Penuhi Kebutuhan Industri Digital, Binus Luncurkan Program-program Baru

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:17 WIB
Penuhi Kebutuhan Industri Digital, Binus Luncurkan Program-program Baru
Binus University menghadirkan sejumlah bidang studi baru.

Suara.com - Berkat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama pandemi, kita menjadi terbiasa menjalankan segala sesuatu dari rumah. Bekerja dari rumah (remote work), pembelajaran jarak jauh (online learning), dan bahkan menjalankan bisnis dari rumah menjadi mungkin dilakukan berkat adanya komputer dan smartphone yang terhubung dengan internet. Semua ini adalah sedikit contoh nyata penerapan teknologi di era industri 4.0.

Istilah industri 4.0 sebetulnya telah bergema cukup lama, tetapi sebagian besar dari kita baru merasakannya secara nyata selama pandemi COVID-19. Bagaimana tidak? Meski pandemi COVID-19 membatasi kegiatan di luar rumah, roda ekonomi tetap berjalan dengan bantuan teknologi digital.

Lebih dari itu, industri 4.0 memiliki cakupan yang luas. Istilah ini mengacu pada revolusi industri generasi keempat yang melibatkan teknologi digital dengan sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), automatisasi, Internet of Things (IoT), Sistem Fisik Siber (Cyber Physical System), Sistem Komputasi Awan (cloud computing), dan sebagainya.

Contoh nyata industri 4.0 di sektor lain, misalnya, proses produksi industri otomotif telah menggunakan sistem robotik dan infrastruktur IoT, industri pertanian telah menggunakan sistem monitoring otomatis dan autopilot drones. Adapun di bidang perbankan, kita mengenal adanya bank digital.

Transisi industri 4.0 ini kemudian melahirkan profesi-profesi baru yang belum ada sebelumnya seperti digital-preneur, internet marketer, UI/UX designer, Software Engineer, dan sebagainya.

Tidak terbatas selama pandemi saja, laju perkembangan revolusi industri 4.0 akan terus berjalan tanpa bisa dibendung. Maka, agar dapat bertahan dan bertumbuh, masyarakat Indonesia wajib mempersiapkan diri dengan skills dan kompetensi sesuai tuntutan zaman.

Guna mendukung Indonesia bertransformasi menuju industri 4.0, pemerintah telah meluncurkan inisiatif bertajuk "Making Indonesia 4.0". Inisiatif ini merupakan agenda nasional yang memaparkan strategi pemerintah menuju revitalisasi industri Indonesia ke era baru.

Di dalamnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menetapkan lima sektor yang diprioritaskan pengembangannya, yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, serta kimia.

Dalam inisiatif Making Indonesia 4.0 ini juga dijabarkan 10 prioritas lintas sektor yang akan difokuskan guna mempercepat perkembangan industri manufaktur. Di antara 10 prioritas tersebut, salah satunya adalah peningkatan kualitas SDM yang merupakan faktor penting untuk mencapai kesuksesan.

baca juga

Untuk mencapai tujuan ini, Indonesia berencana menyelaraskan kurikulum pendidikan nasional dengan kebutuhan industri di masa mendatang. Kurikulum baru ini nantinya akan menekankan pada STEAM (Science, Technology, Engineering, the Arts, dan Mathematics) yang lebih banyak dibutuhkan di era baru.

Sejalan dengan tuntutan revolusi industri generasi keempat, Binus University menghadirkan sejumlah bidang studi baru, antara lain Digital Business Innovation, Interactive Design and Technology, Taxation dan Computer Science - Software Engineering.

Program-program baru ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan dalam industri di era baru yang melahirkan para DigiPreneur, UI/UX Designer, Fullstack Developer, System Analyst, Web Engineer, Artificial Intelligence Specialist, dan sebagainya.

Launching program-program baru ini memaparkan isi kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri digital. Dr Eunice Sari dan Muhsin Shodiq selaku expert dalam industri ini juga memberikan gambaran kebutuhan industri 4.0 serta prospek karier yang menjanjikan ke depannya.

Sejalan dengan agenda pemerintah untuk meningkatkan SDM, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M. selaku Rektor Binus Uiversity juga menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur yang dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM.

“Kalau saya melihatnya, yang abadi adalah perubahan. Maka wajar jika kita bersiap untuk berubah. Apalagi sekarang perubahannya makin cepat, artinya tuntutannya (bagi perkembangan SDM) juga makin banyak dan makin kompleks,” ungkap Harjanto Prabowo dalam keterangannya, Kamis (14/10/2021).

Lebih lanjut beliau mengungkapkan, mengingat Indonesia merupakan negara yang besar dari segi jumlah sumber daya alam dan sumber daya manusia, pembangunan sekarang ini seharusnya tidak lagi mengeksploitasi sumber daya alam semata.

Pembangunan infrastruktur harus dibarengi peningkatan kualitas SDM, terutama dalam kreativitas, pembelajaran interdisipliner, dan mempertajam critical thinking.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Building Information Modelling Percepat Pembangunan Infrastruktur Revolusi Industri 4.0

Building Information Modelling Percepat Pembangunan Infrastruktur Revolusi Industri 4.0

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 08:32 WIB

Menuju Era Industri Teknologi, Jababeka akan Terapkan Transformasi Digitalisasi

Menuju Era Industri Teknologi, Jababeka akan Terapkan Transformasi Digitalisasi

Bekaci | Selasa, 28 September 2021 | 13:55 WIB

Erick Thohir Dukung #SiliconBali, Dongkrak Industri Digital dan Startup di Pulau Dewata

Erick Thohir Dukung #SiliconBali, Dongkrak Industri Digital dan Startup di Pulau Dewata

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 07:29 WIB

Terkini

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Suahasil Siapkan Insentif Rp 1 Triliun ke Pemda Jika Kinerja Memuaskan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Sengit di Yogyakarta, Pelatih Timnas Futsal Hector Souto Pantau Calon Bintang di Campus League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:41 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

×