Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Penambangan Bitcoin Makin Menjadi, Islandia Batasi Pasokan Energi

M Nurhadi

Kamis, 09 Desember 2021 | 11:59 WIB
Penambangan Bitcoin Makin Menjadi, Islandia Batasi Pasokan Energi
Ilustrasi Bitcoin (Unsplash/Andre)

Suara.com - Daya yang disediakan perusahaan listrik Islandia, Landsvirkjun untuk sejumlah sektor industri, salah satunya pengolahan alumunium dan penambangan Bitcoin (BTC) kini resmi dipotong.

Media Cointelegraph mengabarkan, salah seorang karyawan dari perusahaan terkait menyebut, pihaknya terpaksa mengurangi alokasi energi untuk tambang Bitcoin dan industri karena sejumlah masalah seperti tingkat reservoir hidro yang rendah, dan akses energi dari pemasok eksternal.

Islandia jadi salah satu negara yang menarik banyak penambang Bitcoin karena dianggap memiliki energi panas bumi yang melimpah. 

Namun demikian, Landsvirkjun menjelaskan, mulai Selasa (7/12/2021) lalu, perusahaan menolak permintaan listrik baru untuk penambangan Bitcoin dan membatasi daya listrik aktivitas penambangan hingga waktu yang tak ditentukan.

Perusahaan Teknologi Hive Blockchain Kanada, Genesis Mining, dan Bitfury Holding adalah tiga perusahaan pertambangan Bitcoin utama yang telah membuka fasilitas di Islandia.

Meski para penambang Bitcoin sudah berkali-kali menjanjikan aktivitas penambangan ramah lingkungan, namun nampaknya hal ini tidak bisa terwujud dalam waktu dekat.

Pada 2013 silam, Cloud Hashing memindahkan 100 penambang ke Islandia disusul Austria HydroMiner GmbH yang menawarkan 2,8 juta dolar AS dalam penawaran koin awalnya untuk memasang rig penambangan langsung di pembangkit listrik Islandia.

Meski dengan 99 persen energi ebsaral dari energi terbarukan, namun kegagalan distribusi berdasarkan energi yang digunakan pabrik peleburan aluminium negara itu semakin membuat terpuruk.

Kenaikan harga alumunium sebsar 1,1% pada hari Selasa untuk mencerminkan hambatan pasokan yang diciptakan oleh lonjakan permintaan baru-baru ini dan krisis pasokan listrik saat ini.

Blockchain ramah lingkungan terus dinantikan hingga kini. Para pemimpin pemikiran konferensi COP26 di Glasgow, Skotlandia membahas penambangan Bitcoin yang intensif energi. 

Konferensi tersebut melihat peluncuran GloCha United Citizens Organization untuk aksi Pemberdayaan Iklim. Ini disebutkan akan memanfaatkan teknologi blockchain untuk memajukan tujuan perubahan iklim.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RSK Hadirkan RDOC untuk Desentralisasi Mata Uang Kripto di Indonesia

RSK Hadirkan RDOC untuk Desentralisasi Mata Uang Kripto di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 10:42 WIB

Miliader Jack Dorsey Tergila-gila Bitcoin, Siapkan Perusahaan Blockchain

Miliader Jack Dorsey Tergila-gila Bitcoin, Siapkan Perusahaan Blockchain

Batam | Selasa, 07 Desember 2021 | 19:30 WIB

Bursa 'Kebakaran', CEO Indodax: Kripto Adalah Investasi Terbaik Saat Krisis

Bursa 'Kebakaran', CEO Indodax: Kripto Adalah Investasi Terbaik Saat Krisis

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:52 WIB

Turun 20 Persen Hal Biasa di Dunia Kripto, Ini Momentum Tepat Untuk Membeli

Turun 20 Persen Hal Biasa di Dunia Kripto, Ini Momentum Tepat Untuk Membeli

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 18:10 WIB

Manfaatkan Momen Bearish, El Salvador Kembali Keruk Aset Bitcoin

Manfaatkan Momen Bearish, El Salvador Kembali Keruk Aset Bitcoin

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 12:21 WIB

Masihkah Bullish Crypto Tahun Depan? Dapatkan Jawabannya di Coinfest 2022

Masihkah Bullish Crypto Tahun Depan? Dapatkan Jawabannya di Coinfest 2022

Bisnis | Sabtu, 04 Desember 2021 | 05:45 WIB

Terkini

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:39 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:38 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Perhatian Pengusaha! DSI Bisa Atur Harga Ekspor Komoditas

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:23 WIB

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

LPDB Kawal Hilirisasi Tebu, Koperasi Perkuat Ekosistem Industri Gula Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:15 WIB

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB