Pejabat India Ngotot Tak Izinkan Kripto: Tidak Ada Jaminan Investasi ini Akan Menguntungkan

M Nurhadi Suara.Com
Jum'at, 04 Februari 2022 | 13:53 WIB
Pejabat India Ngotot Tak Izinkan Kripto: Tidak Ada Jaminan Investasi ini Akan Menguntungkan
Mata uang India, Rupee. (Shuttersrock)

Suara.com - Sekretaris keuangan untuk Pemerintah India T.V. Somanathan kembali menegaskan, cryptocurrency mungkin tidak akan diterima secara luas di India dan menolak kemungkinan menggunakannya sebagai alat pembayaran yang sah.

Bahkan, ia memprediksi rupee digital yang didukung oleh Reserve Bank of India, atau RBI akan diterima dengan baik oleh masyarakat dan membuat warga melupakan kripto.

Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah setempat yang tidak mengizinkan Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) untuk digunakan di India.

 "Rupee digital yang dikeluarkan oleh RBI akan menjadi alat pembayaran yang sah," kata Somanathan.

"Semua bukan tender hukum, tidak akan, tidak akan pernah menjadi tender hukum. Bitcoin, Ethereum, atau NFT tidak akan pernah menjadi alat pembayaran yang sah. Anda dapat membeli emas, berlian, kripto, tetapi itu tidak akan memiliki otorisasi nilai oleh pemerintah," ujarnya lagi.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mencuri waktu untuk transaksi maupun mining kripto karena tidak otorisasi pemerintah.

"Tidak ada jaminan apakah investasi Anda akan berhasil atau tidak, seseorang mungkin menderita kerugian dan pemerintah tidak bertanggung jawab untuk ini," ungkap dia.

Hal ini merujuk pada pengumuman Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman pada 1 Februari bahwa negara itu berencana untuk meluncurkan mata uang digital bank sentral, atau CBDC, pada tahun 2023.

Ia menambahkan hal itu bisa memberikan "dorongan besar" bagi ekonomi digital. Dia juga mengusulkan agar transaksi pada aset digital dikenakan pajak pada tingkat 30%.

Baca Juga: Sejarah Kocak Warna Baju Polisi India yang Ramai Disamakan dengan Seragam Satpam Indonesia

Anggota parlemen India sebelumnya telah melayangkan RUU yang bisa melarang penggunaan kripto di negara itu.

Namun, buletin pada Selasa dari majelis Parlemen India menunjukkan undang-undang itu tidak dipertimbangkan selama sesi anggaran hingga Mei. Sebaliknya, pemerintah mengumumkan acara pelatihan untuk anggota parlemen mengenai kripto dan pengaruhnya terhadap ekonomi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI