Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Sudah Terlalu Tinggi, Mendag M Lutfi Yakin Harga CPO Bakal Turun

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 23 Desember 2021 | 18:47 WIB
Sudah Terlalu Tinggi, Mendag M Lutfi Yakin Harga CPO Bakal Turun
Menteri Perdagangan M Lutfi seusai Rapat Koordinasi Nasional Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok Kota Bandung, Senin (15/11/2021). [ANTARA/Ajat Sudrajat]

Suara.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi merasa yakin harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) bakal alami penurunan. Sebab, ia melihat harga CPO sudah terlalu tinggi, dan biasanya akan terjadi koreksi.

Saat ini, ungkap Lutfi, harga CPO telah beranjak naik dari USD 500-700 menjadi USD 1.300. Kenaikan yang membuat harga minyak goreng yang ikut terdongkrak naik.

Dengan harga CPO yang turun akan berimbas pada harga minyak goreng yang ikut mengalami penurunan.

"Kalau melihat trennya di harga dunia, saya sudah melihat perbedaan harga minyak sawit dengan minyak soy atau minyak kedelai sudah terlalu tinggi. Biasanya itu akan terjadi koreksi. Koreksi itu sudah terlihat dengan melandainya harga CPO," ujar Lutfi saat pelepasan ekspor serentak, Kamis (23/12/2021).

"Mudah-mudahan Januari, Februari, Maret, harga ini akan terus melandai dan menurun. Lita bisa melihat harga CPO ini lebih dekat dari sebelumnya yang harganya tinggi," katanya.

Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat ini juga menyampaikan, Kemendag telah berupaya untuk menstabilkan harga minyak goreng. Salah satunya dengan menyediakan minyak goreng kemasan dengan harga Rp 14 ribu per kilogram.

"Kita sudah memitigasi dengan memastikan 11 juta liter dalam kemasan sederhana minyak goreng yang dijual Rp 14.000," ucap Lutfi.

Selain itu, Mendag juga mengusulkan adanya pemberian subsidi terhadap produk minyak goreng. Hal ini, dilakukan untuk meredam tinggi harga minyak goreng di pasaran dengan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS).

"Kita mencoba mensubsidi melalui BPDP KS, sedang kita jalankan kita uji, pertama kali dijalankan dan mudah-mudahan akan selesai awal Januari 2022," kata Lutfi.

Lutfi menuturkan, jenis minyak goreng yang akan disubsidi yaitu minyak goreng curah. Namun begitu, besaran subsidi yang akan diberikan masih dalam pembahasan.

"Bayangannya kita akan mensubsidi setidaknya yang minyak curah, jadi minyak curah itu dua juta ton per tahun, sekarang kita putuskan ini apakah ini sampai lebaran kita lihat juga berapa harga minyak dunia, berapa kira-kira yang disubsidi ini kita tengah putuskan," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tertinggi Rp 3.205 per Kg, Berikut Harga Sawit Riau sesuai Kelompok Umur

Tertinggi Rp 3.205 per Kg, Berikut Harga Sawit Riau sesuai Kelompok Umur

Riau | Selasa, 21 Desember 2021 | 19:52 WIB

Langsung Telepon Mendag untuk Laporkan Keluhan Petani, Jokowi Dikritik: Parah dan Ngawur

Langsung Telepon Mendag untuk Laporkan Keluhan Petani, Jokowi Dikritik: Parah dan Ngawur

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 13:44 WIB

Petani Keluhkan Masuknya Bawang Putih Saat Panen, Jokowi ke Mendag; Keluhan Semuanya Sama

Petani Keluhkan Masuknya Bawang Putih Saat Panen, Jokowi ke Mendag; Keluhan Semuanya Sama

Bisnis | Selasa, 14 Desember 2021 | 18:28 WIB

Terkini

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:17 WIB

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:05 WIB

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:37 WIB

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:28 WIB

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:14 WIB

Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya

Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:04 WIB

4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya

4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:55 WIB

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:11 WIB

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:03 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Perjanjian Damai, Selat Hormuz Segera Dibuka!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:00 WIB