Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Sejak Masa Pandemi 2021, Sektor Properti Masih Bergerak dalam Perkembangan Positif

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 09 Februari 2022 | 14:54 WIB
Sejak Masa Pandemi 2021, Sektor Properti Masih Bergerak dalam Perkembangan Positif
Indonesia Industry Outlook #IIO2022, Jakarta, Rabu (9/1/2022). (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Country Manager rumah.com, Marine Novita mengatakan, berdasarkan hasil refleksinya soal dinamika industri pada 2021, properti masih bergerak kepada perkembangan yang positif. Bantuan program pemerintah seperti BPHTB 0% dan PPN 0% untuk pembelian rumah di bawah Rp2 miliar dinilai membantu, atau bahkan meningkatkan daya beli konsumen.

“Pandemi is tough for everyone. Saya melihatnya dari sisi bisnis properti kita, sepertinya menjadi mulai terbiasa. Muncul kebiasan new normal untuk bertahan,” ujarnya dalam Indonesia Industry Outlook #IIO2022, Jakarta, Rabu (9/1/2022).

Kegiatan #IIO2022 dilakukan dengan mengungkap perubahan-perubahan yang terjadi di 25 industri/pasar berdasarkan survei yang dilakukan akhir Desember 2021 terhadap 770 responden di 10 kota utama di Indonesia, serta melalui digital monitoring di media sosial untuk mengetahui sentimen netizen.

Marine menyebut, walaupun aktivitas bergerak secara online selama pandemi, hal ini tidak mematikan industri properti. Pencarian dan pembelian rumah justru beralih atau mengalami shifting melalui online.

Perpindahan (shifting) ini terbukti dari laporan rumah.com, yang mengalami kenaikan hingga 37% sejak tahun 2021. Menurut Marine, pada kuartal ketiga lalu, Property Market Index mencatat ada kenaikan sekitar 23,4%.

Fitur Teknologi Industri Properti Berubah
Dari sisi adaptasi teknologi, industri properti juga menjadi lebih mampu mengembangkan fitur-fitur yang bisa membantu property-seeker. Informasi mengenai properti yang dijual tidak hanya sekadar foto dan tulisan, tetapi ada fitur 360, misalnya.

Melalui fitur ini, pembeli dapat secara virtual mendapatkan pengalaman melihat rumah dari berbagai sisi. Mereka tidak perlu datang ke lokasi, tapi dapat merasakan seperti ada di lokasi.

Sementara terkait preferensi hunian akibat pandemi, Marine menjustifikasi temuan tim riset #IIO2022 bahwa hunian rumah tapak lebih diminati dibandingkan apartemen.

"Hal ini terkait dengan pertimbangan kesehatan yang bergerak naik. Rumah tapak menjadi pilihan, karena memungkinkan kepemilikan ruang terbuka pribadi dibandingkan apartemen," ujar Marine.

Selain itu, muncul preferensi unik selama pandemi dari konsumen properti, yaitu konsep DIY atau Do It Yourself. Ini adalah membangun sendiri konsep dan interior properti yang mereka beli.

Saat ini, preferensi antara membeli rumah yang sudah jadi atau membangun dan mendesain sendiri rumah yang dibeli sedang happening dan berimbang. Hal ini diperkuat dengan kondisi bekerja bisa dilakukan dari rumah, sehingga sense of belonging terhadap rumah menjadi semakin kuat selama pandemi ini.

"Mereka kemudian tidak masalah dengan lokasi perumahan di pinggir kota, selama masih dapat diakses transportasi umum maupun pribadi dan lingkungan yang sesuai preferensi," tambahnya.

Di bagian akhir presentasinya, Marine memaparkan beberapa poin penting yang perlu diterapkan oleh konsumen properti, saat membeli rumah. Pertama terkait keputusan pembelian, konsumen harus siap melakukan homework, yaitu mencari dengan teliti mengenai stakeholder yang terlibat.

"Mengenai developer misalnya, mereka perlu mencari tahu portofolio project yang sudah dilakukan dan kerja sama dengan bank. Kredibilitas kepercayaan bank menjadi penting dalam menentukan pembayaran atau cicilan bijak," kata Marine.

Kedua, terkait serah-terima properti dengan pengembang. Konsumen harus memiliki kesadaran untuk memproteksi diri mereka, sehingga sejak awal, klausul jual-beli harus menjadi pertimbangan utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Di Tengah Pandemi COVID-19 Ekonomi Indonesia Dilaporkan Mengalami Pertumbuhan, Benarkah?

Wow! Di Tengah Pandemi COVID-19 Ekonomi Indonesia Dilaporkan Mengalami Pertumbuhan, Benarkah?

Surakarta | Senin, 07 Februari 2022 | 11:51 WIB

Kementerian PUPR : Pembangunan Infrastruktur dan Properti Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Kementerian PUPR : Pembangunan Infrastruktur dan Properti Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 04 Februari 2022 | 19:49 WIB

Prospek Investasi Properti Zaman Now

Prospek Investasi Properti Zaman Now

Jakarta | Kamis, 03 Februari 2022 | 17:12 WIB

Pemberian Insentif Ampuh Dongkrak Penjualan Properti dan Mobil

Pemberian Insentif Ampuh Dongkrak Penjualan Properti dan Mobil

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 13:47 WIB

Resmi Diperpanjang, Insentif PPnBM dan PPN Properti DTP Diumumkan dalam Waktu Dekat

Resmi Diperpanjang, Insentif PPnBM dan PPN Properti DTP Diumumkan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:23 WIB

Genjot Kinerja Di 2022, Emiten Properti Ini Tawarkan Rumah Tapak Rp 1,7 Miliar, Tertarik?

Genjot Kinerja Di 2022, Emiten Properti Ini Tawarkan Rumah Tapak Rp 1,7 Miliar, Tertarik?

Bisnis | Minggu, 30 Januari 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB