Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengertian Profit dalam Bisnis dan Cara Menghitungnya

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 01 Desember 2021 | 06:20 WIB
Pengertian Profit dalam Bisnis dan Cara Menghitungnya
(Shutterstock)

Suara.com - Dalam dunia bisnis, profit adalah keuntungan dari penjualan sebuah produk. Profit adalah keuntungan yang terealisasi setelah pendapatan dikurangi dengan semua pengeluaran beban produksi termasuk kewajiban pajak.

Laba bersih dari seorang pengusaha inilah yang nantinya disebut dengan profit. Pofit juga menjadi tolok ukur utama apakah sebuah bisnis dinyatakan berhasil atau gagal.

Cara Menghitung Profit

Sebelum sampai pada total profit yang didapatkan dari sebuah usaha, terlebih dahulu kita perlu mengetahui perbedaan laba kotor dan laba bersih. Profit merupakan laba yang didapatkan perusahaan setelah mengurangi pendapatan dengan seluruh biaya untuk menghasilkan pendapatan tersebut.

Tingkat profit juga bergantung pada jumlah pelanggan, penjualan fisik, dan staf yang bekerja untuk mendukung sebuah produksi.

Laba kotor dihitung dengan mengurangkan total penjualan dengan harga pokok penjualan. Harga pokok penjualan merupakan total dari semua pengeluaran langsung yang terjadi dalam sebuah proses produksi, terutama untuk membeli bahan baku.

Setelah mendapatkan laba kotor, pengusaha bisa menghitung laba bersih dengan mengurangkan laba kotor yang telah didapatkan di proses pertama tadi dengan semua biaya operasional dan tidak langsung lainnya. Komponen biaya operasional dan biaya tidak langsung adalah biaya listrik, internet, dan sewa gedung.

Profit biasanya diambil perusahaan lewat laba bersihnya. Manajemen perusahaan akan menjadikan profit untuk menilai kinerja serta menentukan kebijakan agar keuntungan terus naik.

Sementara para kreditor atau pemberi pinjaman akan menjadikan profit sebagai acuan apakah sebuah perusahaan layak diberi pinjaman dan menghitung keuntungan dari investasi yang ditanamkan.

Kendati begitu, ada banyak cara bisa dilakukan untuk menaikkan profit. Pertama lakukan analisis terhadap margin antara laba kotor dan laba bersih. Jika dimungkinkan, pengusaha bisa memperlebar jarak keduanya agar profit meningkat. Jika tidak bisa, maka pilihan lain adalah dengan menaikkan harga.

Namun, menaikkan harga jual bukanlah keputusan sembarangan. Beragam aspek perlu dipertimbangkan seperti keadaan pasar dan harga kompetitor di industri yang sama agar perusahaan tidak mengalami penurunan penjualan. Biasanya, untuk mengambil keputusan ini, para pengusaha akan memulainya dngan survei pasar.  

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenaikan Harga CPO Dunia Ikut Kinerja SMSS Tahun Ini

Kenaikan Harga CPO Dunia Ikut Kinerja SMSS Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 30 November 2021 | 19:04 WIB

Dibandingkan Instrumen Lain, Investasi Properti Lebih Menguntungkan!

Dibandingkan Instrumen Lain, Investasi Properti Lebih Menguntungkan!

Your Say | Minggu, 28 November 2021 | 13:30 WIB

Penanganan Pandemi dan Langkah Transformasi, Telkom Bukukan Laba Bersih Double Digit

Penanganan Pandemi dan Langkah Transformasi, Telkom Bukukan Laba Bersih Double Digit

News | Rabu, 24 November 2021 | 17:09 WIB

Pengertian Break Event Point, Contoh dan Cara Menghitung

Pengertian Break Event Point, Contoh dan Cara Menghitung

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 18:05 WIB

Jaring Merah Misterius Terjerat di Pepohonan di Hutan Bikin Bingung, Laba-laba Mutan?

Jaring Merah Misterius Terjerat di Pepohonan di Hutan Bikin Bingung, Laba-laba Mutan?

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 05:50 WIB

Honda, Volkswagen, General Motors, dan Ford Turun Laba Akibat Chip

Honda, Volkswagen, General Motors, dan Ford Turun Laba Akibat Chip

Otomotif | Senin, 08 November 2021 | 11:06 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB