Kemenkop UKM Siapkan Strategi Pemasaran 'Naik kelas' Untuk Produk Bambu

M Nurhadi

Minggu, 10 Oktober 2021 | 14:17 WIB
Kemenkop UKM Siapkan Strategi Pemasaran 'Naik kelas' Untuk Produk Bambu
ILUSTRASI-Pedagang membawa besek dari anyaman bambu di Pasar Jatinegara, Jakarta, Rabu (30/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim berjanji, pihaknya siap menjadi motor penggerak dalam pengembangan pasar produk bambu.

Hal itu karena kini, sudah ada payung hukum terkait penggunaan 40 persen anggaran pengadaan barang dan jasa untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

"Produk bambunya agar dimasukkan ke katalog. Bisa dibantu melalui asosiasi berkomunikasi dengan KemenkopUKM agar bisa terhubung dengan katalog, baik pemerintah daerah (pemda), LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah), hingga BUMN," ungkap dia.

Selain itu, pihaknya mengaku sangat member perhatian pada UMKM yang memiliki potensi ekspor untuk dapat menghasilkan UMKM naik kelas, dan produk bambu dinilai memiliki potensi pasar yang baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam hal ini, Arif menganggap yang perlu diperhatikan dalam pengembangan produk UMKM adalah model bisnis terutama terkait agregator dan offtaker

"Memang, tujuan kita pasti agar bisa ekspor sendiri, namun itu bertahap. Langkah awal, kita perlu mencari mitra-mitra. Itu bisa dibantu melalui Kemenkop-UKM agar dapat menemukan partner yang saling menguntungkan," jelas dia.

Terlebih, tutur Arif, saat ini Indonesia sedang dilakukan pengembangan desa wisata. Karena itu, pembangunan rumah hingga gazebo dari bambu tersebut juga sejalan dengan program pengembangan Desa Wisata.

Setelah melihat potensi nyata di lapangan, utaranya, akan diberikan dukungan agar kerajinan bambu yang sudah punya pasar ini lebih baik dalam segi pemasaran baik untuk domestik maupun internasional

Ia menuturkan, hal itu bisa dimulai dengan pemda Sukabumi menggunakan produk bambu seperti menggunakan joglo atau kafe di pemda yang terbuat dari bambu, agar nanti bisa dicontoh kabupaten lain terutama yang memiliki wisata alam.

baca juga

Kemenkop-UKM nantinya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang memiliki program pembinaan desa wisata.

Sebagai langkah awal, Arif menyarankan mereka harus mempelajari peluang-peluang yang ada.

"Peluang pertama terkait pembiayaan yang sudah disediakan melalui program-program pemerintah yang bisa dimanfaatkan hingga ke sini," ucap Arif, dikutip dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Mukernas PPLIPI, Berkomitmen Untuk Terus Berdayakan Perempuan Indonesia

Mukernas PPLIPI, Berkomitmen Untuk Terus Berdayakan Perempuan Indonesia

Press Release | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Mengunjungi Pos Bloc, Tempat Nongkrong di Gedung Bersejarah Jakarta

Mengunjungi Pos Bloc, Tempat Nongkrong di Gedung Bersejarah Jakarta

Foto | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 18:00 WIB

Pemberian Kuota Gratis 28 GB Untuk 3 Ribu UMKM di Sulsel Dibatalkan

Pemberian Kuota Gratis 28 GB Untuk 3 Ribu UMKM di Sulsel Dibatalkan

Sulsel | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 10:37 WIB

Jenis Usaha yang Bisa Dapat Label Halal Gratis Dari Pemerintah

Jenis Usaha yang Bisa Dapat Label Halal Gratis Dari Pemerintah

Sulsel | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 05:00 WIB

Mulai Diminati, Salak Pondoh Yogyakarta Tembus Ekspor ke Kamboja

Mulai Diminati, Salak Pondoh Yogyakarta Tembus Ekspor ke Kamboja

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 14:33 WIB

Terkini

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Cara Membedakan Keringat Biasa vs Sunscreen Luntur Saat Cuaca Panas Terik, Cek Tandanya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:20 WIB

×