Pernah Pimpin Berbagai Kementerian, Sofyan A. Djalil Berupaya Ciptakan SDM Unggul

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 29 September 2021 | 11:31 WIB
Pernah Pimpin Berbagai Kementerian, Sofyan A. Djalil Berupaya Ciptakan SDM Unggul
Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dalam Syukur dan Refleksi 20 Tahun Kominfo, Jakarta, Selasa (28/9/2021). (Dok: ATR/BPN)

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/Kepala BPN), Sofyan A. Djalil mempunyai pengalaman yang kaya, baik di pemerintahan maupun di sektor swasta, akademis dan penelitian. Ia adalah figur yang telah lima kali dipercaya untuk memimpin instansi/lembaga negara.

Sepak terjangnya menjadi pengisi posisi-posisi strategis tak lepas dari peran orang-orang baik di sekitarnya.

Hal tersebut disampaikannya, saat menghadiri Talkshow Temu Wicara Mantan Menteri, dalam rangkaian acara Syukur dan Refleksi 20 Tahun Kominfo, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, kesempatan yang diberikan kepadanya untuk melanjutkan sekolah hingga ke luar negeri telah membuka perjalanan karirnya.

"Saya merasa bahwa saya bisa duduk di sini, menjadi Menteri Kominfo dan lain-lain, karena seseorang menyekolahkan saya waktu itu. Saya diberikan kesempatan. Memberikan kesempatan kepada orang, kemudian itu membuka jalan. Saya sangat berutang budi kepada Pak Marzuki Usman, yang memberikan kesempatan saya sekolah ke Amerika," ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Perjalanan karier Sofyan di pemerintahan dimulai sejak menjabat sebagai Menteri Kominfo dalam Kabinet Indonesia Bersatu I periode 2004-2007. Sejak menjadi Menteri Kominfo, ia mulai memberikan kesempatan kepada orang lain untuk bersekolah dengan harapan mereka yang terpilih akan semakin berkembang.

"Waktu saya sampai di sini, kita melakukan penataan frekuensi dan kemudian tender frekuensi. Saya bilang Menteri Keuangan waktu itu, tolong disiapkan, saya perlu mengirim 200 orang tiap tahun. Dengan visi yang sama, dalam rangka mendidik generasi muda, akhirnya dialokasikan," tuturnya.

Setelah memberikan kesempatan untuk bersekolah, Sofyan juga mencari orang-orang paling potensial dan memiliki keinginan untuk maju. Dalam hal ini, ia juga menerapkannya saat membuka rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Kominfo saat itu.

"Tahap pertama tidak perlu bawa apapun, yang penting ikut saja. Tahap kedua baru ditunjuk bahwa yang ikut benar yang bersangkutan. Tahap ketiga dipilih 10 kali dari yang dibutuhkan. Tahap keempat baru kemudian kita mengambil dua kali dari kebutuhan. Terakhir diwawancara. Dengan seleksi yang seperti itu saya yakin kita mendapat orang-orang yang terbaik," tegasnya.

"Alhamdulillah, generasi pertama yang dulu sekolah dapat waktu saya dulu di sini, sekarang hebat-hebat itu. Saya percaya dengan apa yang tadi anda kemukakan, bapak-bapak ini juga punya visi yang sama, karena inilah sumber daya yang paling penting untuk memajukan negara. Orang-orang pintar yang punya semangat, punya komitmen, karakter, ini adalah orang-orang yang akan memimpin Indonesia ini menjadi lebih baik ke depan," tambahnya.

Acara peringatan 20 tahun Kementerian Kominfo ini turut dihadiri Menteri Kominfo, Johnny G. Plate. Selain Sofyan A. Djalil, hadir mantan Menteri Kominfo selama dua dekade terakhir, antara lain Muhammad Nuh yang menjabat pada periode 2007-2009 dan Rudiantara yang menjabat pada 2014-2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berantas Mafia Tanah, Kementerian ATR/BPN Ciptakan Kepastian Hukum Atas Tanah

Berantas Mafia Tanah, Kementerian ATR/BPN Ciptakan Kepastian Hukum Atas Tanah

News | Rabu, 29 September 2021 | 11:09 WIB

Dengan Teknologi Informasi, Kementerian ATR/BPN Berinovasi di Layanan Publik

Dengan Teknologi Informasi, Kementerian ATR/BPN Berinovasi di Layanan Publik

News | Rabu, 29 September 2021 | 10:58 WIB

ATR/BPN Pastikan Pelaksanaan Program Reforma Agraria Dapat Berjalan Tepat Sasaran

ATR/BPN Pastikan Pelaksanaan Program Reforma Agraria Dapat Berjalan Tepat Sasaran

News | Rabu, 29 September 2021 | 10:46 WIB

Kunspek Komisi II ke BPN Jabar: Penyelenggaraan  Mewujudkan Ruang Wilayah Nasional

Kunspek Komisi II ke BPN Jabar: Penyelenggaraan Mewujudkan Ruang Wilayah Nasional

DPR | Jum'at, 24 September 2021 | 14:15 WIB

Kementerian Turun Tangan Sengkarut Lahan Rocky Gerung, Sentul City Belum Beri Tanggapan

Kementerian Turun Tangan Sengkarut Lahan Rocky Gerung, Sentul City Belum Beri Tanggapan

Bogor | Kamis, 16 September 2021 | 15:43 WIB

Sengketa Lahan Rocky Gerung dan PT Sentul City, Kementerian ATR/BPN Turun Tangan

Sengketa Lahan Rocky Gerung dan PT Sentul City, Kementerian ATR/BPN Turun Tangan

Lampung | Senin, 13 September 2021 | 18:02 WIB

Terkini

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

Panas Sengketa Lahan di Menteng, Temasra Jaya Somasi Mabes TNI, Ancam Lapor ke Puspom

News | Senin, 13 April 2026 | 14:27 WIB

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

Lampu Hijau RUU BPIP: Surpres Sudah Terbit, Kapan Mulai Dibahas?

News | Senin, 13 April 2026 | 14:22 WIB

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

3 Cara AS Blokade Selat Hormuz, Nomor 2 Bisa Picu Rusia dan China Ikut Perang Terbuka

News | Senin, 13 April 2026 | 14:19 WIB

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

Rakitan Rasa Pabrik! Ki Bedil Maestro Senpi Ilegal Ternyata Jebolan Cipacing

News | Senin, 13 April 2026 | 14:09 WIB

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

Respons Seskab Teddy, Arifki Sebut Fenomena Inflasi Pengamat Jadi Cermin Oposisi Mandul

News | Senin, 13 April 2026 | 14:08 WIB

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

Alasan Tak Terduga Inggris Ogah Ikut Gerbong Trump Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 14:06 WIB

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

Iran Bongkar Taktik Licik AS di Islamabad, Kesepakatan Damai Gagal di Detik Terakhir

News | Senin, 13 April 2026 | 14:01 WIB

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

RDP DPR-BPIP Diwarnai Candaan, Willy Aditya Singgung Merger NasDem-Gerindra

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

Perundingan Islamabad Buntu, Iran Siap Ladeni AS di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 13:59 WIB

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

Akademisi Kritik Istilah Inflasi Pengamat dari Seskab Teddy, Sebut Pemerintah Mulai Antikritik

News | Senin, 13 April 2026 | 13:58 WIB