Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

PPI Gandeng ESRO Buka Potensi Transaksi Dagang Antara RI dengan Belanda

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 08:28 WIB
PPI Gandeng ESRO Buka Potensi Transaksi Dagang Antara RI dengan Belanda
PPI melaksanakan penandatangan nota kesepahaman kerja sama imbal dagang dengan ESRO Food Group (EFG) Netherlands.

Beberapa waktu lalu, PPI kembali mengekspor kopi ke Mesir. Hal tersebut akan PPI jalankan sampai akhir tahun 2021 sebanyak 600 ton. Sebagai info, penandatangan nota kesepahaman imbal dagang dengan Meksiko yang telah dilaksanakan pada September 2021 lalu, dalam waktu dekat juga akan dilanjutkan dengan penandatangan kontrak.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, beberapa waktu yang lalu melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerja Sama Pembangunan Belanda, Tom de Bruijn, di sela pertemuan para Menteri Bidang Perdagangan dan Investasi G-20 di Sorrento, Italia. PPI berharap salah satunya dengan rencana kerja sama dengan Esro dapat membuka potensi transaksi antara RI dengan Belanda.

Menurut data Kementerian Perdagangan, produk-produk yang banyak diminati Belanda dan negara Eropa lainnya dari Indonesia di antaranya rotan dan berbagai bumbu dan rempah-rempah.

Data Kedubes RI untuk Belanda, tercatat pada tahun 2020 ekspor Indonesia ke Uni Eropa sebesar USD 14,3 miliar dengan negara tujuan utama Belanda, Jerman, Italia, Spanyol, dan Belgia. Kinerja ekspor ke Belanda pada masa pandemi ini tidak mengalami penurunan bahkan beberapa produk justru meningkat seperti rempah, lada, home décor, rotan, kayu, pakaian jadi, dan alas kaki.

Meningkatnya minat pasar internasional terhadap rempah-rempah Indonesia bukanlah sesuatu yang baru karena kualitas produknya yang baik. Melihat iklim dan cuaca negara Eropa di mana tidak semua kebutuhan rempah-rempah dapat terpenuhi, maka hal tersebut menjadikan potensi besar bagi Indonesia.

PPI dalam kiprahnya sebagai BUMN yang bergerak di bidang trading, akan segera melakukan integrasi dengan logistik, di mana pada saat ini dalam proses merger BGR ke dalam PPI akan menghasilkan kekuatan dan aspirasi menjadi end to end service provider di bidang trading dan logistic yang terdigitalisasi.

Dalam akselerasi program ekspor, PPI siap memberikan upaya terbaik dengan ditunjang oleh 32 cabang, 22 Divisi Regional, dan 6 Representative Office di dunia.

“PPI melakukan intergrasi yang menyesuaikan strategic direction dengan para pemegang saham, dalam hal ini melalui akses dukungan Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Kami menjadikan pengembangan pasar ekspor ini sebagai strategic inisiatif PPI di holding pangan,” pungkas Nina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Hari Pangan Sedunia, PPI Lakukan Panen Raya Lewat Agro Solution

Jelang Hari Pangan Sedunia, PPI Lakukan Panen Raya Lewat Agro Solution

Bisnis | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Perkuat Rantai Pasok Pangan, PPI Jadi Distributor Eksklusif Pupuk Petrokimia Gresik

Perkuat Rantai Pasok Pangan, PPI Jadi Distributor Eksklusif Pupuk Petrokimia Gresik

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 06:37 WIB

PP Merger dan Rancangan Penggabungan BGR ke PPI Terbit, Direksi Gelar Sosialisasi

PP Merger dan Rancangan Penggabungan BGR ke PPI Terbit, Direksi Gelar Sosialisasi

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 07:59 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB