Tak Mau Target Tinggi Pasca Pembukaan Wisata, Dinpar Kulon Progo Utamakan Selamat

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:30 WIB
Tak Mau Target Tinggi Pasca Pembukaan Wisata, Dinpar Kulon Progo Utamakan Selamat
Sejumlah wisatawan lokal berkunjung ke objek wisata Pantai Glagah di Temon, Kulon Progo, Sabtu (15/5/2021). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Realisasi retribusi objek wisata di Kabupaten Kulon Progo, sampai saay ini baru mencapai Rp700 juta dari total target Rp2,5 miliar. PPKM yang diterapkan sejak Juli jadi penyebab utama sulitnya realisasi tersebut.

"Semoga dengan kebijakan uji coba pembukaan objek wisata ini bisa meningkatkan pendapatan retribusi objek wisata sesuai yang ditargetkan sebesar Rp2,5 miliar," kata Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Joko Mursito.

Untuk infromasi, realisasi dari retribusi tersebut berasal dari delapan objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Kulon Progo.

Diantaranya, Pantai Glagah, Pantai Trisik, Pantai Congot, Waduk Sermo, Kebun Teh Nglinggo, Kebun Teh Tritis, Puncak Suroloyo, dan Gua Kiskendo.

Nominal itu tentu jauh menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp5 miliar. Dinas Pariwisata mengaku tidak berani mentargetkan pendapatan retribusi yang tinggi lantaran masih pandemi.

"Kami mengutamakan keselamatan bersama, dan mencegah adanya klaster penyebaran COVID-19 dari sektor pariwisata. Selain itu, adanya kebijakan PPKM, akan berdampak terhadap realisasi pendapatan," kata dia.

Sementara, disampaikan oleh Koordinator TPR Pantai Glagah Agus Subiyanto, jumlah pengunjung pada hari pertama uji coba pembukaan mencapai sekitar 1.500 dari total kapasitas 5.000 pengunjung.

Agus mengakui petugas sempat menolak beberapa pengunjung karena jumlah pengunjungnya sudah melebihi kapasitas. Kebijakan ini sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 25 persen dari total kapasitas.

"Saat sudah penuh, kami meminta wisatawan untuk putar balik, setelah mulai berkurang, kami baru mengizinkan wisatawan kembali masuk," katanya.

Berkaitan dengan hal ini, anggota Komisi IV DPRD Kulon Progo Tukijan menyebut, percepatan pembenahan objek wisata Pantai Glagah sangat penting karena pantai itu merupakan sumber PAD dari sektor pariwisata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Transportasi: Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan, Pelayanan Tidak Jelas

Pengamat Transportasi: Tes PCR Penumpang Pesawat Memberatkan, Pelayanan Tidak Jelas

Kaltim | Minggu, 24 Oktober 2021 | 14:08 WIB

Kabar Gembira, Angka Kematian Karena Covid-19 di Boyolali Sudah Nol

Kabar Gembira, Angka Kematian Karena Covid-19 di Boyolali Sudah Nol

Jawa Tengah | Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:51 WIB

Pantai Carita Mulai Membludak Dikunjungi Wisatawan

Pantai Carita Mulai Membludak Dikunjungi Wisatawan

Banten | Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:49 WIB

Terbaru! Surat Edaran Plt Gubernur Sulsel: 17 Daerah Level 3 PPKM

Terbaru! Surat Edaran Plt Gubernur Sulsel: 17 Daerah Level 3 PPKM

Sulsel | Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Harga Tes PCR Senilai Tiket Pesawat dan Alat PCR Langka, Ombudsman Aceh: Antigen Saja

Harga Tes PCR Senilai Tiket Pesawat dan Alat PCR Langka, Ombudsman Aceh: Antigen Saja

Bisnis | Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:47 WIB

46 Santri di Ponpes Babussalam Positif Covid-19, Satgas Pastikan Tidak Ada Aktivitas

46 Santri di Ponpes Babussalam Positif Covid-19, Satgas Pastikan Tidak Ada Aktivitas

Bogor | Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:32 WIB

Terkini

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:27 WIB

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Harga BBM Bakal Naik, Bahlil: Presiden Masih Pikirkan Rakyat Kecil!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:45 WIB

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Peluang Kerja Remote Mendunia Terbuka Lewat Sales Hero dan Herika Angie

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:32 WIB

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Dikejar Target Ekonomi 6 Persen! Menkeu Purbaya: Jika Gagal, Mungkin Disuruh Mundur!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Nuon Maksimalkan Potensi Ekonomi Nasional dengan Mendorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:55 WIB

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bank di Jakarta Bangkrut, OJK Langsung Cabut Izin Usaha

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:51 WIB

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

IHSG Bergerak Fluktuatif, Bos BEI: Itu Wajar

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Harga Pangan Nasional Pascalebaran: Cabai dan Bawang Kompak Turun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:14 WIB