Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

IPO GoTo Bakal Tentukan Nasib Unicorn di Bursa Efek Indonesia

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 10 Januari 2022 | 20:34 WIB
IPO GoTo Bakal Tentukan Nasib Unicorn di Bursa Efek Indonesia
Goto

Suara.com - Rencana GoTo (Gojek Tokopedia) melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada tahun ini bakal menjadi perhatian pelaku pasar modal dan pelaku usaha perusahaan startup dengan kapitalisasi pasar lebih dari USD 1 miliar atau Unicon.

Pasalnya, pelaksanaannya nanti dapat menjadi penentu nasib unicorn lainnya dalam menggalang dana di pasar modal.

Menurut Pendiri B-Trade TC yang juga CEO Kanaka Hita Solvera, Wijen Pontus, pelaku pasar terutama investor ritel telah mengalami pengalaman pahit saat melakukan investasi pada efek bersifat PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), karena setelah IPO saham BUKA terus mengalami pelemahan.

“Nasib saham BUKA yang terus turun menjadikan investor ritel akan jera untuk masuk pada perusahaan perusahaan sejenis (unicorn),” kata dia kepada media, Senin(10/1/2022).

Melihat pengalaman itu, kata dia, investor ritel banyak berminat lagi dengan unicorn yang IPO. Sehingga pada saat IPO GoTo, investor institusi terutama dari luar negeri akan menopang pengalangan dananya.

“Ritel tidak akan seramai IPO BUKA yang saat itu sangat marak. IPO GoTo tetap akan diminati oleh investor institusi terutama asing,” jelas dia.

Sehingga dia menilai, IPO GoTo juga akan menunggu pergerakan naik dari BUKA. Tapi dia menilai BUKA akan kembali ke harga IPO pada akhir tahun 2022.

“Jadi kalau IPO GoTo mau dengan harga terbaik, BUKA harus balik ke harga IPO dulu minimal,” kata dia.

Namun jikalau dalam perkembangannya saham GoTo nantinya senasib dengan BUKA maka hal itu akan tidak hanya akan menjadi momok bagi investor ritel  tapi juga investor institusi, sehingga investor akan menjauhi Unicorn.

“Tentunya, investor tidak mau terulang kedua kalinya mengalami kerugian di Unicorn,” katanya.

GoTo bersiap masuk Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan teknologi terbesar di Indonesia ini telah menunjuk penjamin emisi untuk membantu penawaran umum perdana (IPO) senilai USD1 miliar yang akan berlangsung pada awal kuartal pertama tahun depan.

Perusahaan hasil merger antara aplikasi ride hailing Gojek dan e-commerce Tokopedia, telah mempekerjakan PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Sekuritas, untuk membantu proses IPO.

Sebelumnya GoTo menyatakan telah mengumpulkan dana USD1,3 miliar pada penutupan pertama putaran pendanaan pra-IPO. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Telkomsel di GoTo Akan Semakin Untung Seiring Masuknya Dana Baru

Investasi Telkomsel di GoTo Akan Semakin Untung Seiring Masuknya Dana Baru

Tekno | Senin, 15 November 2021 | 22:40 WIB

Pakar Hukum: Gugatan Merek 'GoTo' Bisa Ditolak Jika Sengaja Dibuat-buat

Pakar Hukum: Gugatan Merek 'GoTo' Bisa Ditolak Jika Sengaja Dibuat-buat

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 15:11 WIB

GoTo Hadapi Masalah Merek Menjelang IPO

GoTo Hadapi Masalah Merek Menjelang IPO

Bisnis | Jum'at, 12 November 2021 | 11:33 WIB

Terkini

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Kementerian PU Butuh Rp30 Triliun untuk Bereskan 136 Perlintasan Sebidang

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:59 WIB

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

BI Minta Publik Tak Borong Dolar, saat Masyarakat Ramai-ramai Timbun Valas di Bank

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:54 WIB

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:41 WIB

Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target

Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:38 WIB