Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pertamina Dukung Target Pemerintah Tekan Emisi Gas Rumah Kaca

Liberty Jemadu

Selasa, 02 November 2021 | 00:03 WIB
Pertamina Dukung Target Pemerintah Tekan Emisi Gas Rumah Kaca
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati saat konferensi pers terkait penanganan kebakaran di kompleks pertangkian T39, Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (12/6/2021). [ANTARA/Sumarwoto]

Suara.com - Perseroan Terbatas Pertamina mengimplementasikan sejumlah inisiatif untuk mendukung target pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor energi.

Menurut Direktur Utama & CEO Pertamina Nicke Widyawati, BUMN itu fokus pada pengurangan emisi gas, terutama di bidang transportasi jalan raya, penerbangan, perkapalan, serta industri kimia dan petrokimia - yang berdasarkan grafik dunia, memberikan kontribusi kurang dari 20 persen emisi karbon.

"Pengurangan emisi karbon terbesar berasal dari efisiensi operasi kami di fasilitas kilang dan hulu, pemanfaatan gas suar, pemanfaatan kembali limbah panas di kilang dan hulu, serta inisiatif energi lainnya dari panas bumi," kata Nicke saat berbicara dalam diskusi panel tentang ekonomi hijau yang diselenggarakan di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) di Glasgow, Skotlandia, Senin.

Untuk mencapai target pengurangan 25,9 juta ton CO2 pada tahun 2030, Pertamina telah melakukan beberapa inisiatif, antara lain meningkatkan kapasitas panas bumi menjadi 1.065 megawatt serta mengembangkan pembangkit listrik berbasis air dan surya, yang masing-masing ditargetkan mencapai 715 megawatt dan 3.100 megawatt.

BUMN energi itu sedang dalam pengembangan kilang hijau di Plaju dan Cilacap yang akan beroperasi pada tahun 2025.

Pertamina juga turut serta dalam perusahaan patungan baterai Indonesia dengan mengembangkan ekosistem baterai EV, termasuk bisnis swapping dan charging, serta mengembangkan pabrik methanol untuk gasifikasi yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2025.

"Dahulu energi kilang kami dari bahan bakar, sekarang kami beralih ke gas dan juga sebagian dari solar," kata Nicke.

Inisiatif lain yang dilakukan Pertamina untuk membantu mengurangi emisi gas rumah kaca antara lain pengembangan bioenergi, ekonomi karbon sirkular, serta energi baru dan terbarukan.

"Kami memiliki target ambisius untuk mengubah energi di fasilitas kami menjadi 30 persen bauran energi dari energi baru dan terbarukan," kata Nicke.

baca juga

Pertamina mencatat penurunan emisi sebesar 27,08 persen selama periode 2010—2020, atau melebihi target nasional pengurangan emisi gas rumah kaca (NDC) pada tahun 2020 sebesar 26 persen.

Di bidang energi, pemerintah Indonesia memiliki ambisi untuk menurunkan emisi CO2 sebanyak 314 juta ton pada tahun 2030, termasuk 183,66 juta ton atau lebih dari 50 persen di antaranya merupakan target sektor energi baru dan terbarukan (EBT).

Berdasarkan peta jalan transisi energi Indonesia, disebutkan bahwa dari kondisi bauran energi saat ini yang masih berada pada level sekitar 9 persen, akan meningkat menjadi 23 persen pada tahun 2025, dan terus meningkat hingga diproyeksikan berada di level 31 persen pada tahun 2050.

Melalui peta jalan pengembangan EBT itu, pemerintah meyakini sektor energi akan menurunkan emisi sebesar 314—398 juta ton CO2. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Panggil Mantan Direksi PT Pelabuhan Penajam soal PPT ET

KPK Panggil Mantan Direksi PT Pelabuhan Penajam soal PPT ET

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:24 WIB

Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz

Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:23 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB

Demi Peningkatan Layanan pada Masyarakat, Pertamina Harus Jadi Lokomotif Ketahanan Energi Nasional

Demi Peningkatan Layanan pada Masyarakat, Pertamina Harus Jadi Lokomotif Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:30 WIB

Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB

Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata

Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:31 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:11 WIB

BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?

BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:35 WIB

Terkini

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

×