Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Bisnis E-commerce Bergeliat, Multi Inti Transport Tambah Armada 600 Unit Kendaraan Tahun Ini

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 30 Januari 2022 | 13:16 WIB
Bisnis E-commerce Bergeliat, Multi Inti Transport Tambah Armada 600 Unit Kendaraan Tahun Ini
Multi Inti Transport Fokus Garap Infrastruktur E-commerce. (Dok: Istimewa)

Suara.com - PT Multi Inti Transport perusahan jasa logistik untuk operasional perusahaan ketiban berkah dari terus meningkatnya bisnis e-commerce ditengah pandemi Covid-19.

Untuk itu perseroan pun berencana untuk mendapat sebanyak 600 unit armada pada tahun ini.

"Sekarang kita punya 400 unit, karena kebutuhan makin meningkat kami berencana sampai akhir tahun ini bisa memiliki armada sebanyak 1.000 unit. Artinya ada penambahan sebanyak 600 unit," Direktur Marketing PT Multi Inti Transport Iwan Nur Fauzi kepada media ditulis, Minggu (30/1/2022).

Menurutnya, seiring dengan pemulihan ekonomi yang berangsur membaik ikut mempengaruhi konsumsi masyarakat terhadap peningkatan minat berbelanja, khususnya di sektor e-commerce

“Pasar kan sekarang permintaan meningkat . Permintaan pasar e-commerce. Semoga peningkatan (layanan) ini kita bisa tercapai di akhir tahun,” kata Iwan.

Iwan mengaku, saat ini perusahaan akan menambah sebanyak 600 unit mobil yang akan berfokus untuk mendukung pelayanan jasa transportasi logistik.

"Sekarang kita fokus meningkatkan pelayanan kita ke kustomer. Makin trust dan tambah armada. Tahun ini 600 unit, akhir tahun 2022 1.000 unit, armada sekarang 400 unit,” ucapnya.

Sejak tahun 2019, kata dia, pihaknya sudah menggandeng perusahaan ekpedisi dan bisnis logistik yang mendukung perusahaan platform e-commerce di Indonesia. “Total Customer saat ini ada lebih dari 50 perusahaan (ekspedisi). Ada si cepat, dan lain-lain,” ucapnya.

Selain menambah armada, perseroan juga telah melakukan terobosan lain demi meningkatkan kinerja, salah satunya melakukan rebranding terhadap logo mereka. Tujuannya, untuk mengukuhkan komitmen perusahaan untuk selalu bergerak maju dan menjadi salah satu perusahaan penyedia jasa penyewaan kendaraan terbaik di Indonesia.

“Kita mau dengan branding baru ini ada optimisme baru untuk karyawan dan ke customer,” imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Kasus Rakyat Kecil di Jatim Jadi Korban Penipuan Online, Modus Pelaku Mencatut E-Commerce

Dua Kasus Rakyat Kecil di Jatim Jadi Korban Penipuan Online, Modus Pelaku Mencatut E-Commerce

Malang | Sabtu, 29 Januari 2022 | 06:20 WIB

Ipsos: e-Commerce Majukan UMKM Indonesia, Shopee Disebut Paling Berandil

Ipsos: e-Commerce Majukan UMKM Indonesia, Shopee Disebut Paling Berandil

Tekno | Sabtu, 29 Januari 2022 | 01:05 WIB

Survei: Fesyen dan aksesoris Kategori Paling Laris di e-Commerce Indonesia

Survei: Fesyen dan aksesoris Kategori Paling Laris di e-Commerce Indonesia

Tekno | Jum'at, 28 Januari 2022 | 23:49 WIB

Promo Masih Jadi Faktor Terbesar Orang Pilih e-Commerce

Promo Masih Jadi Faktor Terbesar Orang Pilih e-Commerce

Tekno | Jum'at, 28 Januari 2022 | 22:03 WIB

Masyarakat Indonesia Paling Doyan Belanja Fesyen dan Aksesoris di E-Commerce

Masyarakat Indonesia Paling Doyan Belanja Fesyen dan Aksesoris di E-Commerce

Jatim | Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:49 WIB

Persaingan E-commerce di Tengah Kemeriahan Akhir Tahun

Persaingan E-commerce di Tengah Kemeriahan Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:48 WIB

Mengapa Masyarakat Lebih Suka Belanja lewat e-Commerce?

Mengapa Masyarakat Lebih Suka Belanja lewat e-Commerce?

Lampung | Jum'at, 28 Januari 2022 | 17:10 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB