Agenda Baru Perkotaan dan Implementasinya di Indonesia

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 08:51 WIB
Agenda Baru Perkotaan dan Implementasinya di Indonesia
Presiden Joko Widodo. (Istimewa)

Suara.com - Pesatnya urbanisasi di Indonesia pada setengah abad terakhir menimbulkan beragam tantangan dalam penyediaan perumahan, infrastruktur dan pengembangan perkotaan. Namun Indonesia telah berkomitmen dalam beragam agenda pembangunan yang berkelanjutan, salah satunya adalah Agenda Baru Perkotaan atau New Urban Agenda (NUA).

Pada dasarnya, visi, prinsip dan komitmen NUA mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau yang lebih dikenal sebagai Sustainable Developmetn Goals (SDGs). NUA berfokus pada tujuan ke-11 yaitu ‘Menjadikan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan’ meskipun tujuan-tujuan lainnya dari SDGs juga terkandung di dalam NUA.

NUA berupaya untuk mendorong aksi-aksi di tingkat lokal dalam menghadapi tantangan pembangunan dan telah menjadi standar global dalam merencakan, mengatur dan hidup di kawasan perkotaan. Jika SDGs memiliki 17 tujuan untuk tercapai pada tahun 2030, lain halnya dengan NUA. NUA diagendakan untuk tercapai pada tahun 2036 dan memiliki komponen yang terdiri dari 175 butir dan terbagi ke dalam visi, prinsip dan komitmen.

Berangkat dari pentingnya isu urbanisasi dan dalam rangka mewujudkan kota layak huni dan berkelanjutan, PBB, melalui UN-Habitat, menyelenggarakan pertemuan global Konferensi Habitat setiap 20 tahun. Konferensi Habitat I diadakan di Vancouver, Kanada pada tahun 1976, yang menghasilkan Vancouver Declaration on Human Settlements. Konferensi Habitat II berlangsung di Istanbul, Turki, di tahun 1996, dengan hasil Istanbul Declaration yang mendorong terwujudnya tujuan universal hunian yang layak bagi semua dan pembangunan permukiman yang berkelanjutan. Konferensi Habitat III diselenggarakan di Quito, Ekuador di tahun 2016. Konferensi inilah yang menghasilkan kesepakatan global untuk mencapai pembangunan perkotaan dan permukiman yang berkelanjutan dalam bentuk deklarasi NUA.

Indonesia telah menunjukkan komitmen pada ketiga deklarasi dan Agenda Habitat tersebut. UU No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) misalnya, pada bagian Penjelasan telah menyebutkan pastisipasi aktif Indonesia  dalam kegiatan UN-Habitat dan kesesuaian jiwa dan semangat Agenda 21 dan Agenda Habitat dengan UU PKP tersebut:

“Sebagai bagian dari masyarakat internasional yang turut menandatangani Deklarasi Rio de Janeiro, Indonesia selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diprakarsai oleh UN-Habitat. Jiwa dan semangat yang tertuang dalam Agenda 21 dan Deklarasi Habitat II adalah bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar manusia dan menjadi hak bagi semua orang untuk menempati hunian yang layak dan terjangkau (adequate and affordable shelter for all). Dalam Agenda 21 ditekankan pentingnya rumah sebagai hak asasi manusia. Hal itu telah sesuai pula dengan semangat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945”.

Komitmen Indonesia juga tertuang secara verbal melalui pidato Sambutan Presiden pada puncak peringatan Hari Habitat Dunia 2020  ( global observance of World Habitat Day) pada 5 Oktober 2020 di Surabaya: "kita meyakinkan kepada dunia bahwa Agenda Baru Perkotaan Tahun 2036 tidak bisa ditunda-tunda lagi”. Untuk Indonesia sendiri, diperkirakan pada tahun 2030, dari hampir 300 juta jiwa penduduk, 63,4 persen tinggal di perkotaan. Karena itulah, persoalan penataan perkotaan dan NUA menjadi sangat penting.

Kementerian PUPR, sebagai focal point dari UN-Habitat di Indonesia, telah menyusun laporan pendahuluan implementasi NUA di Indonesia dengan pelibatan beragam Kementerian/Lembaga.  Sebagai laporan resmi dari pemerintah Republik Indonesia, laporan pendahuluan ini telah dapat diakses pada platform NUA milik UN-Habitat sejak tanggal 4 Oktober 2021 yang bersamaan dengan Hari Habitat Dunia. Pelaporan ini menjadi satu hal yang patut dibanggakan karena dari total jumlah 195 negara , baru 19 negara yang sudah menyampaikan dengan Indonesia, Laos, dan Turki yang mewakili dari benua Asia.

Laporan pendahuluan implementasi NUA Indonesia. (Dok: Kementerian PUPR)
Laporan pendahuluan implementasi NUA Indonesia. (Dok: Kementerian PUPR)

Dalam laporan implementasi NUA disampaikan bahwa Indonesia telah berkomitmen untuk memberantas kemiskinan dalam segala bentuk dengan meningkatkan inklusi sosial dan mencapai hasil yang menggembirakan.  Salah satu upaya pengentasan kemiskinan dilakukan melalui peningkatan akses terhadap infrastruktur dasar, termasuk perumahan, air minum, pengelolaan sampah, dan sanitasi. Penyediaan perumahan masih menjadi salah satu tantangan yang cukup besar karena lebih dari sepertiga penduduk Indonesia masih tinggal di permukiman kumuh, informal, dan rumah yang tidak layak huni. Hal ini juga tercermin pada data statistik dimana perumahan, bersama dengan BBM, listrik, dan air, menjadi komoditas pengeluaran bulanan per kapita yang tertinggi, hingga mencapai 26%. Namun seiring dengan berjalannya program Sejuta Rumah sejak tahun 2015 dan bergulirnya program Kota Tanpa Kumuh, tantangan ini berangsur mulai teratasi. Peningkatan akses air minum, sanitasi dan pengelolaan persampahan juga dialami dengan pesat karena adanya beragam program hibah serta infrastruktur berbasis masyarakat yang tersebar pada 5590 desa di tahun 2021 ini saja, belum jumlah lokasi di tahun-tahun sebelumnya.

baca juga

Transportasi umum yang aman dan efisien juga dapat diakses oleh masyarakat dengan Mass Rapid Transit (MRT), Light Rapid Transit (LRT) dan  Bus Rapid Transit (BRT) yang tersebar di 19 kota, dan kini mulai diintergrasikan dengan beragam moda transportasi lain dalam kawasan Transit Oriented Development yang memiliki fungsi ruang campuran. Beragam upaya telah dilakukan untuk meningkatkan akses terhadap energi terbarukan, mulai dari PLTB yang melayani pada skala regional sampai dengan solar panel pada skala bangunan maupun infrastruktur bendungan. Tidak terhenti pada pemanfaatan tenaga surya, sampah juga mulai dikelola untuk menghasilkan energi pada PLTSa dan dimanfaatkan pada pembangunan jalan. Sebagai salah kebutuhan dasar sejak dekade terakhir, akses terhadap Internet juga terus ditingkatkan dengan jaringan fiber optic dalam proyek Palapa Ring. Hal ini ditujukan untuk memastikan tersedianya akses bagi pengguna internet yang terus meningkat dimana Indonesia tercatat sebagai negara keempat di dunia dengan 171 juta orang pengguna internet dan lebih dari 80% merupakan pemuda.    

Perhatian pada semua kelompok secara non-diskriminatif dalam perencanaan pembangunan telah diwujudkan melalui berbagai lini, mulai dari regulasi yang memprioritaskan penyandang disabilitas dalam mendapatkan akses pekerjaan dan pelayanan umum sampai dengan kemudahan dalam memanfaatkan bangunan gedung. Persyaratan kemudahan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung ditujukan untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas, manula, anak-anak dan perempuan dapat memiliki akses terhadap bangunan gedung dan sarana publik yang terdapat di dalamnya.Perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat, termasuk perempuan dan anak juga sudah diterapkan untuk memastikan bahwa penyediaan infrastruktur dan penyelenggaraan pembangunan perkotaan pada umumnya tidak meninggalkan seorang pun (leave no one behind).

Kebudayaan dan ekonomi informal tidak luput dalam perhatian. Dengan proporsi pekerja informal yang tinggi, 99,99% perusahaan Indonesia masuk ke dalam kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang berkontribusi pada lebih dari setengah porsi PDB. Untuk itu, UU Cipta Kerja serta One Submission System (OSS) dihadirkan dalam mempermudah perizinan.  Ekonomi kreatif di Indonesia yang didominasi oleh sektor kuliner, fashipn, dan kriya juga turut berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital.

Secara spasial, perencanaan perkotaan telah menyeimbangkan pembangunan dengan membangun pusat pertumbuhan baru serta menghindari urban sprawl dengan perencanaan 11 kota baru dan  7 kawasan metropolitan luar Jawa seperti Mebidangro pada RPJMN 2015-2019 lalu.

Indonesia juga terus mengupayakan mitigasi perubahan iklim dan ketangguhan terhadap bencana. Jumlah provinsi serta kota/kabupaten yang memiliki dokumen reduksi risiko bencana terus meningkat setiap tahunnya, seiring dengan meningkatnya kepedulian semua pihak terhadap ancaman bencana yang ada dan kecanggihan teknologi yang digunakan untuk prediksi dan sistem peringatan dini yang user-friendly. Reduksi jejak karbon, selain ditempuh melalui penggunaan energi terbarukan, juga diupayakan dengan implementasi bangunan gedung hijau yang kini digalakkan dengan penilaian kinerja bangunan gedung hijau melalui Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 tahun 2021.

Selain pencapaian implementasi NUA, sejumlah best practices yang telah diaplikasikan di beberapa daerah di Indonesia turut disampaikan. Beberapa diantaranya adalah pemanfaatan gas metana di Malang, pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel di Cilacap dan Tuban, retrofitting bangunan rumah susun sebagai rumah sakit darurat Covid-19, pembangunan PLBN, serta konservasi bangunan cagar budaya Tangsi Mempura di Siak. Aplikasi pembiayaan KPR perumahan siKumbang, siKasep dan siPetruk juga turut menjadi salah satu best practice dengan updating data stok perumahan oleh pengembang, memberikan data detil perumahan subsidi bagi konsumen, dan  memastikan kualitas konstruksi rumah subsidi oleh tenaga konstruksi yang bersertifikat.

Pencapaian implementasi NUA pada dasarnya menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pembangunan perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan namun tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada terhentinya progress atau bahkan kemunduran di sejumlah aspek namun terbantu dengan sejumlah intervensi pemerintah. Kemiskinan dan peningkatan pengangguran, misalnya, mengalami sedikit peningkatan namun kini telah kembali ke posisi sebelum pandemi Covid-19. Namun pada sisi lain, pandemi Covid-19 mempercepat penggunaan teknologi informasi dan komunikasi pada beragam fungsi yang memungkinkan untuk bekerja dan sekolah dari rumah.

Pelaporan NUA memuat penyampaian gambaran pencapaian implementasi NUA serta penyampaian  best practices dalam pembangunan permukiman dan perkotaan untuk menunjukkan inovasi dan keberhasilan Indonesia untuk menjadi lesson learned bagi dunia internasional. Review terhadap pelaporan adalah kunci progress pencapaian agenda pembangunan yang berkelanjutan, tinggal 15 tahun lagi  untuk menunjukkan hasil dari implementasi NUA. Waktu yang tidak lama mengingat masih banyaknya tantangan yang dihadapi. Oleh sebab itu, pelaporan Implementasi NUA menjadi salah satu basis data penting untuk menentukan rencana tindak lanjut yang sistematis. Serangkaian tugas lainnya untuk implementasi NUA telah menanti mengingat tantangan ke depan yang akan semakin menantang, terutama untuk mitigasi dan ketangguhan terhadap beragam jenis bencana dan adaptasi perubahan iklim. Untuk itu, salah satu kuncinya  berada pada keterlibatan semua orang untuk kesiapsiagaan terhadap bencana serta mengurangi emisi karbon sebagaimana kampanye publik pada peringatan Hari Habitat dan Hari Kota Dunia 2021 dengan gerakan #AyoDietKarbon.

Fenita Indrasari
Fungsional Perekayasa Muda
Balai Kawasan Permukiman dan Perumahan
Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Ribu Pendatang Serbu Jakarta, Ini Langkah Ahok

Puluhan Ribu Pendatang Serbu Jakarta, Ini Langkah Ahok

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 16:05 WIB

Djarot Ingatkan Usai Lebaran Jangan Bawa Orang Baru ke Jakarta

Djarot Ingatkan Usai Lebaran Jangan Bawa Orang Baru ke Jakarta

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 12:35 WIB

Warga Bekasi Diprediksi Bertambah 41.000 Jiwa Pascalebaran

Warga Bekasi Diprediksi Bertambah 41.000 Jiwa Pascalebaran

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 01:17 WIB

68.000 Pendatang ke Jakarta, Kapolda: Jangan Melanggar Hukum

68.000 Pendatang ke Jakarta, Kapolda: Jangan Melanggar Hukum

News | Selasa, 05 Agustus 2014 | 13:42 WIB

Agar Jakarta Tak Diserbu Pendatang, Ahok Minta Jokowi Laksanakan UU Desa

Agar Jakarta Tak Diserbu Pendatang, Ahok Minta Jokowi Laksanakan UU Desa

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 13:22 WIB

Urbanisasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Cina

Urbanisasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Cina

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2014 | 12:39 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×