Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Pupuk Kaltim Innovation Challenge 2021, Dorong Budaya Inovasi di Masyarakat

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 Desember 2021 | 16:25 WIB
Pupuk Kaltim Innovation Challenge 2021, Dorong Budaya Inovasi di Masyarakat
PT Pupuk Kaltim. (Istimewa)

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) menggelar Pupuk Kaltim Innovation Challenge (PIC) 2021, untuk kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat, Perguruan Tinggi dan Umum, guna mendorong pengembangan budaya inovasi di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus sebagai wujud dukungan dan komitmen PKT terhadap penciptaan nilai, melalui pengembangan ide kreatif yang dituangkan secara inovatif dan efisien.

VP CSR PKT Anggono Wijaya, mengatakan penciptaan nilai, pengembangan dan implementasi ide kreatif yang inovatif untuk menghasilkan perubahan proses, menjadi salah satu fokus PKT dalam mendorong peningkatan kinerja. Hal itu tak hanya diimplementasikan di lingkungan Perusahaan, tapi juga menyasar di eksternal PKT sebagai bentuk kontribusi CSR bagi masyarakat dan lingkungan.

“Hal ini sebagai wujud dukungan PKT terhadap kesinambungan pembangunan daerah, dengan mendorong budaya inovasi di berbagai bidang oleh masyarakat, sehingga mampu memberi manfaat dengan implementasi secara konsisten dari setiap inovasi yang digagas,” terang Anggono.

Dijelaskannya, Pupuk Kaltim Innovation Challenge 2021 diikuti 29 gugus tingkat sekolah dan perguruan tinggi, serta 10 gugus untuk kategori masyarakat umum yang terdiri dari organisasi, instansi dan individu. Seluruh inovasi telah melalui serangkaian tahapan mulai pendaftaran hingga penjurian pada rentang waktu September-November 2021,
dengan penganugerahan pemenang pada 15 Desember 2021. “Penetapan pemenang ditentukan oleh Dewan Juri PIC yang berkompeten di bidangnya, dengan penghargaan klasifikasi Gold, Silver dan Bronze,” kata Anggono.

Untuk kategori Sekolah dan Perguruan Tinggi, peringkat Gold diraih Satgas Aman Bencana dari SLB Negeri Bontang dan Tim Proditi STITEK, diikuti 2 pemenang Silver dan 25 Bronze. Sedangkan untuk kategori umum (masyarakat sosial) peringkat Gold diraih tim Kompas, lalu predikat Silver bagi 8 tim dan satu tim untuk predikat Bronze.

SLB Negeri Bontang sebagai salah satu peraih Gold mengemukakan inovasi penggunaan media cerita bergambar interaktif untuk melatih kewaspadaan siswa dalam penanggulangan bencana kebakaran. Inovasi ini menggunakan Microsoft Power Point yang dipublish ke HTML 5, sehingga dapat digunakan pada perangkat selain komputer seperti tablet dan android. Metode ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran, untuk merangsang respon yang tepat para siswa dan selalu dapat diulang secara mandiri. Hasilnya menunjukkan respon para siswa yang mengalami peningkatan kemampuan belajar, terkait kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran.

Sementara inovasi Proditi STITEK berupa Sistem Informasi Manajemen TA (Tugas Akhir) berbasis website, untuk mempermudah proses tata kelola, penghematan penggunaan kertas dan tempat, serta memfasilitasi permohonan ajuan seminar hasil dan seminar pendadaran. Inovasi ini juga memberi kemudahan mendapatkan informasi terkait lamanya mahasiswa menyelesaikan TA, sekaligus informasi bagi program studi untuk menentukan strategi agar mahasiswa bisa lulus tepat waktu sehingga berdampak terhadap akreditasi program studi.

Secara umum, seluruh gugus yang mengikuti PIC 2021 dinilai mampu menghadirkan gagasan baru di berbagai bidang usaha, instansi dan organisasi maupun ide kreatif individu yang mencakup 4 perspektif tujuan inovasi. Mulai dari perspektif anggaran, perspektif pelanggan, pengelolaan bisnis internal hingga perspektif pertumbuhan atau perluasan bidang usaha. Hal ini sejalan dengan langkah PKT yang terus menggiatkan inovasi dalam menghadapi tingginya persaingan, sekaligus menciptakan peluang dalam menjaga kelangsungan operasional Perusahaan dengan menghasilkan keputusan efektif dan efisien. “Dukungan inovasi di lingkungan masyarakat akan terus dikembangkan PKT, agar mampu mewujudkan masyarakat mandiri yang berkelanjutan melalui ide kreatif yang tercipta,” tambah Anggono.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, mengungkapkan inovasi telah menjadi budaya Perusahaan yang terus dikembangkan secara konsisten. Bahkan pandemi bukan halangan PKT untuk tetap produktif, karena kinerja Perusahaan didukung beragam inovasi berbasis teknologi dan digital, sehingga mampu meningkatkan efisiensi secara optimal. PKT secara konsisten mendukung inovasi yang ada di lingkungan perusahaan, dengan mewadahi karyawan bersama unit kerja melalui ajang kompetisi terbuka setiap tahun. “Hal ini pula yang ingin kami tularkan ke masyarakat, agar kemandirian dan pembangunan berkelanjutan di berbagai bidang semakin tercapai dan ditingkatkan melalui penciptaan nilai dari pengembangan inovasi yang digagas,” kata Rahmad

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepri Dapat Penghargaan dari KPI sebagai Provinsi Penyiaran Terbaik

Kepri Dapat Penghargaan dari KPI sebagai Provinsi Penyiaran Terbaik

Batam | Minggu, 19 Desember 2021 | 21:05 WIB

Desainer Anne Avantie Jadi Tokoh Pertama Asal Indonesia yang Dijadikan Figur Boneka Barbie

Desainer Anne Avantie Jadi Tokoh Pertama Asal Indonesia yang Dijadikan Figur Boneka Barbie

Lifestyle | Selasa, 21 Desember 2021 | 07:05 WIB

Pupuk Kaltim Pertahankan Predikat Industry Leader

Pupuk Kaltim Pertahankan Predikat Industry Leader

Bisnis | Sabtu, 18 Desember 2021 | 15:49 WIB

Terkini

Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap

Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara

Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:02 WIB

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:00 WIB

×