Pemerintah Gencar Kampanye Energi Hijau, Ini Kata BUMN Batu Bara PTBA

Iwan Supriyatna

Selasa, 14 Desember 2021 | 10:37 WIB
Pemerintah Gencar Kampanye Energi Hijau, Ini Kata BUMN Batu Bara PTBA
Ilustrasi aktivitas tambang batu bara. [kaltimtoday.co]

Suara.com - Pemerintah makin gencar mengkampanyekan energi hijau. Lantas bagaimana dengan nasib perusahaan-perusahaan pertambangan, terutama batu bara? Badan Usaha Milik Negara bidang pertambangan batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengaku tetap optimis bisnisnya tetap menjanjikan pada 2022 karena Harga Batu bara Acuan (HBA) diperkirakan masih tinggi.

Direktur Utama PT Bukit Asam (PTBA) Suryo Eko Hadianto Suryo di Palembang, Selasa, mengatakan, keyakinan tersebut dilandasi masih tingginya permintaan terhadap batu bara di pasar global.

“Kami sangat yakin akan kondisi bisnis 2022 itu masih bagus. Harga batu bara terjaga tinggi seperti saat ini,” kata Suryo ditulis Selasa (14/12/2021).

Pada tahun ini, harga batu bara melonjak lantaran meningkatnya kebutuhan energi di China dan sejumlah negara di Eropa yang menghadapi musim dingin.

Bahkan beberapa negara yang sudah berkomitmen meninggalkan batu bara sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik seperti Inggris dan Canada justru kembali lagi.

Ini karena harga batu bara yang murah membuat emas hitam ini masih menjadi pilihan.

Di sisi lain, hubungan China dan Australia yang belum pulih juga turut berpengaruh dengan kenaikan harga batu bara ini.

Harga batu bara pada pekan lalu setelah sempat turun di bawah level 150 dolar AS per ton, kini harga batu bara kembali berada di atas 150 dolar AS per ton.

Harga batu bara kontrak pengiriman Februari di ICE Newcastle pada Senin (13/12) berada di level 157,55 dolar AS per ton. Padahal, harga batubara sudah sempat menyentuh level 139,35 dolar AS per ton pada awal bulan ini.

baca juga

Dengan terjaganya harga batu bara pada harga tinggi ini, PTBA optimis dapat menjaga kinerja pada tahun 2022 seperti yang dicapai pada 2021.

Badan Usaha Milik Negara yang memiliki ladang tambang di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan ini mampu mencetak rekor pengumpulan laba bersih sejak perusahaan tersebut berdiri dengan meraup Rp7 triliun per November 2021.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk memanfaatkan peluang kenaikan harga batu bara ini yakni meningkatkan porsi ekspor dari 30 persen menjadi 47 persen.

Corporate Secretary PTBA Apollonius Andwie mengatakan sejumlah pasar ekspor baru tengah dijajaki perusahaan, seperti Filipina dan Vietnam.

"Pasar-pasar baru yang diincar PTBA adalah beberapa negara di Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam," ujar dia.

Sebelumnya pada pertengahan September 2021, harga batu bara mencetak rekor tertinggi sejak 13 tahun. Harga batu bara acuan di Ice Newcastle (Australia) sempat menyentuh hampir 180 per ton dolar AS, tertinggi sejak 2008.

Sejak akhir 2020 (year-to-date/ytd), kenaikan harga batu bara mencapai 120,62 persen. Batu bara adalah komoditas dengan kenaikan harga tertinggi sepanjang 2021. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Pekerja Tongkang di Tapin Kalsel Berpotensi Menganggur Imbas Blokade Jalan

Ribuan Pekerja Tongkang di Tapin Kalsel Berpotensi Menganggur Imbas Blokade Jalan

Bisnis | Senin, 13 Desember 2021 | 20:12 WIB

Tambang Ilegal Makin Disorot, Andi Harun 'Merengek' Kuasa Pertambangan Kembali ke Daerah

Tambang Ilegal Makin Disorot, Andi Harun 'Merengek' Kuasa Pertambangan Kembali ke Daerah

Kaltim | Senin, 13 Desember 2021 | 15:21 WIB

Wali Kota Samarinda: Tambang Ilegal Sengsarakan Rakyat

Wali Kota Samarinda: Tambang Ilegal Sengsarakan Rakyat

Kaltim | Minggu, 12 Desember 2021 | 12:59 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×