Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari. [Screenshot YouTube TVR Parlemen]
baca 10 detik
  • Badan Gizi Nasional mengusulkan anggaran sebesar Rp270 triliun untuk tahun 2027 yang akan diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
  • Sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi 62,7 juta penerima manfaat.
  • Badan Gizi Nasional melakukan pembenahan tata kelola program dan verifikasi ulang data untuk mengatasi berbagai persoalan pendataan di lapangan.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan pagu indikatif anggaran sebesar Rp270 triliun untuk tahun 2027. Namun, besaran tersebut dipastikan belum final karena masih dalam proses sinkronisasi bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN Agustina Arumsari mengatakan angka resmi anggaran akan diumumkan Presiden Prabowo Subianto saat penyampaian Nota Keuangan.

"Nanti finalnya apa yang disampaikan Pak Presiden nanti di nota keuangan, ya," kata Agustina dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).

Menurut Agustina, hampir seluruh anggaran yang diusulkan akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia juga menjelaskan proses sinkronisasi anggaran serupa dilakukan terhadap pagu BGN tahun 2026. Saat ini, anggaran BGN pada 2026 mengalami efisiensi dari pagu awal Rp268 triliun menjadi sekitar Rp229 triliun. Meski demikian, angka tersebut juga masih bersifat sementara.

Agustina menegaskan fokus utama BGN saat ini bukan sekadar melakukan efisiensi anggaran, melainkan membenahi tata kelola pelaksanaan Program MBG.

Upaya tersebut dilakukan melalui verifikasi ulang data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, sekaligus melakukan penyesuaian jumlah penerima manfaat menjadi sekitar 62,7 juta orang.

Menurutnya, proses validasi diperlukan setelah BGN menemukan sejumlah persoalan dalam pendataan, mulai dari satu sekolah yang dilayani lebih dari satu SPPG hingga adanya pencatatan virtual account ganda.

"Kalau ketemu lagi yang begitu, otomatis penerima manfaatnya juga (menyesuaikan)," ujarnya.

baca juga

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu satu bulan kepada BGN untuk menyelesaikan pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang dibahas dalam rapat terbatas mengenai ketahanan pangan.

Sesuai arahan Presiden, sebagian anggaran nantinya juga akan diarahkan untuk memperkuat intervensi di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi, seperti Papua dan Nusa Tenggara. Penyesuaian tersebut turut mempertimbangkan perbedaan indeks harga pangan di setiap daerah, dengan pembahasan teknis yang saat ini dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

BGN Tegaskan Motor Listrik SPPG Bukan Barang Korupsi, Bakal Dihibahkan ke Lembaga Lain

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:45 WIB

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:13 WIB

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:25 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×