Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bisnis Tanaman Hias Makin Moncer Kala Pandemi, Monstera Ditukar Mobil Seharga Rp85 Juta

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 29 November 2021 | 10:36 WIB
Bisnis Tanaman Hias Makin Moncer Kala Pandemi, Monstera Ditukar Mobil Seharga Rp85 Juta
Ilustrasi Monstera Marmorata (PlantStory)

Suara.com - Bisnis tanaman hias makin moncer kala pandemi Covid-19. Salah seorang pencinta tanaman hias asal Sragen bernama Eko Duta Flora bahkan rela menukar mobil Daihatsu Grand miliknya dengan satu pot tanaman monstera marmorata senilai Rp85 juta.

Hal ini diakui pula oleh Ketua I Komunitas Pecinta Tanaman Hias Puspo Arum Sragen, Wariyanto. Belakangan, tanaman senthe variegata memang tengah naik daun.

Menurut dia, satu tanaman itu bisa laku puluhan hingga ratusan juta. Bahkan hingga diekspor ke berbagai negara karena minat yang cukup tinggi.

“Komunitas kami memiliki 110 orang anggota. Pertemuan seperti ini untuk pengembangan jaringan dan diskusi tentang perkembangan tren tanaman hias," ujar dia.

“Tanaman yang masuk pasar ekspor itu seperti burle marx variegata, philodendron, aroid, zamia samio variegata, hingga pisang variegata dan pisang ruby. Tanaman-tanaman itu menjadi target para eksportir tanaman hias karena mereka memiliki jaringan pasar sampai keluar negeri. Harganya bervariasi dari Rp100.000 sampai jutaan rupiah. Pisang variegata itu bisa sampai Rp22 juta per batang, padahal baru 5-6 daun,” sambung dia, dikutip dari Solopos.com --jaringan Suara.com.

Pria yang akrab disapa Antok itu menyebut, prospek bisnis tanaman hias naik signifikan selama pandemi Covid-19.

Hal ini disebabkan makin banyaknya masyarakat yang mencari kesibukan dengan memelihara tanaman hias selama pandemi.

Sebelumnya viral dikabarkan, seorang warga Sragen yang menukar Daihatsu Grand dengan satu pot tanaman monstera marmorata atau sejenis sirih senilai Rp85 juta. Pria bernama Eko itu mengaku tertarik dengan bisnis tanaman hias dan baru belajar terkait hal ini.

“Saya ini masih berlajar karena saya mulai mengeluti bisnis tanaman hias ini mulai Februari 2021 lalu. Sebelumnya saya bisnis asesoris ponsel dan distro. Setelah mendapat informasi dari teman-teman tentang perputaran uang yang menjanjikan dalam bisnis tanaman hias, maka saya memutuskan untuk berkecimpung di duni atanaman hias. Nominal itu bisa besar dan tergantung jenis tanaman yang dimainkan,” katanya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat KUR, Pacu UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Manfaat KUR, Pacu UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Bisnis | Minggu, 28 November 2021 | 15:55 WIB

Apa Sumbangsih Mahasiswa Farmasi di Tengah Pandemi Covid-19?

Apa Sumbangsih Mahasiswa Farmasi di Tengah Pandemi Covid-19?

Sulsel | Minggu, 28 November 2021 | 05:00 WIB

Xpora Virtual Golf Tour 2021, Gairahkan Kembali Sport Tourism Bali

Xpora Virtual Golf Tour 2021, Gairahkan Kembali Sport Tourism Bali

Bisnis | Sabtu, 27 November 2021 | 12:19 WIB

Selama Pandemi Covid-19 Banyak Lansia Mengalami Depresi, Terutama yang Kesepian

Selama Pandemi Covid-19 Banyak Lansia Mengalami Depresi, Terutama yang Kesepian

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 18:50 WIB

Kabupaten Semarang Ajak Generasi Muda Cintai Seni Budaya Lewat Festival Gedong Songo

Kabupaten Semarang Ajak Generasi Muda Cintai Seni Budaya Lewat Festival Gedong Songo

Lifestyle | Jum'at, 26 November 2021 | 14:29 WIB

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir: Keganasan Varian Baru B.1.1.529 Masih Belum Diketahui

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir: Keganasan Varian Baru B.1.1.529 Masih Belum Diketahui

Surakarta | Jum'at, 26 November 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB