Negara Termiskin di Dunia Ini Ada di Afrika, Pendapatan per Kapita Cuma Rp10 Juta Setahun

M Nurhadi

Selasa, 04 Januari 2022 | 17:06 WIB
Negara Termiskin di Dunia Ini Ada di Afrika, Pendapatan per Kapita Cuma Rp10 Juta Setahun
Warga Republik Burundi beraktivitas di pusat kota. Instagram/visit_burundi

Suara.com - Negara terkaya di dunia terkenal karena kemajuan tatanan ekonomi dan masyarakatnya. Jika kita berpikir sebaliknya, bagaimana dengan negara termiskin di dunia? Lalu di mana letak negara termiskin di dunia? Sejumlah lembaga internasional menobatkan Republik Burundi sebagai negara termiskin di dunia. 

Melansir sejumlah sumber, pendapatan per kapita penduduk Burundi hanya 760 dolar AS per tahun atau sekitar Rp10,6 juta. Pendapatan ini sangat bertolak belakang dengan Luksemburg yang dinobatkan sebagai negara terkaya di dunia dengan pendapatan per kapita 118.001 dolar atau sekitar Rp1,69 miliar per tahun.

Bahkan pendapatan Indonesia sebagai negara berpenghasilan menengah rendah sebesar 3,8 juta dolar per tahun masih jauh di atasnya. 

Republik Burundi adalah negara kecil tanpa laut di kawasan Afrika Tengah. Wilayahnya dikelilingi negara-negara lain seperti Tanzania, Rwanda, dan Republik Demokratik Kongo.

Pendapatan negara ini yang sangat kecil dipengaruhi oleh keadaan sosial di mana konflik etnis Hutu-Tutsi dan perang saudara masih terus terjadi. Konflik etnis yang sama juga terjadi di Rwanda dan menyebabkan genosida besar-besaran terhadap etnis Tutsi pada 1994. 

Seperti diketahui, Hutu adalah etnis mayoritas dari negara-negara sub-Sahara termasuk Burundi. Mereka membantai etnis Tutsi yang berjumlah lebih sedikit namun mampu memiliki peran signifikan di lingkungan parlemen. 

Aktivitas ekonomi tidak bisa berjalan normal padahal hampir 12 juta warganya bergantung pada pertanian. Dampak lainnya adalah kelangkaan pangan yang menjadi perhatian utama pemerintah dunia.

Tingkat kerawanan pangan di Burundi hampir dua kali lebih tinggi dari negara-negara lain di Afrika yang menempati sub-Sahara. Akses terhadap air bersih dan sanitasi juga sangat rendah dengan hanya 5% dari total penduduk yang terafiliasi dengan perkampungan berjaringan listrik.

Masalah-masalah ini belum terhitung lemahnya infrasturktur, korupsi, dan kriminalitas tinggi yang menjadi penyebab kemiskinan. 

baca juga

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang tingkat vaksinasi juga sangat rendah. Burundi menjadi negara dengan tingkat penyebaran virus yang sangat tinggi. Grafik yang dipaparkan situs Worldometers yang menghimpun data mengenai jumlah korban pandemi menunjukkan tingkat infeksi di burundi meningkat sejak Desember tahun lalu. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebuah Penjara di Ibukota Burundi Hangus Terbakar, 38 Narapidana Tewas

Sebuah Penjara di Ibukota Burundi Hangus Terbakar, 38 Narapidana Tewas

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:46 WIB

Kebakaran Di Penjara Burundi, 38 Napi Tewas Terpanggang

Kebakaran Di Penjara Burundi, 38 Napi Tewas Terpanggang

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 07:59 WIB

Segera Dilantik, Presiden Baru Burundi Didesak Akhiri Penindasan HAM

Segera Dilantik, Presiden Baru Burundi Didesak Akhiri Penindasan HAM

News | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:43 WIB

Presiden Burundi Pierre Nkurunziza Meninggal Dunia Usai Main Voli

Presiden Burundi Pierre Nkurunziza Meninggal Dunia Usai Main Voli

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:17 WIB

Pemilu Burundi di Tengah Pandemi Virus Corona, Media Sosial Diblokir

Pemilu Burundi di Tengah Pandemi Virus Corona, Media Sosial Diblokir

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 13:55 WIB

Peduli Setan Virus Corona, Tajikistan dan Burundi Tetap Gelar Liga Domestik

Peduli Setan Virus Corona, Tajikistan dan Burundi Tetap Gelar Liga Domestik

Bola | Senin, 06 April 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×