Pesan Mentan ke Petani Milenial: Kembangkan Banyak Komoditas agar Menguntungkan

Fabiola Febrinastri

Rabu, 03 November 2021 | 20:45 WIB
Pesan Mentan ke Petani Milenial: Kembangkan Banyak Komoditas agar Menguntungkan
Mentan, Syahrul Yasin Limpo dan petani milenial. (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo minta petani milenial, Viola Az-Zahra, yang mengelola sayuran di 9 hektare lahan pertanian miliknya untuk mengembangkan lebih banyak komoditas terkait dengan keuntungan produksi.

Hal ini diungkapkannya di akhir rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Barat hari ini untuk meninjau secara langsung lahan petani milenial ke Cikalong Wetan, Bandung Barat.

"Menjadi petani milenial itu keren. Saya mau hitung-hitungan. Kalau 1 hektare menghasilkan seledri sebanyak 40 ton, dengan harga tertinggi Rp30.000, berarti bisa menghasilkan Rp120 juta. Jangan satu atau tiga komoditas saja untuk dikelola, minimal harus bisa tujuh komoditas biar menghasilkan," ujarnya, Jabar, Rabu (3/11/2021).

Mentan menegaskan, banyak komoditas hortikultura yang dapat diusahakan dan menjanjikan di lahan tersebut, mulai dari pra produksi, produksi hingga pengelolaan pasca panennya.

"Di sini komoditas yang diusahakan harus digabung, harus ada minimal tujuh komoditi. Kan ada yang sayuran yang dapat menghasilkan per dua bulan, yang per tiga bulan. Lalu ada hasilnya diolah menggunakan mesin packaging" paparnya.

Mentan meminta agar para petani milenial berinovasi dan berkreasi membangun bangsa melalui sektor pertanian dengan kelembagaan yang baik, karena pertanian menjadi tumpuan perekonomian bangsa saat ini

"Kalau di luar negeri, satu hektare yang dikelola dapat menghasilkan Rp40 miliar. Oleh sebab itu, pertanian di sini harus digarap dan pengelolaannya harus benar, karena nanti kita akan kuat. Coba jangan hanya satu petani milenial, saya minta bangun sepuluh petani milenial di sini," tambahnya.

Lebih lanjut Mentan menginstruksikan kepada para jajarannya, agar membantu pengelolaan secara kelembagaan dan teknologi pertaniannya.

"Petani milenial tak perlu bantuan, tapi perlu didampingi, dan perlu hitung-hitungan. Harus ada teknologi setelah produksi. Prof Dedi (Kepala BBSDMP) bantu ini, Litbang tolong turun urus ini" pintanya.

baca juga

Sementara itu CEO Minaqu, Ade Wardhana Adinata menjelaskan, potensi dan bisnis tanaman sayur seperti yang dikelola Viola dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

"Ini potensi yang dapat dipegang oleh kaum muda, dari sini kita bisa memenuhi pasar," katanya.

Berkaitan dengan hal ini, Ade dan Viola menyampaikan terimakasih atas perhatian dan dukungan besar Mentan dalam mendorong pengembangan dan pendampingan petani milenial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Per 1 November, Realisasi KUR Capai Rp71,854 Triliun atau 102,65% dari Alokasi Dana

Per 1 November, Realisasi KUR Capai Rp71,854 Triliun atau 102,65% dari Alokasi Dana

Bisnis | Rabu, 03 November 2021 | 20:34 WIB

Keripik Kentang Jawa Barat Diekspor ke Amerika dan China, Nilainya Fantastis

Keripik Kentang Jawa Barat Diekspor ke Amerika dan China, Nilainya Fantastis

Jabar | Rabu, 03 November 2021 | 19:13 WIB

Stabilkan Harga Telur Ayam, Mentan SYL Serap Satu Juta Butir dari Peternak Mandiri

Stabilkan Harga Telur Ayam, Mentan SYL Serap Satu Juta Butir dari Peternak Mandiri

Bisnis | Senin, 01 November 2021 | 20:07 WIB

Momen Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Acungkan Badik

Momen Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Acungkan Badik

Sulsel | Senin, 01 November 2021 | 10:05 WIB

Kementan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pupuk Bagi Petani

Kementan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pupuk Bagi Petani

Bisnis | Senin, 01 November 2021 | 09:48 WIB

Mentan Hasil Pertanian Takalar Jadi Gerbang Komoditas Andalan

Mentan Hasil Pertanian Takalar Jadi Gerbang Komoditas Andalan

Sulsel | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 21:13 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×