Intip Strategi SBAT Antisipasi Lonjakan Harga Freight di 2022

Iwan Supriyatna

Selasa, 04 Januari 2022 | 08:41 WIB
Intip Strategi SBAT Antisipasi Lonjakan Harga Freight di 2022
Ilustrasi uang, pembukuan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Salah satu efek pandemi covid 19 yang sangat dirasakan oleh pelaku export di Indonesia adalah terjadinya lonjakan harga freight atau harga container yang sangat signifikan yakni 300% sampai dengan 500%.

Lonjakan harga container tersebut diakibatkan oleh kelangkaan container di berbagai Negara dunia. Peristiwa ini dapat dirasakan oleh beberapa perusahaan manufaktur yang berbasis export termasuk PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT).

Terlepas dari kendala kenaikan harga freight tersebut, SBAT tetap mampu mempertahankan pencapaian penjualan export di angka 30% lebih dari total penjualan SBAT di tahun 2021.

Beberapa strategi yang dilakukan SBAT yang dinilai ampuh untuk melewati badai krisis container di tahun 2021 salah satunya adalah pertama dengan mengubah shipping term Free on Board (FOB) di mana pelanggan menanggung biaya pengiriman menjadi Cost, Insurance, and Freight (CIF) atau Cost and Freight (CNF) dengan memasukan biaya pengiriman tersebut kedalam harga jual produk kepada para customer luar negeri tersebut.

“Kami memilih methode CIF atau CNF karena kami selaku produsen bisa membantu para customer kami untuk mendapatkan ruang yang lebih cepat sehingga tidak terjadi penumpukan stok di gudang kami dan customer juga dapat menerima barang lebih cepat. Dengan sistem FOB sebelumnya, customer kami yang berada di Eropa timur seperti Rusia dan Ukraina lebih terkendala untuk mendapatkan jadwal dan ruang untuk container dan seringkali juga terjadi keterlambatan dari pihak liner. Oleh karena itu, kami mengubah sistem menjadi CIF atau CNF dimana kami bergerilya dengan partner forwarder kami untuk mencari ruang dan jadwal yang lebih cepat,” kata Jefri Junaedi selaku Direktur Utama SBAT ditulis Selasa (4/12/2022).

Strategi yang kedua yaitu memfokuskan pengiriman ke negara-negara yang masih dinilai memiliki ruang yang cukup banyak untuk container seperti Korea dan Malaysia.

“Sampai situasi pelayaran kembali kondusif, SBAT sementara akan mengirim lebih banyak produk-produnya ke Korea dan Malaysia. Selain permintaan yang memang tinggi, ruang container di Negara-negara tersebut memang masih cukup memadai. Saya rasa dua strategi ini akan terus kami gunakan untuk terus mendukung export produk-produk kami ke export dan SBAT tetap optimis dalam menyongsong tahun 2022 dengan memperluas atau meningkatkan market export sebesar 20% dari kapasitas produksi kami sekarang,” sambung Jefri Junaedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Right Issue, SBAT Siap Genjot Produksi Benang

Usai Right Issue, SBAT Siap Genjot Produksi Benang

Bisnis | Selasa, 21 Desember 2021 | 09:30 WIB

SBAT Terus Tingkatkan Produksi Benangnya untuk Diekspor

SBAT Terus Tingkatkan Produksi Benangnya untuk Diekspor

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 12:09 WIB

SBAT Cari Dana Segar Rp 132 Miliar untuk Perluas Pangsa Pasar

SBAT Cari Dana Segar Rp 132 Miliar untuk Perluas Pangsa Pasar

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 13:49 WIB

Terkini

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

Bantuan Bencana Mengalir ke NTT dan Kalimantan, BAZNAS Pastikan Tepat Sasaran

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang

Bekaci | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:00 WIB

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 10:58 WIB

×