Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 17:48 WIB
Aset Kripto Senilai Rp1,8 Triliun Dicuri Hacker, Pelaku Pakai Flash Loan Attack
Kripto Ethereum (Unsplash)

Suara.com - Kripto senilai US$130 juta atau setara dengan Rp1,8 triliun di aplikasi Cream Finance raib digondol hacker.  Sebagian besar kripto yang dicuri adalah CREAM, native crypto aplikasi desentralistik di ethereum.

Kasus ini pertama kali dikabarkan oleh perusahaan PeckShield pada Rabu (27/10/2021) malam. Bukti transaksi pencurian juga disematkan oleh perusahaan itu.

Modus pelaku menggunakan cara 'flash loan attack', yakni peretas menukar ETH menjadi USDC di Uniswap V3 senilai US$7,4 juta dilanjutkan 'flash loan' lebih dari 500 ribu ETH lewat Aave Protocol V2.

Pelaku lantas menukar atau swap aset 6,3 juta USDC menjadi DAI di Uniswap V3. Dua kripto yang diketahui merupakan stablecoin bernilai dolar AS.

Address asal pencurian itu kini dilabeli dengan 'Cream Finance Flash Loan Exploiter' yang menunjukkan bukti kejahatan pelaku.

Mengutip dari Decrypt via Blockchainmedia, total nilai kripto yang dicuri mencapai US$130 juta, di mana sebagian besar adalah kripto CREAM.

Kabar ini sudah dikonfirmasi Tim Cream Finance dan sudah melakukan sejumlah langkah pencegahan guna menghindari hal-hal serupa.

“Dengan bantuan teman-teman dari @iearnfinance dan komunitas lainnya, kami dapat mengidentifikasi kerentanan dan menambalnya. Sementara itu, kami telah menghentikan pasar pinjaman v1 kami di Ethereum,” sebut tim Cream Finance, dilansir dari TheBlock.

Flash Loan Attack adalah manipulasi pasar secara murni tanpa benar-benar melanggar aturan di smart contract untuk membayar kembali pinjaman sebelum transaksi pinjaman kilat (flash loan) ditutup.

Metode ini mulai banyak digunakan penjahat siber setelah sistem keuangan desentralistik ini mulai marak pada tahun lalu.

Ini bukan kali pertama serangan hacker dilakukan di Cream Finance, sebelumnya peretasan terjadi pada Februari 2021, peretas mencuri kripto senilai US$37,5 juta hanya dalam satu jam.

Kemudian pada Agustus 2021, lebih dari ada 418 juta token AMP dan 1.300 ETH yang melayang. Harga kripto CREAM sempat anjlok 28 persen setelah serangan ini.

DeFi lainnya yang bernasib serupa adalah Poly Network dengan kerugian mencapai US$600. Ini adalah peretasan terbesar dalam sejarah DeFi dan kripto. Namun, peretas berbaik hati mengembalikan semuanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 13:32 WIB

Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan

Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Sumsel | Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:20 WIB

Ngeri! Selama Pandemi Serangan Siber Pada Sektor Keuangan Meningkat

Ngeri! Selama Pandemi Serangan Siber Pada Sektor Keuangan Meningkat

Jatim | Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:07 WIB

Aset Kripto Kini Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia, dan Bisa untuk Beramal

Aset Kripto Kini Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia, dan Bisa untuk Beramal

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:44 WIB

Bitcoin, Ethereum Hingga Dogecoin Keok, SHIB Malah Makin Kuat Gak Ada Obat!

Bitcoin, Ethereum Hingga Dogecoin Keok, SHIB Malah Makin Kuat Gak Ada Obat!

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB