Astra Dorong Ekspor Produk Olahan Makanan dari Lombok ke Timor Leste dan Malaysia

Iwan Supriyatna

Senin, 24 Januari 2022 | 09:41 WIB
Astra Dorong Ekspor Produk Olahan Makanan dari Lombok ke Timor Leste dan Malaysia
PT Astra International Tbk melakukan panen raya dan pelepasan ekspor 10 produk olahan sorghum Desa Sejahtera Astra (DSA) Lombok.

Suara.com - PT Astra International Tbk melakukan panen raya dan pelepasan ekspor 10 produk olahan sorghum Desa Sejahtera Astra (DSA) Lombok. Total nilai keseluruha mencapai Rp700 juta yang dikelola oleh CV. Yant Sorghum.

Dalam menyukseskan panen raya dan ekspor sorghum, Astra menggandeng sejumlah kementerian. Mulai Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Pelepasan ekspor tersebut berlangsung, Sabtu (22/2) di Dusun Loko Sutrang, Desa Santong Mulya, Kabupaten Lombok Utara.

Triyanto, Manager Social Engagement Astra, menyebutkan Yant Sorghum ini diawali di Lombok Tengah. Sejak tahun 2017, Yant Sorghum mengembangkan perekonomian masyarakat petani, khususnya petani sorghum.

Pada tahun 2018, desa di Lombok ini menjadi salah satu DSA. Hingga sekarang, kata Triyanto, telah berkembang di 5 kota dan kabupaten wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan telah membantu petani degan peningkatan pendapatan rata-rata Rp 1,2 hingga 1,5 juta per bulan.

"Desa Sejahtera Astra ini adalah salah satu kontribusi sosial kami di bidang kewirausahaan atau ekonomi untuk membantu masyarakat mengambangkan produk-produk unggulan," ujar Triyanto.

Triyanto menegaskan, Astra berharap agar sebaran dan jangkauan kegiatan produksi sorghum bisa lebih luas, serta semakin banyak petani mendapatkan manfaatnya. Apalagi kini terdapat 22 desa di seluruh NTB dan menjadi lapangan pekerjaan bagi 1000 petani.

Asisten Deputi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Kewirausahaan Kemenko Perekonomian, Chairul Saleh, mengapresiasi upaya Astra melalui program DSA. Terutama terkait pendampingan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas secara berkelanjutan melalui pengembangan komoditas unggulan berorientasi ekspor.

“Program ini tidak hanya mampu mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas produk olahan unggulan desa dan daerah menembus pasar ekspor global, namun juga berhasil memberi dampak penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan yang cukup signifikan bagi masyarakat lokal," kata Chairul. Saleh.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi, turut menyambut positif kegiatan panen raya sorghum untuk ekspor. Diharapkan juga berharap desa binaan Astra mampu mencetak eksportir yang dapat mengekspor produk-produk unggulan secara berkesinambungan.

baca juga

“Kegiatan hari ini merupakan salah satu implementasi Kerja Sama Pengembangan Ekspor Produk Unggulan Desa dengan PT. Astra International Tbk yang bertujuan meningkatkan kapasitas ekspor desa ke pasar global, salah satunya adalah produk olahan sorghum," kata Didi mengungkapkan.

Sejak diformalkan pada 28 Juli 2021, Kemendag dan Astra terus berkomitmen. Nantinya dari sekitar 900 desa binaan Astra, minimal 100 desa harus mampu ekspor secara mandiri dan mendapatkan repeat order dalam kurun waktu dua tahun, yaitu pada 2023 mendatang.

TARGETKAN EKPOR HINGGA PASAR EROPA

Sebanyak 10 produk olahan sorghum yang dilepas ekspor, di antaranya keripik tempe sorghum, roll sorghum, puff sorghum, keciput sorghum, stik bawang sorghum. Kemudian beras shorgum, tepung sorghum, biskuit sorghum, gula cair sorghum kemasan botol dan sachet dan edible spoon and fork sorghum.

Triyanto menambahkab, Januari ini produk Yant Sorghum diekspor ke Malaysia dan Timor Leste. Selanjutnya tiga bulan ke depan akan merambah pasar eropa. Tentunya Astra berharap tujuan ekspor akan terus bertambah sehingga semakin banyak petani di Nusa Tenggara Barat terlibat dan diberdayakan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat, dukungan pemerintah daerah dan juga kementerian yang Bersama-sama telah mendorong dan berpartisipasi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan pertanian yang ada di Nusa Tenggara Barat ini," ujar Triyanto menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Hari Jadi, FIFGROUP Pilih Program "Hijaukan Bumi"

Rayakan Hari Jadi, FIFGROUP Pilih Program "Hijaukan Bumi"

Otomotif | Minggu, 23 Januari 2022 | 09:00 WIB

Penjualan Motor Honda Ditargetkan Mencapai 4,4 Juta Unit di 2022

Penjualan Motor Honda Ditargetkan Mencapai 4,4 Juta Unit di 2022

Otomotif | Kamis, 20 Januari 2022 | 23:14 WIB

Pasar Motor Indonesia Diprediksi Tumbuh 10 Persen di 2022

Pasar Motor Indonesia Diprediksi Tumbuh 10 Persen di 2022

Otomotif | Kamis, 20 Januari 2022 | 22:51 WIB

Terkini

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

81% Pasar RI Dikuasai Baja China, Pemerintah Mulai Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

Soal Parliamentary Threshold, Dede Yusuf Sebut Angka 4 atau 5 Persen Paling Kuat

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026

Jakarta | Rabu, 16 September 2026 | 12:01 WIB

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

7 Cara Mengatasi Lantai Keramik yang Licin agar Kesat dan Tidak Mudah Terpeleset

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 12:00 WIB

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Telkom Akses Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Kerja Mitra di Gowa

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

Houthi Bantah, Beredar Rekaman Detik-detik Drone Dicegat Masuk Kota Makkah

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

Dahaga Kemarau Kepung Jakarta, Halte dan Pangkalan Ojol Diusulkan Dapat Air Minum Gratis

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

2 Pilihan Smartwatch Garmin untuk Lari dan Sepeda, GPS Akurat hingga Fitur Coach

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 11:57 WIB

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Komitmen BRI Perkuat Ekosistem Olahraga Usai Raih Penghargaan 2026

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

×