Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Visiting Jogja Terus Dikembangkan Demi Jamin Keamanan Wisatawan Kala Pandemi COVID-19

M Nurhadi

Kamis, 16 Desember 2021 | 06:01 WIB
Visiting Jogja Terus Dikembangkan Demi Jamin Keamanan Wisatawan Kala Pandemi COVID-19
Salah seorang warga menggunakan aplikasi Visiting Jogja yang tertintegrasi Peduli Lindungi. [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Suara.com - DI Yogyakarta terus berbenah demi kenyamanan wisatawan yang berkunjung di wilayah itu selama pandemi virus corona. Salah satunya pengembangan aplikasi Visiting Jogja.

Dengan aplikasi ini, diharapkan mampu membantu mewujudkan digital ekosistem pariwisata di DIY dengan memberikan menawarkan berbagai kemudahan bagi wisatawan saat berkunjung mulai dari reservasi hingga diskon.

"Harapannya, wisatawan dapat mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi ini saat berkunjung ke DIY. Termasuk, nanti saat libur akhir tahun bisa reservasi melalui aplikasi ini," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, Rabu (15/12/2021).

Wisatawan bisa melakukan reservasi pembelian tiket di sejumlah objek wisata tanpa harus mendatangi lokasi wisata, dan cukup melalui ponsel dengan aplikasi tersebut.

Tidak hanya itu, ada juga diskon harga tiket masuk hingga 50 persen pada beberapa objek wisata.

"Saya tidak bisa menyebut objek wisata mana saja yang menawarkan diskon tiket masuk. Supaya memberikan surprise ke wisatawan saat reservasi," katanya.

Bahkan, aplikasi Visiting Jogja yang telah terintregasi dengan pemindaian QR Code itu juga menyediakan layanan reservasi kegiatan seni dan budaya.

"Reservasi secara daring ini akan memudahkan pengelola untuk melakukan pembatasan jumlah pengunjung karena selama libur akhir tahun akan diberlakukan pembatasan wisatawan yaitu maksimal 75 persen di objek wisata," kata dia.

"Aplikasi ini akan terus dioptimalkan. Ada beberapa kendala untuk objek wisata yang sulit terjangkau sinyal telepon selular. Tetapi, tetap kami upayakan bisa terintegrasi," lanjut dia.

Selama libur akhir tahun, objek wisata yang belum memiliki QR Code PeduliLindungi dapat melakukan pengecekan secara langsung sertifikat vaksinasi wisatawan yang berkunjung. "Pengelola tetap diminta untuk mengurus PeduliLindungi," katanya.

Secara terpisah, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, aplikasi ini juga memiliki fitur mengintegrasikan berbagai kebutuhan pengelolaan industri pariwisata termasuk menjembatani kebutuhan wisatawan dan pengelola wisata.

"Bagi pelaku wisata, yang dibutuhkan adalah promosi. Ini yang harus bisa menjadi nilai lebih Visiting Jogja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Tersisa Dua Orang

Alhamdulillah, Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Tersisa Dua Orang

Jawa Tengah | Rabu, 15 Desember 2021 | 23:57 WIB

Ada 5 Daerah Masih Zona Hijau di Kaltim, Penambahan Kasus Covid-19 hanya 5 Orang

Ada 5 Daerah Masih Zona Hijau di Kaltim, Penambahan Kasus Covid-19 hanya 5 Orang

Kaltim | Rabu, 15 Desember 2021 | 22:29 WIB

Wisata Pulau Beras Basah Masih Diperebutkan, Punya Pemkot Bontang atau Pemprov Kaltim?

Wisata Pulau Beras Basah Masih Diperebutkan, Punya Pemkot Bontang atau Pemprov Kaltim?

Kaltim | Rabu, 15 Desember 2021 | 22:21 WIB

Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Melandai, Kini Tinggal 16 Orang

Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Melandai, Kini Tinggal 16 Orang

Jogja | Rabu, 15 Desember 2021 | 22:16 WIB

Ini Daftar Lokasi Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Kota Bekasi

Ini Daftar Lokasi Vaksin Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Kota Bekasi

Bekaci | Rabu, 15 Desember 2021 | 19:37 WIB

5 Strategi Satgas Covid-19 untuk Cegah Kenaikan Kasus Pasca Libur Natal dan Tahun Baru

5 Strategi Satgas Covid-19 untuk Cegah Kenaikan Kasus Pasca Libur Natal dan Tahun Baru

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 19:24 WIB

Terkini

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Saham BCA Lagi Murah-murahnya, Dasco: Sepanjang Melalui Mekanisme Pasar Beli Saja

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:58 WIB

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bea Cukai Sita 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Penerimaan Negara Rp8,66 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:06 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Setelah BBM Naik, Harga Cabai dan Telur Turun Tajam, Beras Justru Bikin Khawatir

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:42 WIB

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Pertamax Naik, Pakar Mewanti-wanti Risiko Migrasi Massal ke Pertalite

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:32 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.958

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:56 WIB

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Harga Emas Turun Semua Hari Ini! Antam, Galeri 24 dan UBS 'Spesial Diskon'

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB