Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pengusaha Harap Pemerintah Tak Perketat Perbatasan Selama Lebaran 2022

M Nurhadi

Minggu, 30 Januari 2022 | 07:48 WIB
Pengusaha Harap Pemerintah Tak Perketat Perbatasan Selama Lebaran 2022
Petugas gabungan yang melakukan pengawasan di pos penyekatan Tempel-Magelang, Jumat (12/2/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Suara.com - Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gaspasdap) berharap pemerintah tidak memperketat jalur transportasi saat libur perayaan Idul Fitri pada Mei 2022.

Disampaikan oleh Ketua Umum Gaspasdap Khoiri Soetomo, hal ini karena pemerintah dinilai mampu mengendalikan penyebaran virus Corona.

"Untuk angkutan lebaran nanti, belajar dari angkutan Natal dan tahun baru 2021 yang cukup berhasil kami minta Lebaran kali ini tidak ada pembatasan seperti tahun lalu," kata Khoiri.

Meski demikian, para pengusaha juga memahami bahwa ada kekhawatiran terkait potensi penyebaran virus Corona pada saat ada peningkatan mobilitas masyarakat khususnya pada libur Lebaran.

Namun demikian, berkaca dari pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru 2021, pemerintah tidak melakukan pengetatan seperti yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya sejak pandemi penyakit akibat penyebaran virus Corona terjadi.

"Namun, kami juga memahami, di tengah kesulitan itu rakyat juga butuh layanan baik logistik dan kepentingan penumpang," ujarnya.

Harapan ini bersamaan dengan pencapaian vaksinasi di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang dinilai sukses melaksanakan vaksinasi COVID-19 dan meredam penyebaran Covid-19.

Pada saat dilakukan pengetatan mobilitas masyarakat saat libur Lebaran pada tahun sebelumnya, para pelaku usaha penyeberangan mengalami kerugian yang cukup tinggi. Tercatat, pada akhir 2020 kerugian mencapai 70 persen dibanding sebelum terjadi pandemi.

Pada tahun lalu, kondisi sudah mulai membaik terutama pada masa akhir tahun. Meskipun sudah mulai membaik pada akhir 2021, jumlah penumpang dan sepeda motor yang menggunakan jasa penyeberangan masih belum pulih.

Namun, untuk kendaraan logistik yang menggunakan jasa penyeberangan tercatat sudah mulai membaik dibanding waktu sebelumnya.

"Kerugian pada akhir 2020 sampai 70 persen, sementara pada 2021 tidak sebesar sebelumnya. Untuk persentase penumpang pada 2021, ada penurunan, sepeda motor juga turun, tapi untuk kendaraan logistik, masih tetap terjaga dengan baik," tambahnya.

Dengan kondisi tersebut, para pengusaha berharap pada masa libur Lebaran 2022 pemerintah bisa mengambil langkah untuk tidak melakukan pembatasan. Namun, kenaikan mobilitas masyarakat itu juga harus dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

"Harapan kami bisa dilakukan seperti pada saat angkutan Natal dan tahun baru. Saat itu, pemerintah menerapkan aturan prokes yang memadai maka ekonomi bisa jalan. Vaksinasi juga menjadi satu pertimbangan," katanya.

Sebagai informasi, sejak terjadi pandemi penyakit akibat penyebaran virus Corona di Indonesia, pemerintah selalu menerapkan pembatasan pada saat masa libur perayaan Idul Fitri. Saat itu, mayoritas masyarakat Indonesia belum mendapatkan suntikan vaksinasi COVID-19.

Saat ini, berdasarkan data Satgas COVID-19, hingga Jumat (28/1) jumlah warga yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap mencapai 127,16 juta jiwa, dengan rincian 183,67 juta warga telah mendapatkan dosis pertama dan 127,16 juta mendapatkan dosis kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update COVID-19 Jakarta 29 Januari: Positif 5.765, Sembuh 1.777, Meninggal 10

Update COVID-19 Jakarta 29 Januari: Positif 5.765, Sembuh 1.777, Meninggal 10

Jakarta | Minggu, 30 Januari 2022 | 00:05 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Disdukcapil Kota Depok Hentikan Layanan Tatap Muka

Kasus Covid-19 Meningkat, Disdukcapil Kota Depok Hentikan Layanan Tatap Muka

Bogor | Sabtu, 29 Januari 2022 | 22:59 WIB

Bayi 6 Hari di Bengkulu Positif COVID-19, Dinkes: Diduga Tertular dari Nakes

Bayi 6 Hari di Bengkulu Positif COVID-19, Dinkes: Diduga Tertular dari Nakes

Sumsel | Minggu, 30 Januari 2022 | 07:10 WIB

Ada 3 Daerah di Kaltim Zona Oranye, 7 Daerah Masuk Zona Kuning

Ada 3 Daerah di Kaltim Zona Oranye, 7 Daerah Masuk Zona Kuning

Kaltim | Sabtu, 29 Januari 2022 | 22:40 WIB

Lee Sang Yoon Positif Covid-19, Pertunjukkan Drama Musikal Ditangguhkan

Lee Sang Yoon Positif Covid-19, Pertunjukkan Drama Musikal Ditangguhkan

Entertainment | Sabtu, 29 Januari 2022 | 21:45 WIB

Inggris Siapkan Antivirus Covid-19 dalam Bentuk Pil

Inggris Siapkan Antivirus Covid-19 dalam Bentuk Pil

Batam | Minggu, 30 Januari 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB