SBAT Terus Tingkatkan Produksi Benangnya untuk Diekspor

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:09 WIB
SBAT Terus Tingkatkan Produksi Benangnya untuk Diekspor
Ilustrasi bahan baku benang. [Pable]

Suara.com - Perusahaan industri tekstil, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) akan terus meningkatkan produksi benangnya untuk diekspor dan diolah menjadi produk handuk.

Hal ini untuk memenuhi permintaan customer/ pelanggan setia SBAT di Bangladesh.dan Amerika Serikat yang merupakan salah satu negara penerima impor benang handuk terbesar.

Seiring dengan mulai meningkatnya sektor ekonomi akibat turunnya kasus Covid-19 diberbagai belahan dunia, hal ini membuat permintaan benang untuk produksi handuk yang dipakai dan digunakan di restauran, hotel, rumah sakit, dan juga pelayaran ikut meningkat pesat, tidak terkecuali di Negara Paman Sam yang mulai bergeliat kembali dalam bidang pariwisata.

Dari survey menunjukkan bahwa penjualan untuk sektor pariwisata di Amerika Serikat mengalami peningkatan dari Maret hingga Juli 2021 sebesar 14%. Pertumbuhan ini memiliki efek yang cukup besar kepada PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT).

Dibanjiri orderan, SBAT berencana menambahkan mesin penunjang produksi hasil dari penambahan modal melaluir Right Issue/ PMHMETD yang akan mulai ditawarkan atau dilaksanakan pada bulan November 2021 ini, setelah mendapat persetujuan OJK.

“Saat ini SBAT belum bisa menyanggupi permintaan customer yang meminta mengirimkan benang untuk memproduksi handuk sebanyak 3-4 kontainer dalam sebulan karena faktor keterbatasan mesin. Namun SBAT menjajikan untuk memenuhi permintaan tersebut setelah proses Right Issue dilaksanakan di bulan November ini, dimana dalam rencana penggunaan dana Right Issue ini, kami gunakan untuk menambah 3 set mesin Open End. SBAT berharap proses import mesin dan instalasi mesin dapat berlangsung dengan lancar dan dapat dengan segera beroperasi awal tahun depan,” ucap Jefri Junaedi, selaku Direktur Utama PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk ditulis Senin (18/10/2021).

Selagi menantikan proses penambahan mesin Open End, SBAT berencana untuk menggandeng perusahaan textile di Jawa Tengah agar dapat mempercepat penambahan proses produksi benang.

“Karena kebutuhan ini sifatnya sangat penting, maka diwaktu yang bersamaan, SBAT siap menggandeng Pabrik Textile di Jawa Tengah untuk membuat benang Open End yang digunakan untuk membuat handuk ini dengan cara menyewa pabrik tersebut dan membuat benang Open End untuk memenuhi kebutuhan handuk dunia. Dengan kerja sama ini, SBAT berharap dapat terus menciptakan benang unggulan yang diminati pasar dan terus menambah market share ekspor, terutama ke Bangladesh yang dimana produk produknya akan di ekspor ke Amerika Serikat,” sambung Jefri Junaedi.

SBAT akan terus ekspansi dan berkembang untuk semakin dikenal dunia sebagai salah satu produsen benang hasil recycle terbaik dan terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren 'Thrifting' di Tengah Pandemi Covid-19

Tren 'Thrifting' di Tengah Pandemi Covid-19

Foto | Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Ingin Wajah Tirus, Kencang dan Awet Muda, Tarik Benang Aptos Bisa Jadi Pilihan

Ingin Wajah Tirus, Kencang dan Awet Muda, Tarik Benang Aptos Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Selasa, 05 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Kebakaran Pabrik Tekstil di Bandung

Kebakaran Pabrik Tekstil di Bandung

Foto | Senin, 04 Oktober 2021 | 13:54 WIB

Terkini

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:14 WIB

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 16:01 WIB

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:56 WIB

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

125 Tahun Mengabdi Untuk Negeri, Pegadaian Perkuat Layanan Digital Melalui Tring!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:34 WIB

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Belanja di Korea Selatan Kini Tidak Perlu Tukar Uang, Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:32 WIB

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:27 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:12 WIB

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Harga Avtur Naik 70%, Nasib Tarif Tiket Pesawat Gimana?

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:42 WIB

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

LPDB Koperasi Perkuat Skema Penyaluran Dana Bergulir untuk Dukung Operasional KDKMP

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 14:35 WIB