momentum agar kita terus berinovasi dan berkreasi menghadapi perubahan dan disrupsi yang terjadi," kata Capt Mashudi dalam keterangan tertulisnya ditulis Kamis (30/9/2021).

Ia juga menambahkan bahwa PIP Semarang bersama Forkom PT Maritim harus terus melakukan perubahan. Mulai dari pola pikir, pola kerja, pola organisasi, reformasi digitalisasi, dan menciptakan etos kerja baru. Oleh sebab itu, kualitas lulusan pendidikan tinggi vokasi maritim perlu terus ditingkatkan agar menjadi sumber daya manusia yang unggul dan mampu mengikuti perkembangan era digitalisasi.

Pada kesempatan yang sama, sekaligus menjadi pembicara utama, Direktur Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Direktorat Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek, Benny Bandanadjaja menjelaskan bahwa pendidikan tinggi vokasi adalah pendidikan yang menyiapkan mahasiswa menjadi profesional dengan keterampilan atau kemampuan kerja tinggi. Dalam pembelajaran lebih banyak praktek daripada teori dengan perbandingan prosentase 60% Praktek dan 40% teori. 

"Pendidikan vokasi menjadi lembaga yang mampu meningkatkan skil atau kemampuan seperti psikomotorik mahasiswa/lulusan dengan didukung oleh hardskill dan softskill yang baik. Maka dalam pelaksanaan pembelajaran praktek dilaksanakan baik di dalam kampus seperti di laboratorium/bengkel  dan juga di luar kampus dengan teaching factory seperti magang yang bekerjasama dengan pihak industri, instansi pemerintah, organisasi non pemerintah atau IDUKA lainnya," katanya.

Ia juga menambahnya bahwa telah terjadi disrupsi Industri 4.0 dari kegiatan yang bersifat tradisional telah berubah kepada inovasi disruptif. Sehingga perkembangan sosial saat ini mengarah kepada Society 5.0 yaitu society yang berpusat pada manusia melalui integrasi sistem ruang siber dan ruang fisik.

Sedangkan Kepala Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Muhammad Zainuri mengungkapkan tentang strategi peningkatan kualitas lulusan PT Vokasi Maritim dalam menghadapi persaingan global. Dengan pendidikan yang mengarahkan kepada peningkatan akses, pemerataan mutu, dan relevansi pendidikan tinggi di seluruh wilayah Indonesia.

"Sistem dan proses pembelajaran pada perguruan tinggi mengarahkan kepada kemampuan 6 C yaitu Communication, Collaboration, Compassion, Critical thinking, Creative thinking, Computation logic untuk HOTS (High Order Thinking Skills), Adaptive, Flexible, Leadership, Reading Skill, Writing Skill, himbauan penambahan SKS  Bahasa Inggris dan kemampuan IT," katanya.

baca juga

Zainuri juga menambahkan bahwa saat ini program kampus yang dikembangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Nadiem Makarim dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan memenuhi tuntutan kebutuhan DUDI, menyiapkan mahasiswa dalam dunia kerja yang memiliki keterampilan multidisiplin ilmu.

Dimana mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal, mahasiswa diberikan kebebasan mengambil SKS di luar program studi bahkan luar PT.  Salain itu, mendorong proses pembelajaran di PT yang semakin otonom dan fleksibel, dan menciptakan kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

"Sehingga adanya perkawinan atau Link and Match antara Pendidikan vokasi dengan dunia industri/dunia kerja dalam penyusunan kurikulum bersama, adanya dosen tamu dari industri, terlaksananya program magang mahasiswa, adanya penyerapan lulusan, program beasiswa, Bridging Program: magang dosen, sertifikasi kompetensi lulusan, bantuan peralatan, dan kegiatan Joint Research Terapan," katanya. 

Sedangkan Kepala Bidang Pendidikan Pusat Pengembanhan SDM Perhubungan Laut, Kemenhub, Capt. Tri Cahyadi menyampaikan bahwa PT dan Politeknik Pelayaran di Indonesia merupakan vocationally oriented higher education yang menghasilkan lulusan yang dibekali pengetahuan dan keterampilan hands on.

"Dan untuk menghasilkan SDM Perhubungan Laut yang Prima, Profesional dan Beretika dalam menyelenggarakan Transportasi yang handal dan Zero Accident serta menjawab kebutuhan industri maka BPSDMP melalui Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut melakukan strategi Link and Match serta peningkatan kerjasama dengan industri melalui “Zona Layanan Pengembangan SDM Perhubungan Laut". Terdapat tiga zona layanan yaitu Pre Sea Service, On Sea Service, dan Post Sea Service," katanya.

Capt. Tri juga menjelaskan bahwa Pre Sea Service yaitu persiapan sesuai kebutuhan bekerja di Kapal dan Pelabuhan seperti Education and training. Sedangkan On Sea Service yaitu bekerja pada bidang khusus kapal dan pelabuhan sehingga berdaya saing seperti pada Port and Shipping Operation.

Sedangkan Post Sea Service yaitu setelah tidak layak secara fisik dan umur atau hal lainnya dan demi mendapatkan pekerjaan yang lebih layak atau berkarir pada bidang terkait Lainnya yang tidak langsung di kapal dan perlu meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang S2, Double Degree, mengikuti diklat Diklat Non-STCW, Diklat SKKNI,  Diklat singkat Tailor Made, General Lecture, Ambassador Lecture, atau Sharing of Experience.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Pimpin Berbagai Kementerian, Sofyan A. Djalil Berupaya Ciptakan SDM Unggul

Pernah Pimpin Berbagai Kementerian, Sofyan A. Djalil Berupaya Ciptakan SDM Unggul

News | Rabu, 29 September 2021 | 11:31 WIB

Tugas Baru Urusan Penyeberangan, Hubdat Perlu Kompetensi SDM

Tugas Baru Urusan Penyeberangan, Hubdat Perlu Kompetensi SDM

Bisnis | Senin, 27 September 2021 | 10:06 WIB

Jaringan Pengusaha Nasional Gandeng Lemhannas RI Tingkatkan Kualitas SDM

Jaringan Pengusaha Nasional Gandeng Lemhannas RI Tingkatkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 13:17 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

Bukan Sekadar Hutan, Menhut Sebut Konservasi Gajah Kini Jadi Urusan Lintas Sektor

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:07 WIB

Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka

Gudang Munisi TNI AD Meledak di Madiun: Satu Prajurit Gugur, 6 Terluka

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:06 WIB

Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat

Cara Memakai Bedak agar Hasil Makeup Flawless, Ini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

Membedah Modus Sindikat Judol: Incar Petani dan IRT Jadi Penampung Rekening, Cuma Dibayar Rp100 Ribu

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:57 WIB

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:50 WIB

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur

DPR | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:49 WIB

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:44 WIB

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Jabar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:34 WIB

×