Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

Varian Omicron Benar-benar Jadi Ancaman Pemulihan Ekonomi Global

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 02 Desember 2021 | 09:02 WIB
Varian Omicron Benar-benar Jadi Ancaman Pemulihan Ekonomi Global
Ilustrasi Corona Terhadap Ekonomi. (freepik.com)

Suara.com - Varian covid-19 omicron benar-benar menjadi ancaman bagi pemulihan ekonomi global. Bahkan beberapa lembaga memprediksikan varian baru itu bisa memperlambat pemulihan ekonomi global.

Salah satunya, the Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang menilai gelombang baru dalam pandemi bisa menambah ketegangan ekonomi dunia dari tingkat inflasi yang terus-menerus tinggi.

Menurut OECD, jika Omicron terbukti lebih menular daripada varian lain, itu memperburuk gangguan pada rantai pasokan yandan berisiko menaikkan inflasi untuk waktu yang lama

Laurence Boone, kepala ekonom OECD, mengatakan ada dua skenario yang dihadapi ekonomi internasional karena Omicron menambah ketidakpastian dalam pemulihan dari krisis Covid-19.

"Salah satunya adalah di mana ia menciptakan lebih banyak gangguan pasokan dan memperpanjang inflasi yang lebih tinggi lebih lama. Dan yang lebih parah akan lebih banyak pembatasan mobilitas, dalam hal ini permintaan bisa turun dan inflasi sebenarnya bisa surut jauh lebih cepat daripada yang kita miliki di sini," ujar Boone seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (2/12/2021).

Jika Omicron ternyata lebih jahat daripada varian lain, kata Boone, pemerintah harus kembali turun tangan untuk meredam pukulan bagi bisnis dan rumah tangga.

Menerbitkan laporan prospek ekonomi terbarunya, OECD mengatakan pemulihan dunia terus berlanjut, tetapi momentum itu telah mereda dan menjadi semakin tidak seimbang.

Prospek memproyeksikan pertumbuhan PDB global pada 5,6% tahun ini dan 4,5% pada 2022, sebelum kembali ke 3,2% pada 2023, mendekati tingkat sebelum pandemi.

Boone mengatakan kelompok negara-negara kaya atau G20 telah menghabiskan sekitar USD 10 triliun dalam dukungan darurat sejak awal pandemi.

baca juga

"Berita tentang varian Omicron sebenarnya bisa menjadi pengingat betapa piciknya kegagalan itu. Kami membelanjakan untuk mendukung ekonomi kami, sementara kami gagal memvaksinasi seluruh dunia. Akibatnya dunia benar-benar tidak terlihat lebih baik," imbuh Boone.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Dapat Vaksinasi Penuh, 4 Penduduk Jerman Positif COVID-19 Varian Omicron

Sudah Dapat Vaksinasi Penuh, 4 Penduduk Jerman Positif COVID-19 Varian Omicron

Health | Kamis, 02 Desember 2021 | 08:53 WIB

Corona Terus Mutasi, Pakar UGM Ingatkan Covid-19 Lama-Lama Bisa Menular lewat Pencernaan

Corona Terus Mutasi, Pakar UGM Ingatkan Covid-19 Lama-Lama Bisa Menular lewat Pencernaan

Jogja | Kamis, 02 Desember 2021 | 09:00 WIB

Varian Omicron Terdeteksi di Arab Saudi, Bagaiman Nasib Jemaah Indonesia?

Varian Omicron Terdeteksi di Arab Saudi, Bagaiman Nasib Jemaah Indonesia?

Banten | Kamis, 02 Desember 2021 | 07:55 WIB

Terkini

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Tim 9 Didesak Ungkap Siapa Pemilik Rp476 M dan Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:55 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya dan Unik, Dijamin Bikin Warga Ngakak!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:50 WIB

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49 WIB

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPI: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Ditarget Sulap 2.131 Ton Sampah Bandung Jadi Listrik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

Lansia di Cakung Disekap Saat Hendak Salat Zuhur, Emas hingga HP Raib Digondol Perampok

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 20:23 WIB

×