facebook

Pemilik Restoran Gokana dan Raa Cha Mau IPO, Siap Raup Dana Segar Rp 633 Miliar

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani
Pemilik Restoran Gokana dan Raa Cha Mau IPO, Siap Raup Dana Segar Rp 633 Miliar
PT Cham Resto Indonesia tbk, pemilik restoran dengan merek dagang Gokana dan Raa Cha public ekspos di Jakarta, Kamis (13/1/2022). [Suara.com/Fadil]

Pemilik restoran dengan merek dagang Gokana dan Raa Cha, PT Champ Resto Indonesia Tbk, berencana menggelar aksi korporasi IPO.

Suara.com - Hajatan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) makin semarak saja. Kali ini, PT Champ Resto Indonesia Tbk berencana menggelar aksi korporasi tersebut.

Pemilik restoran dengan merek dagang Gokana dan Raa Cha yang hampir sebagian besar ada di sejumlah tempat perbelanjaan, kini bersiap untuk melepas sekitar 666 juta lebih lembar saham mereka kepada publik atau sekitar 30 persen.

Rinciannya, sebanyak 222 juta merupakan saham baru, dan sebanyak 444 juta merupakan saham biasa atas nama Barokah Melayu Foods Pte. Ltd, sebagai pemegang saham penjual atau saham divestasi.

Saham yang ditawarkan kepada masyarakat dibanderol dengan rentang Rp 800 sampai dengan Rp 950. Dengan demikian dana yang terkumpul dari para investor ini ditargetkan akan mencapai Rp 633 miliar yang terdiri dari Rp 211 miliar saham baru dan Rp 422 miliar dari penawaran saham lama.

Baca Juga: IPO GoTo Bakal Tentukan Nasib Unicorn di Bursa Efek Indonesia

Direktur Utama Champ Resto Indonesia Ali Gunawan Budiman pun optimistis, hajatan IPO ini akan disambut baik oleh para pelaku pasar.

"Kami optimis IPO ini akan sangat disambut baik oleh para pelaku pasar mengingat Champ memiliki konsep value for money dan scalability," kata Ali dalam paparan public eksposnya di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Terkait dengan penggunaan dana IPO ini, Ali menjelaskan bahwa sekitar 44 persen akan digunakan perseroan untuk membayar utang kepada Bank CIMB, sementara 14 persen akan digunakan untuk belanja modal mereka di tahun 2022, seperti halnya melakukan renovasi atau perbaikan sejumlah fasilitas restoran milik Champ, sementara sisanya akan digunakan untuk belanja modal lainnya.

Sementara, Direktur Investment Banking PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku penjamin, Ronald Lohanata menyebutkan, Champ akan berkembang pesat melewati level pra-pandemi ke depannya.

"Champ sendiri secara historis telah bertumbuh luar biasa dari 40 outlet pada tahun 2010 menjadi 276 outlet di akhir tahun 2021. Pertumbuhan ini disebabkan oleh konsep value for money dan scalability yang dimiliki oleh Champ. Selain itu, Champ juga memiliki beberapa brand F&B ternama seperti Gokana, Raa Cha dan Monsieur Spoon untuk mendukung pertumbuhan,” papar Ronald.

Baca Juga: IPO Saham Adaro Minerals (ADMR) Disambut Antusias, Oversubscribed Sampai 179 Kali

Berdasarkan prospektus awal, pencatatan saham Champ di Bursa rencananya akan dilakukan pada tanggal 7 Februari 2022.

Komentar