Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Pangsa Pasar Ekonomi Syariah Masih Rendah, Ini yang Dilakukan Kemenkeu

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 30 November 2021 | 23:15 WIB
Pangsa Pasar Ekonomi Syariah Masih Rendah, Ini yang Dilakukan Kemenkeu
Menkeu Sri Mulyani. [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Kementerian Keuangan terus berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, termasuk dalam langkah menuju pusat produsen halal terkemuka dunia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang juga Sekretaris Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dalam Konferensi Pers setelah Rapat Pleno KNEKS di Istana Wapres, Selasa (30/11/2021).

“Secara khusus, Kementerian Keuangan selama ini telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pangsa dan juga peranan ekonomi syariah dalam perekonomian Indonesia. Pertama, dalam mendukung yaitu munculnya instrumen surat berharga syariah negara,” papar Sri Mulyani.

Dia mengatakan bahwa Indonesia selama ini sudah dikenal secara global sebagai penerbit sovereign sukuk terbesar.

Sementara itu, di dalam negeri Kementerian Keuangan juga mengembangkan surat berharga syariah secara retail dimana jumlah investornya semakin meningkat terutama kalangan milenial yang menjadi investor pemula untuk surat berharga syariah negara.

Menurutnya hal ini akan sangat penting dalam memperdalam dan mengembangkan surat berharga syariah negara dan pasar keuangan syariah di Indonesia.

“Kedua, Kementerian Keuangan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 57 Tahun 2021. Jadi di dalam pengembangan produk halal, usaha kecil menengah tidak dibebani tarif atau dalam hal ini tarif untuk mendapatkan sertifikasi halal adalah nol rupiah,” lanjutnya.

Selanjutnya, Kemenkeu juga memberikan dukungan untuk UMKM melalui instrument pembiayaan ultramikro yang memiliki pangsa khusus untuk produk ultramikro. Menkeu mengatakan bahwa ini juga akan mendorong financial inclusion sampai level yang paling kecil.

“Tadi barusan di depan Bapak Wapres ditandatangani kerja sama antara KNEKS dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Lembaga Nasional Single Window, keduanya adalah institusi di bawah Kementerian Keuangan. Tujuannya apa? Yaitu untuk mendukung kompleks industri halal yang sekarang ini baru pada tahap awal untuk bisa melakukan pengembangannya, termasuk dalam hal ini bekerjasama dengan BPJPH Kementerian Agama untuk membuat kodifikasi produk halal ekspor dan impor,” paparnya.

baca juga

Dirinya juga mengatakan bahwa Kemenkeu melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tengah berupaya untuk memasukkan klasifikasi produk halal dalam harmonized system codes yaitu HS code untuk produk-produk merchandise perdagangan internasional.

Hal ini diperlukan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan karena HS Codes ini masuk dalam World Custom Organization dan Word Trade Organization.

“Terakhir, tentu untuk mendukung Indonesia sebagai pusat produk halal di dunia, kami juga akan memberikan dukungan juga melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dimana kita akan membiayai ekspor melalui skema syariah untuk para usaha kecil menengah, yang tadi kalau dikerubut bersama dengan Bank Indonesia melakukan value chain dan kemudian didukung dengan pembiayaan dan akses market, maka kita akan menjadi jauh lebih efektif,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alokasi Anggaran Terus Turun, MPR Minta Menkeu Sri Mulyani Diganti

Alokasi Anggaran Terus Turun, MPR Minta Menkeu Sri Mulyani Diganti

Sumsel | Selasa, 30 November 2021 | 21:56 WIB

Ini Upaya Menkeu Sri Mulyani Dorong Investasi dan Produksi Migas

Ini Upaya Menkeu Sri Mulyani Dorong Investasi dan Produksi Migas

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 16:58 WIB

Protes Anggaran Turun Terus, Pimpinan MPR Kompak Desak Jokowi Copot Menkeu Sri Mulyani

Protes Anggaran Turun Terus, Pimpinan MPR Kompak Desak Jokowi Copot Menkeu Sri Mulyani

News | Selasa, 30 November 2021 | 16:47 WIB

Sri Mulyani Berharap Ekonomi RI Tetap Tumbuh Meski Ada Omicron

Sri Mulyani Berharap Ekonomi RI Tetap Tumbuh Meski Ada Omicron

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 15:42 WIB

Terkini

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

Bogor | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:39 WIB

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:28 WIB

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:17 WIB

×