Greenpeace: Waspadai Dampak Migrasi Mikroplastik Galon Sekali Pakai

Iwan Supriyatna

Rabu, 10 November 2021 | 10:19 WIB
Greenpeace: Waspadai Dampak Migrasi Mikroplastik Galon Sekali Pakai
Galon sekali pakai. [Instagram willa.ecobrick]

Suara.com - Pegiat lingkungan Greenpeace Indonesia mengajak masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi air mineral dalam kemasan galon sekali pakai.  Hal itu disebabkan ditemukannya migrasi mikroplastik dari galon tersebut ke dalam produk airnya.

Afifa Rahmi Andini, Plastic Researcher Greenpeace Indonesia mengungkapkan dari hasil uji yang dilakukan di Laboratrium Kimia Anorganik UI ditemukan bahwa air galon sekali pakai mengandung atau terkontaminasi dengan mikroplastik. Saat itu, sampel air galon sekali pakai diambil dari tiga wilayah yaitu Jakarta, Depok, dan Bogor.

“Mikroplastik yang ditemukan dalam air galon sekali pakai itu sebagian besar berbentuk fragmen dengan ukuran 2,44-63,65 mikrometer,” ujarnya dalam acara webinar “Reuse Revolution For a Better Health and Climate” ditulis Rabu (10/11/2021).

Menurut Afifa, mikroplastik yang ditemukan dalam air galon sekali pakai itu didominasi jenis PET, yaitu polimer pembuat kemasan galon. Dia mengatakan konsentrasinya memang tidak terlalu besar hanya sekitar 0,2 mg sampai 5 mg per liter.

“Tapi kalau kita lihat jumlah partikelnya sangat banyak. Ada 85-95 juta  partikel per liter atau 570 juta – 1.275 juta per galon,” ungkapnya.

Kata Afifa, migrasi mikroplastik galon sekali pakai ke dalam produk airnya itu berpotensi masuk ke dalam tubuh para konsumen. Dari kuesioner yang disebarkan Greenpeace kepada 38 konsumen galon sekali pakai, diperoleh hasil bahwa rata-rata mereka mengonsumsi air galon sekali pakai sekitar 1,89 liter per hari.

“Setelah kita hitung, dengan konsumsi sebanyak itu, mikroplastik yang masuk ke dalam tubuh konsumen sekitar 0,378 mg -9,45 mg per hari,” tukasnya.

Kadar itu memang masih berada di bawah batas aman dari WHO. Tapi, kata Afifa, WHO juga memberikan catatan bahwa penelitian terkait dampak kesehatan mikroplastik ini masih terus dikembangkan.

“Jadi, WHO juga memberikan early warning atau reminder terhadap penggunaan jangka panjang yang bisa memberikan resiko yang sangat besar,” katanya.

baca juga

Kalau mikroplastik itu terakumulasi dalam jaringan atau organ tubuh manusia, menurut Afifa, itu bisa memberikan beberapa masalah dalam sistem syaraf dan hormonal. “Tidak hanya itu, mikroplastik dalam tubuh manusia itu juga dikawatirkan dapat menimbulkan resiko ke arah karsinogenik,” tuturnya.

Karenanya, dia mengajak masyarakat untuk mewaspadai pemakaian air minum galon sekali pakai ini.

“Kalau bisa kita nggak usah mengonsumsi air galon sekali pakai ini,” ucapnya.

Selain dampak terhadap kesehatan, menurut Afifa, galon sekali pakai ini juga akan menambah masalah baru bagi lingkungan.

“Kondisi sampah plastik kita yang sudah sampai di titik krisis  saat ini, seharusnya jangan ditambah lagi dengan terus berinovasi menciptakan produk-produk plastik sekali pakai yang baru, yang justru akan memperberat masalah sampah plastik kita,” tandasnya.

Di acara yang sama, Peneliti Plastik Ecoton, Eka Chlara Budiarti mengutarakan bahwa cemaran mikroplastik dari sampah plastik sekali pakai ini banyak ditemukan di wilayah-wilayah muara sungai. Kondisi ini akan mengkontaminasi ikan-ikan termasuk kerang hijau yang ada di sana.

“Nah, mikroplastik itu otomatis akan masuk ke tubuh para konsumen yang memakannya, yang akhirnya bisa menyebabkan penyakit,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkar Skema Carbon Offset, Greenpeace Sebut Cuma Untungkan Para Polluter

Bongkar Skema Carbon Offset, Greenpeace Sebut Cuma Untungkan Para Polluter

News | Selasa, 09 November 2021 | 14:09 WIB

Greenpeace: Sikap Menteri LHK Soal Zero Deforestasi Ancam Hutan Papua

Greenpeace: Sikap Menteri LHK Soal Zero Deforestasi Ancam Hutan Papua

News | Kamis, 04 November 2021 | 11:15 WIB

Viral Cuitan Zero Deforestasi, Siti Nurbaya Disebut Menteri LHK Pro Perusak Lingkungan

Viral Cuitan Zero Deforestasi, Siti Nurbaya Disebut Menteri LHK Pro Perusak Lingkungan

News | Kamis, 04 November 2021 | 10:47 WIB

Terkini

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Health | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:32 WIB

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:14 WIB

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

×