Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

Waskita Karya Resmi Garap Proyek PLTM Bayang Nyalo Senilai Rp128 Miliar

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 29 November 2021 | 06:28 WIB
Waskita Karya Resmi Garap Proyek PLTM Bayang Nyalo Senilai Rp128 Miliar
Kantor PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).

Suara.com - BUMN konstruksi, PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) melalui unit bisnisnya, EPC Division (Engineering, Procurement & Construction Division) mendapatkan kontrak baru pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Bayang Nyalo yang memiliki kapasitas 2 x 3 megawatt di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

"Semoga penandatanganan kontrak proyek PLTM Bayang Nyalo dengan PT Bayang Nyalo Hidro ini diberi kemudahan dan kelancaran serta selama pelaksanaan proyeknya nanti dimudahkan segala sesuatunya dan dapat memberikan kontribusi positif dan keberkahan bagi Waskita," kata Director of Operation III Waskita Karya, Gunadi, Senin (29/11/2021).

Pembangunan PLTM itu diharap bisa bermanfaat dalam berbagai aspek, seperti penghematan energi dan mengurangi penggunaan bahan bakar yang berdampak pada polusi udara.

Gunadi melanjutkan, PLTM merupakan bauran energi baru terbarukan (EBT).

Kesepakatan kontrak kerja senilai Rp128 miliar tersebut ditandatangani oleh Senior Vice President EPC Division AS Wisnu Wijayanto dan Soma Ariyaka selaku Direktur Utama PT Bayang Nyalo Hidro (BNH).

Turut hadir pula Director of Operation III PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Gunadi dan Komisaris Utama PT Bayang Nyalo Hidro Zainal Hadi.

PLTM ini akan memanfaatkan aliran Sungai Bayang Nyalo dengan luas daerah aliran sungai 98,50 kilometer persegi. Lingkup pekerjaan terdiri atas pekerjaan sipil, hidromekanikal dan elektrikal tidak termasuk turbin dan generator (supply by owner). Pekerjaannya sendiri terbagi dalam tiga paket utama.

Menurut Senior Vice President EPC Division AS Wisnu Wijayanto, sumber pendanaan pembagunan berasal dari PT Bayang Nyalo Hidro dengan jenis pembayaran monthly payment sesuai dengan progres setiap bulannya.

Pembangunan PLTM rencananya akan dikerjakan dengan waktu pelaksanaan 660 hari atau 22 bulan.

"Dengan kondisi status lahan yang sudah dibebaskan 100 persen, dan punya pengalaman dalam mengerjakan proyek Hydro Power, kami optimistis dapat menyelesaikan proyek dengan kualitas baik, tepat waktu, dan garansi kapasitas sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang disepakati antara Waskita dan Bayang Nyalo Hidro," ujar Wisnu.

Waskita sendiri sendiri sangat berpengalaman dalam membangun beberapa proyek PLTM di Indonesia, antara lain PLTM Baras Kalimantan Barat, PLTM Lokomboro Nusa Tenggara Timur, PLTM Werba Irian Jaya, PLTM Lebak Barang Jawa Tengah, PLTM Sangir Hulu Sumatera Barat, PLTM Lebak Tundun Jawa Barat, kemudian PLTA Sepakat Aceh dan PLTA 2 x 10 megawatt Genyem Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Proyek Strategis di Sumut Ditawarkan Kepada Investor, Ini Rinciannya

9 Proyek Strategis di Sumut Ditawarkan Kepada Investor, Ini Rinciannya

Sumut | Minggu, 28 November 2021 | 10:44 WIB

Proyek Saluran Air Pengendali Banjir di Sigi

Proyek Saluran Air Pengendali Banjir di Sigi

Foto | Sabtu, 27 November 2021 | 10:15 WIB

Kantor Disebut Tempat Bagi-bagi Proyek, Ini Tanggapan Kejari Siak

Kantor Disebut Tempat Bagi-bagi Proyek, Ini Tanggapan Kejari Siak

Riau | Sabtu, 27 November 2021 | 09:25 WIB

Ganjar Cek Proyek Tol Semarang-Demak Seksi II, Ini Target Pengerjaannya

Ganjar Cek Proyek Tol Semarang-Demak Seksi II, Ini Target Pengerjaannya

Jawa Tengah | Jum'at, 26 November 2021 | 17:27 WIB

Smelter di Gresik, PT Freeport Indonesia Hanya Butuh Seribu Tenaga Kerja

Smelter di Gresik, PT Freeport Indonesia Hanya Butuh Seribu Tenaga Kerja

Jatim | Jum'at, 26 November 2021 | 15:59 WIB

Warga Pekanbaru Terganggu Proyek IPAL, Kontraktor Minta Maaf

Warga Pekanbaru Terganggu Proyek IPAL, Kontraktor Minta Maaf

Riau | Kamis, 25 November 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN

Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:40 WIB

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:26 WIB

IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham

IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:16 WIB

Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat

Badai PHK Belum Usai, 20 Ribu Pekerja RI Terancam Kehilangan Pekerjaan Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 11:05 WIB

Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh

Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:52 WIB

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 10:13 WIB

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB