Pupuk Kaltim Terus Fasilitasi Penggunaan Tanda SNI ke Produk UMKM Mitra Binaannya

Iwan Supriyatna

Senin, 08 November 2021 | 06:11 WIB
Pupuk Kaltim Terus Fasilitasi Penggunaan Tanda SNI ke Produk UMKM Mitra Binaannya
Pengembangan UMKM lokal yang berdaya saing menjadi sasaran utama pembinaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT).

Suara.com - Pengembangan UMKM lokal yang berdaya saing menjadi sasaran utama pembinaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT), yang terus didorong untuk meningkatkan mutu dan kualitas dalam memberikan jaminan kepada konsumen.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memfasilitasi pengurusan penggunaan tanda Standar Nasional Indonesia (SNI) oleh produk mitra binaan Perusahaan.  

Setelah usaha Batik Beras Basah dan Batik Kuntul Perak, kini sektor usaha makanan ringan turut difasilitasi pencapaian Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), diantaranya usaha Amplang Ikan Barokah dan Abon Jaya Mandiri. Keduanya telah mendapatkan sertifikat SPPT SNI pada 2019 dan 2020. 

Owner Amplang Ikan Barokah Suratmin, mengungkapkan pembinaan PKT sangat berpengaruh terhadap perkembangan usaha yang dilakoninya, baik untuk permodalan maupun pendampingan penguatan kapasitas usaha, hingga akhirnya difasilitasi mendapatkan SPPT SNI pada Desember 2020.

Pencapaian itu menjadi tonggak kemajuan usahanya yang kini mampu menembus pasar regional dan nasional, dengan total produksi antara 5.000 - 7.000 bungkus per bulan. 

Melalui pembinaan PKT, usaha amplang rumahan yang awalnya dia mulai untuk menunjang usaha bakso dan mie ayam di salah satu pasar tradisional Bontang pada 2016, akhirnya diseriusi dengan proses produksi yang jauh lebih baik.

PKT secara rutin memberikan berbagai pelatihan hingga bantuan hibah peralatan untuk menunjang usahanya, yang secara bertahap mampu berkembang hingga kini.

“Termasuk untuk mendapatkan Sertifikat Halal dan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dari Kementerian KKP juga difasilitasi, karena kami bergerak di usaha perikanan maka SKP wajib ada. Itu semua didapatkan dari pembinaan dan pendampingan PKT,” ujar Suratmin ditulis Senin (8/11/2021).

Setelah beragam promosi dengan pangsa pasar yang terbilang bagus untuk lokal Bontang, PKT pun mendorong usaha Amplang Barokah mendapatkan SPPT SNI, menyusul dua usaha batik binaan yang sebelumnya telah mendapatkan sertifikat serupa dari BSN. Seluruh proses produksi hingga kemasan melalui verifikasi LSPro, hingga akhirnya dinyatakan layak mendapatkan SPPT SNI.

baca juga

Kini usaha amplang Suratmin telah melayani pasar Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Jawa, hingga Sulawesi. Dirinya juga mampu memberikan pekerjaan bagi masyarakat sekitar tempat tinggalnya di Kelurahan Loktuan Bontang Utara, bahkan menjadi lokasi praktik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia terkait tata kelola hasil perikanan laut.

Suratmin juga mulai membuka sistem penjualan reseller untuk beberapa daerah, dengan potensi pasar yang terbilang sangat baik.

“Semuanya berkat pendampingan PKT hingga kami bisa mendapatkan sertifikat SNI, karena konsumen pasti melihat standar yang kita berikan. Tanpa ada campur tangan dari PKT, kami yakin usaha amplang Barokah belum sampai di titik ini dan masih berskala lokal,” tutur Suratmin. 

Hal senada juga diungkapkan Astril Wedy, owner Abon Jaya Mandiri di Kelurahan Loktuan Bontang Utara, yang telah meraih SPPT SNI pada akhir 2019. Dirinya mengaku jika jaminan kualitas yang sesuai SNI, memberikan dampak secara signifikan terhadap perkembangan usaha yang telah dirintis sejak 2017.

Astril mengatakan awalnya kurang optimis mampu mendapatkan SPPT SNI, karena awam dengan pengurusan berbagai dokumen dan persyaratan. Namun dengan pembinaan dari PKT yang tak hanya memberikan permodalan dan promosi usaha, dia didampingi secara intensif hingga berhasil melalui verifikasi tim internal Perusahaan maupun LSPro.

“Jadi awalnya audit mutu dulu dari tim PKT, setelah itu baru LSPro untuk seluruh tahapan proses produksi hingga bahan yang digunakan. Kami merasa sangat dibantu dan didampingi PKT untuk lebih maju hingga akhirnya mendapatkan label SNI,” terang Astril. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Hadirkan Ragam Produk Unggulan Ber-SNI di Indonesia Quality Expo

Pupuk Kaltim Hadirkan Ragam Produk Unggulan Ber-SNI di Indonesia Quality Expo

Bisnis | Senin, 08 November 2021 | 06:05 WIB

Menko Airlangga Ingin Peningkatan Potensi Ekonomi Digital untuk Mendukung UMKM

Menko Airlangga Ingin Peningkatan Potensi Ekonomi Digital untuk Mendukung UMKM

Bisnis | Minggu, 07 November 2021 | 11:08 WIB

Puncak Acara IT Days 2021, HMIF Sanata Dharma Gelar Talkshow Terkait UMKM

Puncak Acara IT Days 2021, HMIF Sanata Dharma Gelar Talkshow Terkait UMKM

Jogja | Sabtu, 06 November 2021 | 16:31 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×