Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Perusahaan Permen Terkenal Asal Swedia Pilih PHK 100 Pekerja

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 01 Mei 2025 | 18:29 WIB
Perusahaan Permen Terkenal Asal Swedia Pilih PHK 100 Pekerja
Perusahaan permen terkenal asal Swedia pilih pHK 100 pekerja

Suara.com - Grup permen Cloetta akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawannya. Perusahaan tersebut memangkas hingga 100 pekerjaan di seluruh operasinya di Eropa pada akhir tahun. Keputusan ini merupakan bagian dari rencana perusahaan yang berpusat di Swedia untuk mencocokkan struktur organisasinya dengan prioritas strategis baru. Informasi yang diumumkannya pada bulan Maret untuk mendorong pertumbuhan.

Perubahan tersebut, yang memengaruhi pekerjaan tingkat komersial dan grup, diharapkan menghasilkan penghematan tahunan sebesar 72,4 juta dollar AS hingga 84,5 juta dollar AS. Perusahaan yang membuat cokelat batangan ini mengantisipasi dampak finansial penuh dari perpindahan tersebut pada kuartal pertama tahun 2026.

Cloetta mengatakan perubahan yang diusulkan tunduk pada negosiasi dengan pejabat serikat pekerja. Mereka berharap dapat memberikan rincian lebih lanjut pada bulan Oktober.

Sebagai bagian dari perubahan tersebut, tim manajemen Cloetta akan disederhanakan dari sepuluh menjadi sembilan anggota. Tim baru tersebut akan mencakup presiden dan CEO Katarina Tell. Lalu jabataan presiden area Scandinavia & Travel Retail Ulrika Palm CFO diisi oleh Frans Rydén.

“Cloetta berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan yang menguntungkan dan memperkuat posisi pasar kami melalui prioritas strategis yang jelas dan pelaksanaan yang terfokus," kata Tell dilansie Just Food, Rabu (30/4/2025).

“Perubahan yang direncanakan merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa Cloetta akan menjadi perusahaan yang lebih terfokus dan efisien dengan kecepatan dan kelincahan yang ditingkatkan," tambahnya.

Selain itu, prioritas strategis baru perusahaan, yang diumumkan pada bulan Maret, menguraikan tiga prioritas. Pertama adalah menang dengan apa yang disebut merek "super". Cloetta berencana untuk fokus di seluruh pasar intinya pada sepuluh merek terpilih untuk mendorong pertumbuhan yang menguntungkan melalui peningkatan distribusi dan dengan terus membawa merek tersebut ke kategori baru.

Lalu kedua adalah tumbuh melampaui pasar inti grup dengan fokus yang lebih besar pada Jerman dan Inggris sebagai negara-negara Eropa dengan penjualan eceran gula-gula terbesar dan konsumsi per kapita tertinggi. Cloetta juga mengincar Amerika Utara untuk membangun permintaan permen Swedia.

Prioritas strategis ketiganya adalah unggul dalam pemasaran dan inovasi" dengan mempercepat pengembangan produk baru yang didukung oleh efektivitas pemasaran yang berkelanjutan. Untuk mendukung tujuan ini, Cloetta mengatakan akan meningkatkan model operasinya melalui manajemen pendapatan bersih, mengoptimalkan rantai pasokannya dan membangun struktur operasi yang efektif, di samping M&A yang selektif.

baca juga

Cloetta juga meningkatkan target pertumbuhan penjualan organik jangka panjangnya menjadi 3-4% per tahun, naik dari target pertumbuhan yang diumumkan sebelumnya sebesar 1-2%. Target margin EBIT jangka panjang yang disesuaikan dari grup tersebut tetap tidak berubah pada 14%, dengan tambahan perusahaan tersebut bertujuan untuk mencapai setidaknya 12% pada tahun 2027.

Pada bulan Februari, Cloetta menunda rencana untuk pabrik gula-gula baru di Belanda tanpa batas waktu setelah Tell menangguhkan investasi tersebut. Cloetta menjual label kacang panggang Nutisal kepada perusahaan Belanda The Monchy Food Company dengan harga sekitar 5,4 juta dollar AS pada bulan Juni lalu.

Sementara itu, berapa perusahaan swasta telah melakukannya. Salah satunya adalah Coty mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan karyawannya. Perusahaan akan memangkas sekitar 700 karyawan di seluruh dunia.

Keputusan PHK ini sebagai bagian dari inisiatif pemotongan biaya yang ditingkatkan, yang akan mewakili sekitar 5 persen dari total tenaga kerjanya. Kepala eksekutif Coty Sue Nabi menyoroti peraturan tarif, lanskap geopolitik baru, dan perubahan perilaku konsumen sebagai faktor yang memengaruhi keputusan tersebut.

Menurut pesan yang dikirimkan email iti , pemutusan hubungan kerja akan mulai dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini tentu membuat karyawan menjadi cemas atas pengumuman phk tersebut. Rencana tersebut juga mencakup perombakan organisasi di kantor regionalnya yang dikatakan akan memungkinkan pengambilan keputusan dan pelaksanaan yang lebih cepat, sistem perencanaan permintaan bertenaga AI, dan peningkatan jalur inovasinya.

Dalam pernyataan tersebut, perusahaan mengatakan rencana awal, yang dimulai pada tahun 2021, telah berhasil, dengan sekitar 700 juta dollar AS yang dihemat sejauh ini. Saham Coty telah turun sekitar 35 persen dalam enam bulan terakhir, karena perusahaan gagal mencapai estimasi triwulanan pada bulan Februari.

Adapun, laba tahunannya akan berada di ujung bawah perkiraannya karena permintaan untuk produk kecantikan massal di pasar utama seperti AS dan Australia akan mengimbangi keuntungannya di segmen wewangian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan

Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:08 WIB

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Purbaya Bakal Terapkan Pajak Baru Jika Ini Terjadi di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Prabowo Ungkap RAPBN 2027: Belanja Negara Tembus Rp4.097 Triliun

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Transfer ke Daerah di RAPBN 2027 Naik 5,5 Persen

Transfer ke Daerah di RAPBN 2027 Naik 5,5 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Terkini

Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg

Diserap untuk MBG, Harga Ayam Justru Meroket Jadi Rp38.000/kg

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:15 WIB

8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI

8 Kontribusi BRI untuk Indonesia Dalam Momentum HUT ke-81 RI

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT

Tebus Sembako Rp100 Ribu, Pertamina Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Sekaligus Bantu Korban Gempa NTT

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka

Bromo Belum Sepenuhnya Aman: Debu Setan Mengancam Savana yang Terluka

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:11 WIB

HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM

HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan

Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×