Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Industri Properti Diprediksi Tumbuh 15% pada Tahun 2022

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Kamis, 23 Desember 2021 | 19:04 WIB
Industri Properti Diprediksi Tumbuh 15% pada Tahun 2022
Ilustrasi properti. (Sumber: inapex.co.id)

Suara.com - Pengamat properti Panangian Simanungkalit memprediksi kinerja sektor properti di tahun 2022 akan positif. Hal ini ditandai  dengan membaiknya kondisi Perekonomian Indonesia.

Menurut Panangian, properti merupakan gerbong lokomotif perekonomian suatu negara.  

"Apabila di tahun 2022 ekonomi Indonesia bisa bertumbuh di atas 5% maka sektor properti akan tumbuh hingga 15% terutama didukung oleh rumah tapak," ujar Panangian kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).

Dalam kesempatan terpisah, CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady sependapat, target pertumbuhan ekonomi nasional 5% dapat tercapai, seiring dengan meningkatnya kinerja sektor properti.

Selama ini, LPKR melakukan transformasi bukan hanya menjual rumah tetapi inovasi. Konsep dasar LPKR adalah memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk dapat memiliki rumah.

"Maka kami berinovasi membuat desain rumah yang indah dan fungsional dengan harga terjangkau. Kami memperhatikan kebutuhan konsumen dengan gaya hidup new normal dan kami mencocokan desain rumah dengan kebutuhan tersebut," kata John.
 
Inovasi LPKR dalam menciptakan hunian terjangkau yang memenuhi kebutuhan pasar terbukti dari peluncuran Cendana Homes Series pertama pada 11 Juli 2020 yang berhasil menoreh prestasi di tengah masa pandemi-dengan total 324 unit terjual habis.

Hingga Semester II/2021, LPKR terus meluncurkan 8 cluster Cendana Homes Series dan 2 klaster komersial. Keberhasilan strategi ini membuahkan angka pra penjualan sebesar Rp 4,2 triliun bagi LPKR dan melampaui target sebelum menutup tahun 2021.

"Kami menciptakan value dan wealth bagi konsumen melalui kepemilikan rumah yang merupakan tabungan terbesar bagi keluarga. Misalnya, konsumen membeli rumah dengan skema cicilan maka dalam jangka waktu 10 tahun cicilan rumah akan selesai dan saat itu harga rumah sudah berlipat ganda," pungkas John.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pra Penjualan LPKR Diprediksi Naik Hingga 12 Persen Pada Tahun 2022

Pra Penjualan LPKR Diprediksi Naik Hingga 12 Persen Pada Tahun 2022

Bisnis | Kamis, 23 Desember 2021 | 15:24 WIB

Alaf Property Raih Top Property Company di End Of Year Special Awards 2021

Alaf Property Raih Top Property Company di End Of Year Special Awards 2021

Bisnis | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:58 WIB

Investor Bisa Dapat Garansi Pengembalian Investasi 16 Persen Lewat Properti Ini

Investor Bisa Dapat Garansi Pengembalian Investasi 16 Persen Lewat Properti Ini

Jakarta | Jum'at, 17 Desember 2021 | 20:28 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×