Grab, emtek dan Bukalapak Kolaborasi Gelar Program Digitalisasi UMKM

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:19 WIB
Grab, emtek dan Bukalapak Kolaborasi Gelar Program Digitalisasi UMKM
Managing Director PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) Sutanto Hartono, Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, dan Direktur Utama Bukalapak Rachmat Kaimuddin dalam peresmian program #KotaMasaDepan secara virtual, Kamis, (14/10/2021) (ANTARA/Suci Nurhaliza)

Suara.com - Grab, Emtek dan Bukalapak secara resmi kolaborasi dalam program #KotaMasaDepan yang merupakan bentuk dukungan digitalisasi UMKM di kota-kota kecil di Indonesia.

Disampaikan oleh Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, dengan program ini, tiga perusahaan itu ingin merangkul pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi demi mengembangkan usaha mereka.

"Kami percaya masa depan besar ada di kota kecil. Kami berharap inisiatif #KotaMasaDepan dapat membuka pintu ke pasar yang lebih luas bagi mereka," kata Neneng dalam peresmian #KotaMasaDepan secara virtual, Kamis (14/10/2021).

Ia melanjutkan, Kupang menjadi kota pertama penyelenggaraan program #KotaMasaDepan dan akan berlanjut secara bertahap di Solo, Gowa, Malang, dan Pekanbaru hingga akhir Desember 2021, yang menargetkan 10 ribu UMKM.

Neneg menyebut, program ini memiliki tiga prioritas utama yaitu vaksinasi terhadap para pelaku UMKM, adopsi platform digital melalui aplikasi Grab dan Bukalapak, dan pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan pendampingan dengan teknologi digital.

Sutanto Hartono selaku Managing Director PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) mengatakan, pelatihan dan pendampingan terhadap pelaku UMKM di kota kecil tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa mereka dapat mengembangkan usaha dengan pesat.

"Sektor UMKM di luar kota metropolitan ini berpotensi menjadi kontributor bagi perekonomian digital di Indonesia yang besar dan berpotensi membuka lapangan kerja yang hilang akibat pandemi," tambahnya.

Sementara Direktur Utama Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, pihaknya sangat bersemangat menjadi bagian dari program #KotaMasaDepan sehingga dapat membantu para pelaku UMKM tak hanya di kota-kota besar, tapi juga kota kecil di Indonesia.

Hal tersebut, kata Rachmat, sesuai dengan misi jangka panjang Bukalapak untuk mewujudkan perekonomian yang adil dan merata.

"Kami yakin bahwa program ini akan memberikan dampak positif bagi para pelaku UMKM dan masyarakat pada umumnya. Kami juga berharap dapat membantu mendukung misi pemerintah untuk mendorong percepatan teknologi dan ekonomi digital di Indonesia," ujar Rachmat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampil Gaya Sembari Melestarikan Budaya dengan Borneo Textile Sasirangan

Tampil Gaya Sembari Melestarikan Budaya dengan Borneo Textile Sasirangan

Your Say | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:02 WIB

Bekali Peserta dengan Digital Marketing, LPEI Gelar Pelatihan CPNE di Kendal

Bekali Peserta dengan Digital Marketing, LPEI Gelar Pelatihan CPNE di Kendal

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 05:18 WIB

Bukan Cuma Modal, UMKM Go Digital Juga Perlu Dukungan Platform Berjualan Online

Bukan Cuma Modal, UMKM Go Digital Juga Perlu Dukungan Platform Berjualan Online

Press Release | Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:21 WIB

Diandalkan untuk Pemulihan Ekonomi, Begini Kondisi Pelaku UMKM di Kabupaten Bandung

Diandalkan untuk Pemulihan Ekonomi, Begini Kondisi Pelaku UMKM di Kabupaten Bandung

Jabar | Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:01 WIB

Telkom Dukung UMKM Naung Songket Naik Kelas dengan Digitalisasi

Telkom Dukung UMKM Naung Songket Naik Kelas dengan Digitalisasi

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Percepat Pelaku Usaha ke Pasar Global, Kemendag Gelar Klinik Desain Bagi UKM Aceh

Percepat Pelaku Usaha ke Pasar Global, Kemendag Gelar Klinik Desain Bagi UKM Aceh

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 13:08 WIB

Terkini

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:38 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB