Greenpeace: Sikap Menteri LHK Soal Zero Deforestasi Ancam Hutan Papua

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Kamis, 04 November 2021 | 11:15 WIB
Greenpeace: Sikap Menteri LHK Soal Zero Deforestasi Ancam Hutan Papua
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Suara.com - Greenpeace khawatir hutan di Indonesia khususnya di Papua akan habis dengan sikap Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar yang menyebut deforestasi tidak boleh menghalangi agenda pembangunan era Presiden Joko Widodo.

Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak mengatakan, jika Papua dibangun dengan gaya pembangunan seperti di Sumatera dan Kalimantan, maka alam Papua akan rusak, ekonomi masyarakat asli Papua belum tentu berkembang.

"Di Papua kalau mengikuti jejak jalur pembangunan seperti di Sumatera dan Kalimantan, itu akan terjadi degradasi lingkungan yang luar biasa, padahal pilihan lain tersedia," kata Leonard saat dihubungi Suara.com, Kamis (4/11/2021).

Leonard menjelaskan, pembukaan akses untuk masyarakat tidak perlu sampai melakukan deforestasi secara masif, pembangunan tetap harus mengutamakan kelestarian lingkungan hidup.

"Membuka akses itu tentu tetap diperlukan untuk masyarakat yang perlu akses, tetapi ada environmental safeguard yang harus dijaga," tegasnya.

Menurutnya pembangunan akses jalan di Indonesia selama ini seringkali berdampak kepada kerusakan lingkungan yang lebih luas.

"Membuka akses itu juga kemudian membuka akses kepada perambah hutan, jadi yang terjadi deforestasi, kami punya concern pada Trans Papua dan Trans Kalimantan, begitu aksesnya terbuka kemudian deforestasi kiri-kanan secara masif," ucap Leonard.

Dia menegaskan pemerintah Indonesia seharusnya bisa membangun kesejahteraan rakyatnya tanpa melakukan deforestasi.

"Ecotourism secara masif bisa dilakukan disana dengan melibatkan masyrakat adat orang asli Papua dalam kegiatan ekonomi bisa, berbagai hasil hutan non kayu bisa dimaksimalkan dan banyak lagi," tuturnya.

baca juga

Sebelumnya, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar melalui akun twitternya menyebut pembangunan besar-besaran era Presiden Jokowi tidak boleh berhenti atas nama emisi karbon atau atas nama deforestasi.

Siti menyebut zero deforestation sama dengan melawan mandat UUD 1945 untuk membangun kesejahteraan rakyat secara sosial dan ekonomi.

"Memaksa Indonesia untuk zero deforestation di 2030, jelas tidak tepat dan tidak adil. Karena setiap negara memiliki masalah-masalah kunci sendiri dan dinaungi Undang-Undang Dasar untuk melindungi rakyatnya," cuit @SitiNurbayaLHK, Rabu (3/11/2021).

Dia beralasan, jika deforestasi tidak dilakukan maka akses menuju pemukiman warga di pedalaman hutan akan terus terisolir selamanya, maka perlu dilakukan pembangunan dengan deforestasi.

"Kalau konsepnya tidak ada deforestasi, berarti tidak boleh ada jalan, lalu bagaimana dengan masyarakatnya, apakah mereka harus terisolasi? Sementara negara harus benar-benar hadir di tengah rakyatnya," sambungnya.

Sementara, sehari sebelumnya Presiden Jokowi bersama pemimpin negara dari Kanada, Brasil, Rusia, China, Indonesia, Kongo, Amerika Serikat, dan Inggris baru saja menandatangani perjanjian zero deforestation 2030 saat KTT COP26 yang membahas tentang perubahan iklim di Glasgow, Skotlandia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cuitan Zero Deforestasi, Siti Nurbaya Disebut Menteri LHK Pro Perusak Lingkungan

Viral Cuitan Zero Deforestasi, Siti Nurbaya Disebut Menteri LHK Pro Perusak Lingkungan

News | Kamis, 04 November 2021 | 10:47 WIB

Cuitan Menteri LHK soal Zero Deforestasi Disebut Aneh dan Kontradiktif dengan KTT-COP26

Cuitan Menteri LHK soal Zero Deforestasi Disebut Aneh dan Kontradiktif dengan KTT-COP26

News | Kamis, 04 November 2021 | 09:53 WIB

Greenpeace Kecam Menteri LHK Soal Deforestasi Tak Boleh Halangi Pembangunan Era Jokowi

Greenpeace Kecam Menteri LHK Soal Deforestasi Tak Boleh Halangi Pembangunan Era Jokowi

News | Kamis, 04 November 2021 | 09:47 WIB

Cuitan Menteri LHK Viral, 'Pak Jokowi Menutupi Aib, Bu Siti Nurbaya Malah Membukanya'

Cuitan Menteri LHK Viral, 'Pak Jokowi Menutupi Aib, Bu Siti Nurbaya Malah Membukanya'

News | Kamis, 04 November 2021 | 10:03 WIB

Menteri LHK Sebut Pembangunan Jalan Terus Meski Deforestasi, Warganet Beri Tanggapan Sinis

Menteri LHK Sebut Pembangunan Jalan Terus Meski Deforestasi, Warganet Beri Tanggapan Sinis

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 07:51 WIB

KTT COP26: Pemimpin Dunia Akan Hentikan Deforestasi pada 2030

KTT COP26: Pemimpin Dunia Akan Hentikan Deforestasi pada 2030

Tekno | Selasa, 02 November 2021 | 22:12 WIB

Dosen Unilak Ikuti Konferensi Perubahan Iklim Dunia COP26 di Glasgow

Dosen Unilak Ikuti Konferensi Perubahan Iklim Dunia COP26 di Glasgow

Riau | Selasa, 02 November 2021 | 21:48 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×